Rahmat S

07 Januari 2022 13:15

Iklan

Rahmat S

07 Januari 2022 13:15

Pertanyaan

Revolusi Rusia merupakan awal mula kebangkitan kaum komunis di dunia SEBAB Komunisme sebagai ideology dapat berkembang dengan baik di Rusia karena negara ini pada awal abad ke 20 adalah Negara industri

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

08

:

39

:

31

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. Rafika

Mahasiswa/Alumni Universitas Indonesia

13 Januari 2022 12:26

Jawaban terverifikasi

Hai Rahmat S., kakak bantu jawab ya. Jawaban yang tepat untuk pertanyaan di atas adalah pernyataan dan sebab benar dan berhubungan sebab-akibat. Untuk lebih detailnya, yuk simak penjelasan berikut. Revolusi Rusia merupakan gerakan politik buruh, politisi dan tentara Rusia yang bertujuan untuk meruntuhkan kekaisaran Tsar Nicolas II dan mendirikan negara republik. Revolusi Rusia adalah buntut dari krisis ekonomi, sosial dan politik yang terjadi di Rusia pada awal abad ke-20 Masehi. Pada akhir pertengahan abad ke-19, Rusia berusaha bangkit mengejar ketertinggalannya dari negara-negara Eropa lainnya. Rusia mulai mencoba melakukan revolusi Industri yang sudah berkembang di negara Eropa lainnya pada abad ke-18. Melalui modal yang didatangkan dari negara Eropa lain, khususnya Inggris maka Rusia mencoba melakukan industrialisasi dengan tempo yang dipercepat. Industrialisasi yang diterapkan di Rusia dilakukan dengan meloncati tahapan-tahapan perantara. Tanpa harus melewati tahapan-tahapan pekerja tangan terampil dan tahapan-tahapan manufaktur seperti yang dialami oleh negara Eropa lain, secara langsung Rusia sampai pada produksi yang dimekanisasi. Sementara itu, terdapat kesenjangan antara industri dengan budaya pertanian yang berkembang di Rusia pada saat itu. Agrikultur kaum petani Rusia saat itu masih berada pada budaya pertanian abad ke-17 bila dibandingkan dengan negara Eropa lainnya. Industri yang dikembangkan Rusia jauh lebih maju bila dibandingkan dengan pertanian yang berkembang pada saat itu. Oleh karena itu, terjadi kesenjangan antara budaya pertanian yang dimiliki oleh mayoritas rakyat Rusia dengan arus budaya baru, yaitu industrialisasi yang baru menyentuh sebagian kecil rakyat Rusia. Hal ini menimbulkan suatu kesenjangan yang memperlihatkan kurang siapnya rakyat Rusia untuk melakukan lompatan-lompatan besar di bidang industri. Lompatan tersebut terjadi tanpa adanya dasar-dasar yang kokoh, terutama revolusi di bidang pertanian yang akan mendukung bagi terlaksananya proses industri. Dimasukkannya industrialisasi tidak diikuti dengan kesiapan manusia pendukungnya. Banyak petani terutama petani yang tidak memiliki tanah, kemudian beralih profesi ke bidang industrialisasi. Akan tetapi, ternyata dunia industri yang mereka harapkan dapat meningkatkan dan memperbaiki kehidupan mereka, pada akhirnya tidak memberikan kemajuan yang berarti. Minimnya pendapatan yang diterima oleh kaum buruh serta tidak diberikannya jaminan kesejahteraan bagi para buruh menyebabkan kehidupan para buruh semakin menderita. Diperkirakan pendapatan nasional Rusia pada saat itu adalah 8-10 kali lebih rendah daripada pendapatan nasional di Inggris. Hal ini menunjukkan begitu tingginya kesenjangan pendapatan antara Rusia dengan negara Eropa lain. Para pemilik modal di industri-industri Rusia sebagian besar berasal dari pengusaha-pengusaha Eropa di luar Rusia, terutama Inggris. Oleh karena itu, keuntungan hasil industri lebih banyak dinikmati oleh para kapitalis di luar Rusia. Kesenjangan yang terjadi di Rusia melahirkan persaingan antara kalangan mayoritas buruh (bolshevik) dan kalangan minoritas pengusaha dan pemilik modal (meinshevik). Adanya persaingan antar kelas ini sesuai dengan salah satu ajaran komunis yang dicetuskan oleh Karl Marx dan Friedrich Engels. Menurut Marx, suatu saat kaum buruh akan memenangkan persaingan dengan kaum pemilik modal. Pada bulan Oktober 1917, pecah kembali revolusi di Rusia. Sebelumnya Revolusi Februari 1917 memunculkan pemerintahan Rusia baru yang berbentuk Republik Liberal dibawah kendali partai Mensyewik, pimpinan Alexander Kerensy. Revolusi Oktober 1917 yang dipimpin oleh Vladimir Lenin berhasil menumbangkan pemerintahan republik hasil revolusi Februari 1917. Pasca revolusi Oktober 1917, Rusia kemudian membentuk dirinya menjadi negara sosialis-komunis yang menginginkan terwujudnya masyarakat tanpa kelas. Revolusi Rusia pada Oktober 1917 berdampak pada meluasnya paham komunisme di dunia. Keberhasilan Lenin dan Bolshevik mendirikan negara komunis menjadi inspirasi pergerakan revolusi di negara-negara terjajah lainnya. Berdasarkan pemaparan di atas, Revolusi Rusia membuat ideologi komunis bergaung ke berbagai negara. Komunisme dapat berkembang baik di Rusia dikarenakan Rusia merupakan negara industri sebagimana gambaran komunisme ala Marx dan Engels. Semoga membantu ya.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

30

5.0

Jawaban terverifikasi