Faisal B

31 Maret 2022 02:53

Iklan

Faisal B

31 Maret 2022 02:53

Pertanyaan

Proses pemurnian emas pada dasarnya terbagi menjadi dua metode, yakni tradisional dan modern. Metode tradisional umumnya diterapkan oleh para penampang tradisional perorangan maupun perusahaan kecil. Pemurnian secara tradisional memungkinkan penambang memisahkan emas dari mineral campuran tanpa menggunakan banyak peralatan dan mesin modern. Selain itu, biaya yang diperlukan juga lebih minim. Adapun proses pemisahan dengan metode tradisional dapat menggunakan dua cara, yakni pendulangan dan memanfaatkan merkuri. Sementara itu, pemurnian dengan metode modern dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu metode pirometalurgi dan hidrometalurgi. Pirometalurgi adalah proses pemurnian dengan memanfaatkan suhu tinggi melalui pembakaran. Hidrometalurgi adalah metode pemurnian yang memanfaatkan pelarutan reaksi kimia. Proses ini melibatkan pembentukan senyawa kompleks emas yang larut dalam air. Reaksi kimia yang terjadi seperti yang tertulis dalam persamaan berikut: 4Au(s) + CN⁻(aq) + O₂(g) + 2H₂O(l) → 4Au(CN)₂⁻(aq) + 4OH⁻(aq) Tunjukkan spesi yang mengalami reduksi dan oksidasi berdasarkan perubahan bilangan oksidasi yang terjadi beserta pembuktiannya!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

02

:

03

:

55

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Y. Ayu

31 Maret 2022 13:18

Jawaban terverifikasi

Hai Faisal, kakak bantu jawab pertanyaanmu ya. Jawaban: Au mengalami oksidasi dan O₂ mengalami reduksi. Au mengalami kenaikan biloks dari 0 menjadi +1. O₂ mengalami penurunan biloks dari 0 menjadi -2 Reaksi kimia pada proses pemurnian emas: 4Au(s) + CN⁻(aq) + O₂(g) + 2H₂O(l) → 4Au(CN)₂⁻(aq) + 4OH⁻(aq) Bilangan oksidasi (biloks) didefinisikan sebagai jumlah muatan negatif dan positif dalam atom. Berdasarkan konsep perubahan bilangan oksidasi, reaksi reduksi adalah reaksi yang mengalami penurunan bilangan oksidasi. Sedangkan reaksi oksidasi adalah reaksi yang mengalami kenaikan bilangan oksidasi. Terdapat beberapa aturan yang harus diketahui dalam menentukan bilangan oksidasi suatu atom, antara lain adalah sebagai berikut: - Bilangan oksidasi unsur bebas dan senyawa diatomik adalah 0. - Bilangan oksidasi ion sesuai dengan muatannya. - Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur yang membentuk senyawa = 0. - Bilangan oksidasi oksigen (O) dalam senyawa peroksida = -1. Bilangan oksidasi O dalam senyawa non-peroksida = -2. - Bilangan oksidasi hidrogen (H) dalam senyawa adalah +1. Reaksi redoks: 4Au(s) + CN⁻(aq) + O₂(g) + 2H₂O(l) → 4Au(CN)₂⁻(aq) + 4OH⁻(aq) biloks Au = 0 biloks O pada O₂ = 0 biloks Au pada Au(CN)₂⁻ = +1 biloks O pada OH⁻ = -2 Maka, Au mengalami oksidasi dan O₂ mengalami reduksi. Au mengalami kenaikan biloks dari 0 menjadi +1. O₂ mengalami penurunan biloks dari 0 menjadi -2.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tulislah nama yang benar untuk senyawa di bawah ini menggunakan Sistem Yunani dan Bilangan Oksidasi! (j)PCI5

60

5.0

Jawaban terverifikasi