Rahmat S

16 Januari 2023 07:27

Iklan

Rahmat S

16 Januari 2023 07:27

Pertanyaan

Sebutkan bukti-bukti bahwa zaman megalithkum manusia purba menganut aninisme dan dinamisme!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

22

:

31

:

46

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

D. Trinuria

Mahasiswa/Alumni Universitas Jember

31 Januari 2023 10:33

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban benar adalah sarkofagus, dolmen, menhir, dan punden berundak.</p><p>&nbsp;</p><p>Pada masa Megalitikum<strong> </strong>atau zaman batu besar telah menghasilkan kebudayaan yang dibuat dari batu-batu berukuran besar. Pada masa Megalitikum manusia purba menganut aninisme dan dinamisme adanya bangunan bari batu-batu besar sebagai pemujaan roh nenek moyang, antara lain:</p><ul><li>Sarkofagus merupakan kubur peti batu berbentuk kubus untuk menempatkan orang yang meninggal.</li><li>Dolmen merupakan meja batu tempat meletakkan sesajen untuk memuja roh nenek moyan.</li><li>Menhir merupakan tugu atau monumen untuk tempat pemujaan roh nenek moyang.</li><li>Pundek berundak-undak merupakan semacam anak tangga untuk tempat pemujaan kepada roh nenek moyang atau orang yang sudah meninggal ditempatkan di tempat yang tinggi.</li></ul><p>&nbsp;</p><p>Jadi, bukti-bukti bahwa zaman Megalithkum manusia purba menganut aninisme dan dinamisme adanya bangunan bari batu-batu besar sebagai pemujaan roh nenek moyang seperti sarkofagus, dolmen, menhir, dan punden berundak.</p>

Jawaban benar adalah sarkofagus, dolmen, menhir, dan punden berundak.

 

Pada masa Megalitikum atau zaman batu besar telah menghasilkan kebudayaan yang dibuat dari batu-batu berukuran besar. Pada masa Megalitikum manusia purba menganut aninisme dan dinamisme adanya bangunan bari batu-batu besar sebagai pemujaan roh nenek moyang, antara lain:

  • Sarkofagus merupakan kubur peti batu berbentuk kubus untuk menempatkan orang yang meninggal.
  • Dolmen merupakan meja batu tempat meletakkan sesajen untuk memuja roh nenek moyan.
  • Menhir merupakan tugu atau monumen untuk tempat pemujaan roh nenek moyang.
  • Pundek berundak-undak merupakan semacam anak tangga untuk tempat pemujaan kepada roh nenek moyang atau orang yang sudah meninggal ditempatkan di tempat yang tinggi.

 

Jadi, bukti-bukti bahwa zaman Megalithkum manusia purba menganut aninisme dan dinamisme adanya bangunan bari batu-batu besar sebagai pemujaan roh nenek moyang seperti sarkofagus, dolmen, menhir, dan punden berundak.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

24

5.0

Jawaban terverifikasi