Himma A

24 Maret 2023 04:42
Iklan
Himma A

24 Maret 2023 04:42
Pertanyaan
3
2
Iklan
A. Mareta
Mahasiswa/Alumni Universitas Brawijaya
24 Maret 2023 23:56
Dewa akan mengalami respon imun yang lebih cepat dibandingkan dengan Rudi.
Respon tubuh Rudi :
Pertama, selama respon imun primer, sel-B yang dapat mengikat antigen mereka terdapat pada sel dendritik folikel kemudian menerima sinyal bertahan hidup dari sel-T. Selanjutnya sel B plasma akan menghasilkan antibodi jenis Ig-A. Setelah hipermutasi somatik dan pergantian kelas, sel B berdiferensiasi menjadi sel plasma dan sel B memori. Sel plasma berumur pendek dan mati dengan cepat setelah respon imun primer.
Respon tubuh Dewa:
Tubuh Dewa telah memiliki sel B memori akibat telah menerima imunisasi sebelumnya. Sel-sel memori berumur panjang dan pindah ke pinggiran di mana mereka lebih mungkin untuk menghadapi antigen pada paparan ulang. Banyak sel B yang bersirkulasi menjadi terkonsentrasi di area tubuh di mana ada kemungkinan besar untuk bertemu dengan antigen. Ketika sel-sel memori ini bertemu dengan antigen spesifik mereka lagi, mereka berkembang biak dengan cepat dan berdiferensiasi menjadi sel plasma. Sel-sel plasma ini kemudian merespons dengan memproduksi antibodi (IgG lebih banyak dibanding IgA) dalam jumlah yang melimpah untuk membersihkan antigen.
Proses diferensiasi dari sel B memori ke sel plasma lebih cepat daripada jika mereka berdiferensiasi dari sel B naif. Sel-sel memori dapat bertahan selama beberapa dekade sehingga dapat merespons berbagai paparan dari waktu ke waktu. Selain itu, mereka tidak memerlukan interaksi terus-menerus dengan antigen atau sel-T untuk bertahan hidup. Karena mereka telah mengalami peralihan kelas dan pematangan afinitas, mereka dapat membelah lebih cepat dan menghasilkan antibodi afinitas yang lebih tinggi seperti IgG sebagai respons terhadap antigen.
Dengan demikian, Dewa memiliki respon imun sekunder yang akan memudahkan tubuhnya merespon eksposur virus baru seperti campak dan lebih cepat dibandingan dengan Rudi.
· 0.0 (0)
Iklan
BimBim B
24 Maret 2023 09:01
Imunisasi campak umumnya dilakukan dengan memberikan vaksin campak yang mengandung virus campak yang dilemahkan. Imunisasi campak membuat tubuh mengenali virus campak dan menyiapkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus tersebut jika terpapar. Oleh karena itu, kemungkinan respons imun antara Dewa dan Rudi akan berbeda karena Dewa telah diimunisasi terhadap campak sementara Rudi belum menerima imunisasi campak. Kemungkinan Dewa akan memiliki respons imun yang lebih baik dan lebih cepat terhadap virus campak jika terpapar, sedangkan Rudi akan lebih rentan terhadap infeksi virus campak. Namun, respons imun juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti kondisi kesehatan umum seseorang dan seberapa sering mereka terpapar dengan virus tertentu.
· 0.0 (0)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!