Jason F
22 September 2023 04:54
Iklan
Jason F
22 September 2023 04:54
Pertanyaan
1
2
Iklan
Fauzia N
23 September 2023 00:01
Respirasi anaerob adalah respirasi yang dilakukan oleh tumbuhan ketika terjadi peristiwa tidak ada cukup oksigen yang tersedia untuk menghasilkan energi.
Respirasi anaerob berlangsung di sitoplasma sel. Di dalam sitoplasma, glukosa atau senyawa organik lainnya dipecah sebagian melalui serangkaian reaksi kimia, menghasilkan sejumlah kecil energi dalam bentuk ATP (adenosin trifosfat). Meskipun energi yang dihasilkan dari respirasi anaerob lebih rendah daripada respirasi aerob, ini tetap menjadi mekanisme penting bagi tumbuhan dalam situasi ketika oksigen terbatas.
Hasil respirasi anaerob adalah produksi energi dalam bentuk ATP. Namun, karena proses ini tidak efisien seperti respirasi aerob, jumlah ATP yang dihasilkan lebih sedikit. Selain itu, salah satu produk sampingan dari respirasi anaerob adalah asam laktat. Asam laktat ini dapat menumpuk dalam sel dan menyebabkan penurunan pH, yang pada akhirnya dapat mengganggu fungsi normal sel.
Respirasi anaerob adalah proses katabolisme yang tidak memerlukan oksigen untuk menghasilkan energi. Respirasi anaerob terjadi pada bakteri, ragi, dan organisme prokariotik ataupun makhluk hidup uniseluler yang berada pada lingkungan dengan kadar oksigen yang rendah.
· 0.0 (0)
Iklan
Haris J
23 September 2023 03:03
Respirasi anaerob adalah proses pembentukan energi dari senyawa organik tanpa menggunakan oksigen sebagai penerima elektron akhir. Proses ini terjadi pada beberapa organisme yang hidup di lingkungan tanpa oksigen, seperti bakteri, ragi, dan protozoa. Respirasi anaerob biasanya melibatkan proses fermentasi, yaitu penguraian senyawa organik menjadi produk yang lebih sederhana, seperti etanol, asam laktat, atau gas.
Proses respirasi anaerob terjadi di sitoplasma sel. Tahap pertama adalah glikolisis, yaitu pemecahan glukosa menjadi dua molekul asam piruvat. Proses ini menghasilkan dua molekul ATP dan dua molekul NADH. Tahap kedua adalah fermentasi, yaitu pengubahan asam piruvat menjadi produk akhir yang berbeda-beda tergantung jenis organisme. Misalnya, pada bakteri dan ragi, asam piruvat diubah menjadi etanol dan karbon dioksida. Pada otot manusia, asam piruvat diubah menjadi asam laktat. Proses ini mengembalikan NADH menjadi NAD+, sehingga bisa digunakan kembali untuk glikolisis.
Respirasi anaerob memiliki beberapa perbedaan dengan respirasi aerob, yaitu proses pembentukan energi dengan menggunakan oksigen sebagai penerima elektron akhir. Respirasi aerob terjadi di dalam mitokondria dan melibatkan empat tahap, yaitu glikolisis, dekarboksilasi oksidatif piruvat, siklus Krebs, dan rantai transpor elektron. Respirasi aerob menghasilkan lebih banyak energi daripada respirasi anaerob, yaitu sekitar 36-38 molekul ATP per molekul glukosa. Respirasi aerob juga menghasilkan produk akhir yang lebih sederhana dan tidak beracun, yaitu karbon dioksida dan air.
· 0.0 (0)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!