Hasna M

12 Oktober 2021 04:27

Iklan

Hasna M

12 Oktober 2021 04:27

Pertanyaan

Sebutkan 2 sumber sejarah yang termasuk "sumber tertulis sezaman dan setempat" tentang keberadaan komunitas muslim di ibukota Majapahit!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

16

:

54

:

20

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Hanan P

14 Oktober 2021 08:54

Jawaban terverifikasi

Halo Hasna M Ka2 bantu jawab, ya Sumber tertulis sezaman dan setempat adalah suatu sumber atau informasi sejarah yang ditulis oleh orang yang berasal dari daerah setempat pada waktu terjadinya peristiwa tersebut. Sebagai kerajaan Hindu-Buddha, banyak masyarakat Kerajaan Majapahit memeluk agama Hindu dan Buddha. Tapi ditemukan bukti-bukti sejarah yang mengindikasikan sudah ada elit masyarakat atau bangsawan Majapahit yang memeluk agama Islam pada awal abad ke-14. Bukti paling tua yang menunjukan adanya orang Jawa yang memeluk Islam adalah batu nisan di pemakaman Trowulan dan Tralaya di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Pemakaman tersebut letaknya di ibu kota Kerajaan Majapahit. Di pemakaman Trowulan terdapat batu nisan tua milik seorang Muslim, pada nisannya tertulis tahun 1290 Saka atau 1368 M. Selain itu masih banyak batu nisan milik Muslim lainnya di sana. Batu-batu nisan tersebut adalah bukti yang sangat penting dan luar biasa. Karena batu nisan tersebut bisa menjadi bukti bahwa bangsawan Jawa mengakomodasi masyarakat yang memeluk agama Islam pada masa itu. Padahal pada masa itu Kerajaan Majapahit yang menganut agama Hindu-Buddha sedang berada di puncak kejayaannya. Maharaja Sri Rajasanagara yang dikenal dengan sebutan Raja Hayam Wuruk berkuasa di Kerajaan Majapahit pada tahun 1350-1389 M. Di bawah kekuasaannya konon Majapahit mencapai puncak kejayaannya. Raja Hayam Wuruk dipuji dalam syair epik Desawarnana yang lebih dikenal dengan nama Nagarakretagama karya seorang Buddhis bernama Empu Prapanca tahun 1365 M. Dalam pembukaan kakawin atau syair Nagarakretagama dituliskan bahwa Raja Hayam Wuruk digambarkan sejajar dengan Siwa dan Buddha. Dia juga digambarkan sebagai bentuk kebenaran tertinggi dari agama atau filsafat apapun. Kemudian Nagarakretagama menggambarkan istana Kerajaan Majapahit yang menakjubkan. Dituliskan juga tentang raja-raja, biksu, urusan kerajaan, istana, dan desa-desa di Kerajaan Majapahit. Tapi tulisan di dalam Nagarakretagama tidak menunjukan tentang keberadaan Islam di tanah Jawa. Namun, bukti-bukti yang ada menunjukan anggota keluarga kerajaan sudah ada yang menjadi Muslim. Dengan demikian, sumber sejarah yang termasuk "sumber tertulis sezaman dan setempat" tentang keberadaan komunitas muslim di ibukota Majapahit adalah Bukti paling tua yang menunjukan adanya orang Jawa yang memeluk Islam adalah batu nisan di pemakaman Trowulan dan Tralaya di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Pemakaman tersebut letaknya di ibu kota Kerajaan Majapahit. Di pemakaman Trowulan terdapat batu nisan tua milik seorang Muslim, pada nisannya tertulis tahun 1290 Saka atau 1368 M. Selain itu masih banyak batu nisan milik Muslim lainnya di sana. Batu-batu nisan tersebut adalah bukti yang sangat penting dan luar biasa. Mapel: Sejarah kelas: 10 SMA Topik: Indonesia Zaman Hindu Budha Semoga Membantu Ya : )


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

30

5.0

Jawaban terverifikasi