Ichsanul F

22 Juni 2022 14:09

Iklan

Ichsanul F

22 Juni 2022 14:09

Pertanyaan

Respirasi eksternal adalah pertukaran oksigen dan karbon dioksida antara alveoli paru-paru dan kapiler paru-paru. Hasilnya adalah konversi darah miskin oksigen yang datang dari jantung menjadi darah kaya oksigen yang kembali ke jantung. Sewaktu mengambil napas, udara atmosfer yang mengandung oksigen (P O₂ = 160) memasuki alveoli paru-paru. Darah miskin oksigen yang memasuki paru-paru (P O₂ = 40), segera mengambil O₂ dari alveoli sehingga P O₂ dalam kapiler sama dengan 105 mmHg. Sementara itu, karbon dioksida mengalami hal sebaliknya. Sewaktu sampai di paru-paru, P CO₂ darah miskin oksigen adalah 45 mmHg, sedangkan P CO₂ dalam alveoli adalah 40 mmHg. Karena perbedaan tekanan ini, maka CO₂ dilepaskan ke alveoli dan diembuskan ke luar paru-paru. Sewaktu CO₂ memasuki darah, sebagian besar diubah sementara menjadi asam karbonat yang kemudian berdisosiasi menjadi ion hidrogen dan ion bikarbonat. Karena konsentrasi ion hidrogen meningkat maka pH darah menurun. Suasana lingkungan yang asam ini membantu memecah ikatan oksigen dan hemoglobin. Di dalam darah, sekitar 97% oksigen diangkut dalam bentuk oksihemoglobin yang dihasilkan dari reaksi reversibel sebagai berikut. Reaksi I: Hb (hemoglobin) + O₂ ⇌ HbO₂ (oksihemoglobin) Pengangkutan CO₂ dalam darah sebagian besar dilakukan oleh plasma dalam bentuk ion bikarbonat sebagai hasil reaksi reversibel sebagai berikut. Reaksi II: CO₂ + H₂O ⇌ H₂CO₃ (asam karbonat) ⇌ H⁺ + HCO₃⁻ (ion bikarbonat) Tekanan parsial kedua gas tersebut dalam darah dapat dilihat dalam tabel di bawah ini. Pilihlah: (A) Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab-akibat. (B) Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat. (C) Jika pernyataan benar dan alasan salah. (D) Jika pernyataan salah dan alasan benar. (E) Jika pernyataan dan alasan, keduanya salah. Tekanan parsial CO₂ di dalam jaringan yang meningkat akan menaikkan pH darah dalam kapiler jaringan. SEBAB Makin besar P CO₂ di dalam darah, makin banyak ion hidrogen yang dibentuk yang menyebabkan keasaman darah meningkat.

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

22

:

54

:

39

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

M. Andyk

04 Juli 2022 23:05

Jawaban terverifikasi

Jadi, jawaban dari pertanyaan kamu yaitu (A) Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab-akibat. Pembahasan Reaksi respirasi tersebut membentuk reaksi kesetimbangan. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesetimbangan: 1. Konsentrasi Penambahan konsentrasi menyebabkan kesetimbangan akan bergeser ke arah produk dan sebaliknya. 2. Suhu Apabila suhu dinaikkan maka reaksi akan bergeser ke ∆H bertanda +(endoterm) dan sebaliknya. 3. Volume Jika volume diperbesar maka kesetimbangan akan bergeser ke jumlah koefisien atau mol yang besar dan sebaliknya. 4. Tekanan Tekanan dan volume berbanding terbalik, artinya apabila volume diperbesar maka tekanan diperkecil dan sebaliknya. Tekanan parsial gas dan pH darah dapat memengaruhi kesetimbangan reaksi respirasi eksternal. Tekanan parsial CO₂ semakin besar, maka pH darah semakin asam (pH rendah) menandakan konsentrasi H⁺ tinggi, sehingga kesetimbangan bergeser ke arah asam karbonat. Begitu pula saat pH darah tinggi (pH menuju basa), maka konsentrasi H⁺ akan menurun dan menyebabkan kesetimbangan bergeser ke arah produk pada reaksi II. Suasana lingkungan yang asam dapat membantu memecah ikatan oksigen dan hemoglobin. Dengan demikian, dari pernyataan sebab-akibat diperoleh hubungan yakni jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab-akibat.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tulislah nama yang benar untuk senyawa di bawah ini menggunakan Sistem Yunani dan Bilangan Oksidasi! (j)PCI5

37

5.0

Jawaban terverifikasi