Anonim N

14 November 2022 06:31

Iklan

Anonim N

14 November 2022 06:31

Pertanyaan

Sebagaimana yang telah diketahui, ciri perlawanan sebelum abad ke-20 bersifat kedaerahan sehingga perlawanan tidak membuahkan hasil yang maksimal. Sementara perlawanan abad ke-20 seluruh bangsa sudah mulai terintegrasi dan bersatu, sehingga pada akhirnya kemerdekaan Indonesia pun dapat tercapai. Analisislah secara keseluruhan, latar belakang apa saja yang turut menyadarkan bangsa Indonesia untuk mengubah cara perlawanannya dan faktor apa yang berkontribusi sehingga perubahan tersebut dapat terjadi?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

00

:

03

:

00

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

22 Desember 2023 13:56

Jawaban terverifikasi

Pertanyaan tersebut berkaitan dengan sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, khususnya perubahan strategi perlawanan bangsa Indonesia dari abad ke-20. Ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap perubahan ini, antara lain: 1. Kesadaran akan pentingnya perjuangan yang terorganisir dan bersifat nasional, bukan hanya kedaerahan. Hal ini terlihat dari berdirinya organisasi-organisasi modern yang berjuang melalui diplomasi dan pendidikan, bukan hanya perlawanan fisik. 2. Kekalahan dalam perlawanan fisik yang bermodalkan senjata. Bangsa Indonesia menyadari bahwa perlawanan fisik yang bersifat sporadis dan bergantung pada sosok pemimpin tertentu mudah dipatahkan oleh kolonial Belanda. 3. Munculnya pemimpin-pemimpin karismatik yang mampu mempersatukan dan memobilisasi massa untuk berjuang secara bersama-sama. Pemimpin seperti ini tidak hanya berperan dalam perjuangan fisik, tetapi juga dalam membangun kesadaran dan semangat nasionalisme. Penjelasan: 1. Sebelum abad ke-20, perlawanan terhadap penjajahan lebih bersifat kedaerahan dan sporadis. Artinya, perlawanan tersebut lebih banyak dilakukan oleh masyarakat di daerah tertentu dan tidak terkoordinasi secara nasional. Hal ini membuat perlawanan tersebut kurang efektif dan mudah dipatahkan oleh penjajah. 2. Namun, sejak abad ke-20, bangsa Indonesia mulai menyadari pentingnya perjuangan yang terorganisir dan bersifat nasional. Hal ini ditandai dengan berdirinya organisasi-organisasi modern seperti Budi Utomo, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama yang berjuang melalui diplomasi dan pendidikan. 3. Selain itu, kekalahan dalam perlawanan fisik juga menjadi faktor penting yang mendorong perubahan strategi perjuangan. Bangsa Indonesia menyadari bahwa perlawanan fisik yang bersifat sporadis dan bergantung pada sosok pemimpin tertentu mudah dipatahkan oleh kolonial Belanda. 4. Munculnya pemimpin-pemimpin karismatik juga berperan penting dalam perubahan ini. Pemimpin seperti Soekarno dan Hatta mampu mempersatukan dan memobilisasi massa untuk berjuang secara bersama-sama. Mereka tidak hanya berperan dalam perjuangan fisik, tetapi juga dalam membangun kesadaran dan semangat nasionalisme. Kesimpulan: Latar belakang yang turut menyadarkan bangsa Indonesia untuk mengubah cara perlawanannya adalah kekalahan dalam perlawanan fisik dan kesadaran akan pentingnya perjuangan yang terorganisir dan bersifat nasional. Faktor yang berkontribusi terhadap perubahan ini antara lain munculnya organisasi-organisasi modern dan pemimpin-pemimpin karismatik yang mampu mempersatukan dan memobilisasi massa. Semoga penjelasan ini membantu Anda ๐Ÿ™‚


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

36

5.0

Jawaban terverifikasi