Alahsar B

14 April 2022 09:23

Iklan

Alahsar B

14 April 2022 09:23

Pertanyaan

Rumusan Pancasila dalam Piagam Jakarta menimbulkan reaksi dari warga Indonesia Timur. Salah satu perwakilan mereka, Nisyijami, menemui Bung Hatta dan menyampaikan aspirasi tersebut. Bung Hatta selanjutnya menemui tokoh Islam di PPKI. Bung Hatta mengusulkan agar tujuh kata pada sila pertama tersebut dihapus. Setelah didiskusikan, akhirnya disepakati rumusan Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya diubah menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa. Berikan 4 (empat) contoh pesan moral yang dapat diambil dari peristiwa tersebut!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

22

:

11

:

20

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Ramadhan

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

14 Agustus 2022 10:17

Jawaban terverifikasi

Pesan moral tersebut yaitu: 1. Pentingnya menjaga persatuan. 2. Perbedaan yang ada jangan sampai merusak rasa persatuan. 3. Jangan mementingkan suatu kelompok atau golongan tertentu. 4. Pentingnya musyawarah untuk mufakat. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut. Rumusan awal sila-sila dalam Pancasila pada dasarnya tercantum dalam isi Piagam Jakarta, namun dalam sidang PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) tanggal 18 Agustus 1945 akhirnya sila pertama Pancasila tersebut diubah. Latar belakang perubahan rumusan dasar negara sila pertama naskah Piagam Jakarta menurut Mohammad Hatta disebabkan oleh adanya rasa keberatan dari wakil-wakil pemeluk agama lain dengan rumusan sila pertama yang berbunyi “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Rumusan sila pertama tersebut pun diubah menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Terdapat beberapa pesan moral dari peristiwa tersebut yakni 1. Pentingnya menjaga persatuan, 2. Perbedaan yang ada jangan sampai merusak rasa persatuan, 3. Jangan mementingkan suatu kelompok atau golongan tertentu, dan 4. Pentingnya musyawarah untuk mufakat. Dengan demikian, beberapa pesan moral dari peristiwa tersebut yakni 1. Pentingnya menjaga persatuan, 2. Perbedaan yang ada jangan sampai merusak rasa persatuan, 3. Jangan mementingkan suatu kelompok atau golongan tertentu, dan 4. Pentingnya musyawarah untuk mufakat. Semoga membantu.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

46

5.0

Jawaban terverifikasi