Farasita I

11 Juli 2024 14:16

Iklan

Farasita I

11 Juli 2024 14:16

Pertanyaan

Sebutkan 12 prinsip kimia hijau

Sebutkan 12 prinsip kimia hijau

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

03

:

15

:

34

Klaim

3

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

11 Juli 2024 14:17

Jawaban terverifikasi

12 Prinsip Kimia Hijau Kimia hijau merupakan pendekatan yang bertujuan untuk meminimalkan dampak negatif dari proses kimia terhadap lingkungan. Berikut 12 prinsip kimia hijau yang dirumuskan oleh Paul Anastas dan John Warner: 1. Pencegahan Polusi Atom * Mendesain proses kimia untuk menghasilkan produk dengan limbah minimal. * Menghindari pembentukan produk samping yang tidak diinginkan. 2. Ekonomi Atom * Memaksimalkan jumlah produk yang dihasilkan dari setiap atom bahan baku yang digunakan. * Meminimalkan penggunaan bahan baku yang beracun dan berbahaya. 3. Sintesis Kimia Minim Bahaya * Mendesain sintesis kimia yang menggunakan bahan baku dan reagen yang tidak berbahaya. * Menghasilkan produk yang tidak berbahaya dan mudah terurai. 4. Mendesain Proses Kimia yang Aman * Mendesain proses kimia yang aman dan mudah dikendalikan. * Meminimalkan potensi kecelakaan dan kebocoran. 5. Pakai Pelarut dan Kondisi Reaksi yang Aman * Menggunakan pelarut dan kondisi reaksi yang tidak berbahaya dan mudah didaur ulang. * Menghindari penggunaan pelarut organik yang berbahaya. 6. Mendesain Efisiensi Energi * Mendesain proses kimia yang hemat energi. * Memanfaatkan energi terbarukan. 7. Menggunakan Bahan Baku Terbarukan * Menggunakan bahan baku yang berasal dari sumber daya terbarukan. * Menghindari penggunaan bahan baku yang berasal dari sumber daya alam yang tidak terbarukan. 8. Mengurangi Bahan Turunan Kimia * Mendesain produk yang dapat diuraikan secara alami setelah digunakan. * Menghindari penggunaan bahan kimia yang sulit diuraikan. 9. Mendesain Produk yang Tahan Lama * Mendesain produk yang tahan lama dan mudah diperbaiki. * Menghindari penggunaan produk sekali pakai. 10. Meminimalkan Potensi Kecelakaan * Mendesain proses kimia yang meminimalkan potensi kecelakaan. * Menyediakan pelatihan dan peralatan yang memadai untuk pekerja. 11. Memanfaatkan Produk Samping * Mencari cara untuk memanfaatkan produk samping dari proses kimia. * Menghindari pembuangan produk samping ke lingkungan. 12. Informasi dan Pembentukan Kesadaran * Menyebarkan informasi tentang kimia hijau kepada masyarakat. * Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kimia hijau. Penerapan 12 prinsip kimia hijau dapat membantu mengurangi dampak negatif dari proses kimia terhadap lingkungan dan menciptakan industri kimia yang lebih berkelanjutan.


Iklan

Nanda R

Community

12 Juli 2024 02:56

Jawaban terverifikasi

<p>Dua belas prinsip kimia hijau dikembangkan untuk meminimalkan dampak negatif industri kimia terhadap lingkungan. Prinsip-prinsip ini adalah:</p><ol><li><strong>Mencegah Limbah</strong>: Lebih baik mencegah limbah daripada mengelola limbah setelah terbentuk.</li><li><strong>Desain Proses Kimia yang Lebih Aman</strong>: Metode sintesis harus dipilih untuk menggunakan dan menghasilkan zat dengan sedikit atau tidak ada toksisitas bagi manusia dan lingkungan.</li><li><strong>Sintesis yang Ramah Lingkungan</strong>: Bahan awal yang digunakan dalam sintesis harus ramah lingkungan dan dapat diperbarui.</li><li><strong>Desain Produk yang Lebih Aman</strong>: Produk kimia harus dirancang untuk meminimalkan toksisitas dan dampak lingkungan negatif.</li><li><strong>Penggunaan Pelarut dan Kondisi Reaksi yang Lebih Aman</strong>: Penggunaan pelarut yang berbahaya harus diminimalkan atau dihilangkan jika memungkinkan.</li><li><strong>Efisiensi Energi</strong>: Proses kimia harus dirancang untuk meminimalkan penggunaan energi. Penggunaan suhu dan tekanan normal adalah ideal.</li><li><strong>Penggunaan Sumber Daya Terbarukan</strong>: Sebisa mungkin, bahan baku yang digunakan harus berasal dari sumber daya terbarukan.</li><li><strong>Pengurangan Turunan Kimia</strong>: Pembentukan turunan atau perantara yang tidak diperlukan harus diminimalkan atau dihindari karena dapat menyebabkan peningkatan limbah.</li><li><strong>Katalisis yang Efektif</strong>: Menggunakan katalis (bahan yang mempercepat reaksi tanpa habis) yang lebih efektif daripada reagen stoikiometrik.</li><li><strong>Desain untuk Degradasi</strong>: Produk kimia harus dirancang untuk terdegradasi menjadi zat yang tidak berbahaya setelah digunakan, sehingga menghindari polusi lingkungan.</li><li><strong>Analisis dalam Waktu Nyata untuk Pencegahan Polusi</strong>: Metode analisis harus dikembangkan untuk memantau dan mengendalikan proses kimia secara real-time untuk mencegah pembentukan zat berbahaya.</li><li><strong>Pengurangan Potensi Kecelakaan</strong>: Bahan kimia dan proses yang digunakan harus dirancang untuk mengurangi risiko kecelakaan, termasuk ledakan, kebakaran, dan pelepasan zat beracun.</li></ol>

Dua belas prinsip kimia hijau dikembangkan untuk meminimalkan dampak negatif industri kimia terhadap lingkungan. Prinsip-prinsip ini adalah:

  1. Mencegah Limbah: Lebih baik mencegah limbah daripada mengelola limbah setelah terbentuk.
  2. Desain Proses Kimia yang Lebih Aman: Metode sintesis harus dipilih untuk menggunakan dan menghasilkan zat dengan sedikit atau tidak ada toksisitas bagi manusia dan lingkungan.
  3. Sintesis yang Ramah Lingkungan: Bahan awal yang digunakan dalam sintesis harus ramah lingkungan dan dapat diperbarui.
  4. Desain Produk yang Lebih Aman: Produk kimia harus dirancang untuk meminimalkan toksisitas dan dampak lingkungan negatif.
  5. Penggunaan Pelarut dan Kondisi Reaksi yang Lebih Aman: Penggunaan pelarut yang berbahaya harus diminimalkan atau dihilangkan jika memungkinkan.
  6. Efisiensi Energi: Proses kimia harus dirancang untuk meminimalkan penggunaan energi. Penggunaan suhu dan tekanan normal adalah ideal.
  7. Penggunaan Sumber Daya Terbarukan: Sebisa mungkin, bahan baku yang digunakan harus berasal dari sumber daya terbarukan.
  8. Pengurangan Turunan Kimia: Pembentukan turunan atau perantara yang tidak diperlukan harus diminimalkan atau dihindari karena dapat menyebabkan peningkatan limbah.
  9. Katalisis yang Efektif: Menggunakan katalis (bahan yang mempercepat reaksi tanpa habis) yang lebih efektif daripada reagen stoikiometrik.
  10. Desain untuk Degradasi: Produk kimia harus dirancang untuk terdegradasi menjadi zat yang tidak berbahaya setelah digunakan, sehingga menghindari polusi lingkungan.
  11. Analisis dalam Waktu Nyata untuk Pencegahan Polusi: Metode analisis harus dikembangkan untuk memantau dan mengendalikan proses kimia secara real-time untuk mencegah pembentukan zat berbahaya.
  12. Pengurangan Potensi Kecelakaan: Bahan kimia dan proses yang digunakan harus dirancang untuk mengurangi risiko kecelakaan, termasuk ledakan, kebakaran, dan pelepasan zat beracun.

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Ada berapa banyak kemungkinan menyusun 3 buku matematika, 2 Kimia dan 2 buku fisika pada sebuah rak yang disusun secara berderet horizontal, .Jika ada syarat buku Matematika tidak boleh dipisahkan?

5

5.0

Jawaban terverifikasi

26. Ciri" masyarakat lembaga abad 21 27. 3 pilar fondasi dalam berinteraksi dan dana digital 28. Kemampuan pengangkutan barang dagangan bisa menjadi optimal dan efisien, hal ini merupakan kemajuan teknologi dalam sistem perdagangan di bidang 29. Maksud kartu kredit 30. Manfaat penggunaan teknologi informasi di bidang perdagangan bagi masyarakat 31. Keuntungan menggunakan ATM dan kartu debit dalam pembayaran 32. Prinsip" sistem pembayaran yang di terapkan oleh bank indonesia dan mencegah terjadinya kegiatan praktek monopoli dalam industri sistem perdagangan 33. Tujuan dari lembaga OJK 34. Maksud cek bank 35. Kelebihan uang elektronik sebagai alat pembayaran 36. Penyebab dari rendahnya tingkat presentase penggunaan layanan keuangan di indonesia di bandingkan dengan negara lain di ASEAN 37. Maksud dengan flash livevitate dalam tingkatan kemampuan literasi keuangan 38. Cara meningkatkan akses keuangan digital di indonesia yang masih rendah 39. Maksud dengan while literate 40. Tujuan dari adanya literasi keuangan 41. Penyebab perubahan sosial yang terkait dengan fenomena globalisasi 42. Seringkali terdapat beberapa kesalahpahaman konsep mengenal modernisasi di masyarakat, salah satunya menganggap jika modern adalah dengan 43. contoh perilaku yg bisa kita lakukan dalam kesendirian untuk ikut menjaga tradisi di kearifan lokal Nusantara 44. perubahan sosial merupakan penekanan kondisi teknologi yang menyebabkan perubahan pada aspek tertentu dalam kehidupan sosial manusia, definisi trsbt merupakan pendapat dari siapa 45. perubahan sosial yang berpengaruh kecil terhadap kehidupan manusia 46. fungsi asli uang 47. pengertian lending dlm per bank - an 48. beberapa kegiatan yang dilakukan keuangan 49. sebutkan pengertian dari : 1. asuransi 2. lesing 3.inden 4. sewa 50. peran bank dlm menyalurkan kredit ke nasabah

5

5.0

Jawaban terverifikasi