Salsabilla R

23 Juli 2022 15:41

Iklan

Salsabilla R

23 Juli 2022 15:41

Pertanyaan

salah satu tanggapan negatif terhadap petisi sutardjo datang dari kelompok van helsdingen-notosoeroto. kelompok ini menolak petisi sutardjo karena . . .

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

14

:

21

:

18

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

D. Trinuria

Mahasiswa/Alumni Universitas Jember

06 Oktober 2022 08:07

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban benar adalah petisi dianggap merendahkan martabat bangsa dengan jalan meminta-minta pada Pemerintah Hindia-Belanda.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Tercetusnya<strong> </strong>Petisi Sutardjo didasari oleh rasa ketidakpuasan rakyat akan kebijakan pemerintahan yang dijalankan oleh Gubernur Jenderal de Jonge.&nbsp; Soetardjo kemudian mengusulkan petisinya pada 15 Juli 1936 kepada pemerintah, Ratu Wilhelmina, serta Staten Generaal (Parlemen) di Belanda.&nbsp; Petisi ini juga ditandangani oleh IJ Kasimo, GSSJ Ratulangi, Datuk Tumenggung, dan Ko Kwat Tiong.&nbsp;<br>Petisi Sutardjo (1939) adalah petisi yang diajukan oleh Sutardjo Kartohadikusumo dalam dewan rakyat (Volksraad). Sutardjo Kartohadikusumo mengusulkan kepada pemerintah Hindia-Belanda agar diadakan konferensi Kerajaan Belanda untuk membahas status politik HindiaBelanda dalam 10 tahun mendatang yang berupa status otonomi. Hal itu dimaksudkan agar tercapai kerja sama yang mendorong rakyat untuk menentukan kebijakan politik, ekonomi, dan sosial.</p><p>Petisi itu tidak seluruhnya diterima oleh anggota dewan. Hal itu disebabkan petisi dianggap merendahkan martabat bangsa dengan jalan meminta-minta pada Pemerintah Hindia-Belanda. Secara mayoritas, anggota dewan menyetujui petisi ini, tetapi pemerintah Hindia Belanda berpandangan lain. Usulan dalam petisi itu dianggap tidak wajar dan masih terlalu premature.</p><p>&nbsp;</p><p>Jadi, kelompok Van Helsdingen-Notosoeroto yang menolak Petisi Sutardjo karena petisi Sutardjo dianggap merendahkan martabat bangsa dengan jalan meminta-minta pada Pemerintah Hindia-Belanda.&nbsp;</p>

Jawaban benar adalah petisi dianggap merendahkan martabat bangsa dengan jalan meminta-minta pada Pemerintah Hindia-Belanda. 

 

Tercetusnya Petisi Sutardjo didasari oleh rasa ketidakpuasan rakyat akan kebijakan pemerintahan yang dijalankan oleh Gubernur Jenderal de Jonge.  Soetardjo kemudian mengusulkan petisinya pada 15 Juli 1936 kepada pemerintah, Ratu Wilhelmina, serta Staten Generaal (Parlemen) di Belanda.  Petisi ini juga ditandangani oleh IJ Kasimo, GSSJ Ratulangi, Datuk Tumenggung, dan Ko Kwat Tiong. 
Petisi Sutardjo (1939) adalah petisi yang diajukan oleh Sutardjo Kartohadikusumo dalam dewan rakyat (Volksraad). Sutardjo Kartohadikusumo mengusulkan kepada pemerintah Hindia-Belanda agar diadakan konferensi Kerajaan Belanda untuk membahas status politik HindiaBelanda dalam 10 tahun mendatang yang berupa status otonomi. Hal itu dimaksudkan agar tercapai kerja sama yang mendorong rakyat untuk menentukan kebijakan politik, ekonomi, dan sosial.

Petisi itu tidak seluruhnya diterima oleh anggota dewan. Hal itu disebabkan petisi dianggap merendahkan martabat bangsa dengan jalan meminta-minta pada Pemerintah Hindia-Belanda. Secara mayoritas, anggota dewan menyetujui petisi ini, tetapi pemerintah Hindia Belanda berpandangan lain. Usulan dalam petisi itu dianggap tidak wajar dan masih terlalu premature.

 

Jadi, kelompok Van Helsdingen-Notosoeroto yang menolak Petisi Sutardjo karena petisi Sutardjo dianggap merendahkan martabat bangsa dengan jalan meminta-minta pada Pemerintah Hindia-Belanda. 


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi