Agung S

15 September 2022 12:38

Iklan

Agung S

15 September 2022 12:38

Pertanyaan

Sebab khusus terjadinya perlawanan rakyat jawa dibawah pimpinan Pangeran Diponegoro terhadap pemerintah kolonial Belanda (1825-1830) adalah..... A. Pematokan tanah milik dari Pangeran Diponegoro di Tegalrejo tanpa Izin B. Penderitaan rakyat yang berkepanjangan akibat dari Pajak C. Ketidakpuasan para bangsawan akibat dari UU larangan sewa menyewa yang dibuat Gubernur Van der Capellen D. Pengaruh negatif dari Belanda terhadap para pangsawan Keraton E. Banyaknya campur tangan Belanda dalam urusan Keraton

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

08

:

33

:

36

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

G. Fitri

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

30 September 2022 09:38

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang tepat adalah A. Pematokan tanah milik dari Pangeran Diponegoro di Tegalrejo tanpa Izin</p><p>&nbsp;</p><p>Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut.</p><p>&nbsp;</p><p>Perang Diponegoro (1825-1830) ialah salah satu bentuk perlawanan dari rakyat Indonesia saat itu. Peperangan dipimpin oleh Pangeran Diponegoro yang merupakan bangsawan dari Jawa. Terjadinya perang ini tidak terlepas dari kondisi sosial-politik saat itu terutama di sekitar Keraton Yogyakarta. Beberapa faktor yang mempengaruhi perlawanan ialah kuatnya campur tangan Belanda terhadap urusan internal kerajaan, raja-raja yang dipelakukan seperti bawahan, adanya pajak yang membebani rakyat,&nbsp; lalu kekecewaan Diponegoro terhadap Belanda karena telah membangun jalan baru di dekat Tegalrejo yang merupakan tempat leluhur dari Pangeran Diponegoro. Perang ini terjadi pada tahun 1825 hingga 1830.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, sebab khusus terjadinya perlawanan rakyat jawa dibawah pimpinan Pangeran Diponegoro terhadap pemerintah kolonial Belanda (1825-1830) adalah pematokan tanah milik dari Pangeran Diponegoro di Tegalrejo tanpa Izin</p><p>&nbsp;</p><p>Semoga membantu ya ๐Ÿ˜Š</p>

Jawaban yang tepat adalah A. Pematokan tanah milik dari Pangeran Diponegoro di Tegalrejo tanpa Izin

 

Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut.

 

Perang Diponegoro (1825-1830) ialah salah satu bentuk perlawanan dari rakyat Indonesia saat itu. Peperangan dipimpin oleh Pangeran Diponegoro yang merupakan bangsawan dari Jawa. Terjadinya perang ini tidak terlepas dari kondisi sosial-politik saat itu terutama di sekitar Keraton Yogyakarta. Beberapa faktor yang mempengaruhi perlawanan ialah kuatnya campur tangan Belanda terhadap urusan internal kerajaan, raja-raja yang dipelakukan seperti bawahan, adanya pajak yang membebani rakyat,  lalu kekecewaan Diponegoro terhadap Belanda karena telah membangun jalan baru di dekat Tegalrejo yang merupakan tempat leluhur dari Pangeran Diponegoro. Perang ini terjadi pada tahun 1825 hingga 1830.

 

Dengan demikian, sebab khusus terjadinya perlawanan rakyat jawa dibawah pimpinan Pangeran Diponegoro terhadap pemerintah kolonial Belanda (1825-1830) adalah pematokan tanah milik dari Pangeran Diponegoro di Tegalrejo tanpa Izin

 

Semoga membantu ya ๐Ÿ˜Š


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

30

5.0

Jawaban terverifikasi