Monica A

22 Maret 2022 14:23

Iklan

Monica A

22 Maret 2022 14:23

Pertanyaan

Sebutkan ciri-ciri historiografi kolonial!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

21

:

59

:

42

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Shoimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

12 November 2022 00:01

Jawaban terverifikasi

<p>Jawabannya, adalah sudut pandangnya <i>Neerdelandosentris, </i>bersifat subjektif, dan mengabaikan sumber lokal.</p><p>&nbsp;</p><p>Yuk simak pembahasannya!</p><p>&nbsp;</p><p>Urutan historiografi di Indonesia dibedakan menjadi empat, yakni historiografi tradisional, kolonial, nasional, dan modern. Historiografi kolonial mulai ditulis ketika kedatangan bangsa Barat ke wilayah Indonesia. Penulisan dilakukan oleh orang-orang Eropa dengan tujuan untuk &nbsp;mempertahankan kekuasaan mereka di tanah penjajahan. Beberapa ciri-ciri historiografi kolonial, adalah.</p><ul><li>Sudut pandang penulisannya adalah <i>Neerdelandosentris </i>atau Eropasentris</li><li>Tulisannya bersifat subjektif pemerintah kolonial</li><li>Dalam penyusunannya cenderung mengabaikan sumber lokal</li><li>Mengisahkan sejarah dari orang-orang besar, misalnya Daendels dan Raffles</li><li>Tulisannya bersifat diskriminatif terhadap rakyat Hindia Belanda</li></ul><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, ciri-ciri historiografi kolonial adalah sudut pandangnya <i>Neerdelandosentris, </i>bersifat subjektif, dan mengabaikan sumber lokal.</p>

Jawabannya, adalah sudut pandangnya Neerdelandosentris, bersifat subjektif, dan mengabaikan sumber lokal.

 

Yuk simak pembahasannya!

 

Urutan historiografi di Indonesia dibedakan menjadi empat, yakni historiografi tradisional, kolonial, nasional, dan modern. Historiografi kolonial mulai ditulis ketika kedatangan bangsa Barat ke wilayah Indonesia. Penulisan dilakukan oleh orang-orang Eropa dengan tujuan untuk  mempertahankan kekuasaan mereka di tanah penjajahan. Beberapa ciri-ciri historiografi kolonial, adalah.

  • Sudut pandang penulisannya adalah Neerdelandosentris atau Eropasentris
  • Tulisannya bersifat subjektif pemerintah kolonial
  • Dalam penyusunannya cenderung mengabaikan sumber lokal
  • Mengisahkan sejarah dari orang-orang besar, misalnya Daendels dan Raffles
  • Tulisannya bersifat diskriminatif terhadap rakyat Hindia Belanda

 

Dengan demikian, ciri-ciri historiografi kolonial adalah sudut pandangnya Neerdelandosentris, bersifat subjektif, dan mengabaikan sumber lokal.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

37

5.0

Jawaban terverifikasi