Ruslan R

15 Juni 2022 02:04

Iklan

Ruslan R

15 Juni 2022 02:04

Pertanyaan

Reformasi gereja pada perkembangannya melahirkan agama...

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

08

:

26

:

35

Klaim

4

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

S. Suryanti

Mahasiswa/Alumni Universitas Tarumanagara

23 Juli 2022 11:04

Jawaban terverifikasi

Jawaban yang benar adalah agama Kristen Protestan. Cermati penjelasan berikut ya! Reformasi Gereja Protestan adalah gerakan besar di Eropa Barat pada abad XVI (tahun 1517). Reformasi ini dipelopori biarawan dari ordo Agustinian, yaitu Martin Luther. Tujuannya adalah mereformasi kepercayaan, doktrin, dan praktik-praktik dalam Gereja Katolik Roma. Gerakan Reformasi ditandai dengan peristiwa pemakuan 95 dalil Martin Luther di depan pintu atau tembok Gereja Wittenburg di Jerman. Pada dasarnya ke-95 dalil itu berisi kepercayaan, doktrin, dan praktik dalam Gereja Katolik Roma yang menurut Luther harus segera direformasi. Di dalam ke-95 dalil tersebut terdapat pula daftar kebobrokan dan dekadensi moral pejabat-pejabat Gereja dari imam, uskup, kardinal, sampai Paus. Martin Luther sebenarnya tidak ingin mendirikan gereja sendiri. Dirinya hanya ingin melakukan reformasi dalam gereja. Meski begitu, akibat pikirannya yang berbeda dari para pemimpin gereja saat itu, dirinya dianggap membawa ajaran sesat. Anggapan inilah yang mendorong Martin Luther dan pengikutnya untuk mendirikan gereja sendiri. Ajaran baru itulah yang akhirnya disebut dengan Protestanisme. Gerakan Martin Luther ini ternyata membawa dampak pada melemahnya kekuasaan Paus (pemimpin tertinggi Gereja Katolik). Paus, saat itu tidak hanya memimpin gereja, namun juga berhasil membawahi banyak kerajaan di Eropa. Menurut Luther, gereja seharusnya mengakui kekuasaan para pemimpin negara. Gagasan ini tentunya mendapat dukungan dari para penguasa negara. Mereka menghendaki adanya pemisahan kekuasaan antara negara dan agama. Hal ini akhirnya mendorong peran negara menjadi semakin kuat karena melahirkan feodalisme, nasionalisme dan separatisme. Alhasil, kekuasaan Gereja Katolik Roma mulai runtuh perlahan. Kegigihan Martin Luther untuk melakukan reformasi ternyata belum selesai. Selain menolak kehadiran Paus dalam kekuasaan negara, dirinya juga berani menentang anggapan bahwa Alkitab hanya boleh dibaca dan ditafsirkan oleh para rohaniawan. Martin Luther yang menjunjung tinggi kebebasan individu dan kesetaraan menolak gagasan itu. Menurutnya, semua orang yang mengimani Katolik sebagai agamanya, berhak untuk membaca Alkitab. Akibatnya, ia menerjemahkan sendiri Alkitab ke dalam Bahasa Jerman. Reformasi gereja memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat Eropa. Hal ini terlihat dari lahirnya protestanisme, menguatnya fungsi negara, lahirnya Gereja Anglikan (Anglikanisme), lahirnya reformasi dan demokrasi, terjadinya perang Tiga Puluh Tahun, dan kebebasan beragama. Oleh karena itu jawaban yang tepat adalah agama Kristen Protestan.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi