Rahmat S

16 Januari 2023 07:32

Iklan

Rahmat S

16 Januari 2023 07:32

Pertanyaan

Sebutkan 4 sebab-sebab kegagalan sidang konstituante 1956-1958 !

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

06

:

03

:

28

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Shoimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

24 Januari 2023 10:51

Jawaban terverifikasi

<p>Empat hal yang menyebabkan kegagalan konstituante, adalah adanya perdebatan mengenai dasar negara, bentuk demokrasi, kedudukan ABRI, dan anggota yang lebih mengutamakan kepentingan kelompoknya masing-masing.</p><p>&nbsp;</p><p>Yuk simak pembahasannya!</p><p>&nbsp;</p><p>Pada pemilu pertama Indonesia, rakyat Indonesia tidak saja hanya memilih para anggota dewan, namun juga memilih para anggota konstituante. Konstituante adalah salah satu lembaga yang mendapat tugas untuk menyusun UUD pangganti UUDS 1950. Sayangnya keberadaan badan konstituante ini dianggap gagal menjalankan tugasnya, hingga pada 1959 badan ini dibubarkan melalui Dekrit Presiden. Beberapa hal yang menyebabkan konstituante mengalami kegagalan, adalah pertama tidak ada kesepakatan mengenai dasar negara yang dibentuk. Ada perdebatan antara golongan nasionalis sekuler dengan golongan Islam. Golongan Islam menginginkan dasar negara adalah syariat Islam, dan golongan nasionalis tidak setuju.</p><p>Kedua, bentuk demokrasi yang akan dijalankan di Indonesia setelah nantinya diterapkan UUD baru.</p><p>Ketiga, kedudukan ABRI yang menginginkan mendapat jabatan di luar tugas militernya. Hal ini tentu menjadi perbedatan dengan kelompok partai yang tidak setuju akan adanya dwi fungsi ABRI.</p><p>Keempat, masing-masing anggota konstituante saat itu masih mengutamakan kepentingan kelompoknya masing-masing, seperti kelompok Islam dan nasionalis.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, empat hal yang menyebabkan kegagalan konstituante, adalah adanya perdebatan mengenai dasar negara, bentuk demokrasi, kedudukan ABRI, dan anggota yang lebih mengutamakan kepentingan kelompoknya masing-masing.</p>

Empat hal yang menyebabkan kegagalan konstituante, adalah adanya perdebatan mengenai dasar negara, bentuk demokrasi, kedudukan ABRI, dan anggota yang lebih mengutamakan kepentingan kelompoknya masing-masing.

 

Yuk simak pembahasannya!

 

Pada pemilu pertama Indonesia, rakyat Indonesia tidak saja hanya memilih para anggota dewan, namun juga memilih para anggota konstituante. Konstituante adalah salah satu lembaga yang mendapat tugas untuk menyusun UUD pangganti UUDS 1950. Sayangnya keberadaan badan konstituante ini dianggap gagal menjalankan tugasnya, hingga pada 1959 badan ini dibubarkan melalui Dekrit Presiden. Beberapa hal yang menyebabkan konstituante mengalami kegagalan, adalah pertama tidak ada kesepakatan mengenai dasar negara yang dibentuk. Ada perdebatan antara golongan nasionalis sekuler dengan golongan Islam. Golongan Islam menginginkan dasar negara adalah syariat Islam, dan golongan nasionalis tidak setuju.

Kedua, bentuk demokrasi yang akan dijalankan di Indonesia setelah nantinya diterapkan UUD baru.

Ketiga, kedudukan ABRI yang menginginkan mendapat jabatan di luar tugas militernya. Hal ini tentu menjadi perbedatan dengan kelompok partai yang tidak setuju akan adanya dwi fungsi ABRI.

Keempat, masing-masing anggota konstituante saat itu masih mengutamakan kepentingan kelompoknya masing-masing, seperti kelompok Islam dan nasionalis.

 

Dengan demikian, empat hal yang menyebabkan kegagalan konstituante, adalah adanya perdebatan mengenai dasar negara, bentuk demokrasi, kedudukan ABRI, dan anggota yang lebih mengutamakan kepentingan kelompoknya masing-masing.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

26

5.0

Jawaban terverifikasi