Ahmad L

24 September 2021 08:39

Iklan

Ahmad L

24 September 2021 08:39

Pertanyaan

sebelum dipindahkan ke jayakarta Kantor dagang Voc berada di ambon hal ini karena

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

01

:

24

:

44

Klaim

4

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

B. Hindarto

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

24 September 2021 15:45

Jawaban terverifikasi

Halo Ahmad L Dengan hak oktroi, VOC mengalami kemajuan yang pesat dalam waktu singkat. Di Indoneisa bagian timur, VOC memusatkan kedudukannya di Ambon. Awalnya VOC sempat mengincar Makassar karena letaknya yang sangat strategis. Makassar kala itu merupakan pusat perdagangan yang menghubungkan wilayah timur dan barat Nusantara. Pada 1603, VOC mengirimkan surat kepada Sultan Alauddin I (1593-1639) agar diperkenankan berdagang di bandar niaga Makassar. Sultan Gowa mengabulkan permintaan itu dengan syarat, VOC hanya semata-mata berdagang di wilayah kerajaan itu. Situasi ini berjalan selama beberapa tahun. VOC akhirnya memperoleh izin mendirikan kantor dagang pertama di Sulawesi Selatan pada 1609. Tetapi, VOC ternyata berambisi memonopoli dan bakal menjadikan Makassar sebagai pusatnya. Tindakan antisipasi pun dilakukan pihak Gowa dengan mengizinkan Portugis, Spanyol, Perancis, dan Inggris, untuk turut berdagang di Makassar. Alhasil, relasi antara VOC dengan Gowa pun retak. Gagal di Makassar, VOC melirik agak ke timur lagi, yakni Kepulauan Maluku dengan kota tersibuknya: Ambon. Sebelumnya pada 1605, VOC atau Belanda telah merebut Ambon dari Portugis. Maka, sejak 1610, Ambon ditetapkan sebagai pusat aktivitas VOC dalam menjalankan bisnis dagangnya. Alasan utama VOC bermarkas di Ambon adalah karena Maluku merupakan kepulauan penghasil rempah-rempah utama di Nusantara. Kala itu, Belanda memang hanya fokus berdagang hasil bumi, terutama rempah-rempah, yang sangat laku dan berharga mahal di Eropa. Pembangunan langsung dilakukan di Ambon. Salah satunya adalah Benteng Victoria yang direbut dari Portugis pada 1605 dan rusak parah akibat diguncang gempa bumi direnovasi serta diperbesar. Benteng megah ini kemudian diberi nama Nieuw Victoria. Pemimpin tertinggi atau gubernur Jenderal VOC pertama saat itu adalah Pieter Both yang menjabat hingga 1614. Dengan demikian, Alasan utama VOC bermarkas di Ambon adalah karena Maluku merupakan kepulauan penghasil rempah-rempah utama di Nusantara. Kala itu, Belanda memang hanya fokus berdagang hasil bumi, terutama rempah-rempah, yang sangat laku dan berharga mahal di Eropa. Pembangunan langsung dilakukan di Ambon. Mapel: Sejarah kelas: 11 SMA Topik: Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Eropa Semoga Membantu Ya : )


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi