Sri W

15 Februari 2024 03:08

Iklan

Sri W

15 Februari 2024 03:08

Pertanyaan

pertumbuhan ekonomi yang tinggi beum mnjamin pemerataan kesejahteraan karena

pertumbuhan ekonomi yang tinggi beum mnjamin pemerataan kesejahteraan karena

 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

01

:

44

:

42

Klaim

22

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nanda R

Community

15 Februari 2024 11:21

Jawaban terverifikasi

<p>Pertumbuhan ekonomi yang tinggi belum tentu menjamin pemerataan kesejahteraan masyarakat. Beberapa alasan yang dapat menjelaskan mengapa pertumbuhan ekonomi tinggi belum selalu berdampak merata pada kesejahteraan adalah:</p><p><strong>Ketidaksetaraan Distribusi Pendapatan:</strong></p><ul><li>Pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak selalu diikuti oleh peningkatan distribusi pendapatan yang merata di seluruh lapisan masyarakat. Kadang-kadang, keuntungan ekonomi lebih banyak dirasakan oleh kelompok tertentu, meningkatkan kesenjangan antara yang kaya dan yang miskin.</li></ul><p><strong>Struktur Ekonomi yang Tidak Merata:</strong></p><ul><li>Beberapa sektor ekonomi mungkin lebih mendapat manfaat dari pertumbuhan ekonomi dibandingkan dengan sektor lainnya. Hal ini dapat mengakibatkan ketidaksetaraan antarindustri dan antardaerah.</li></ul><p><strong>Akses Terbatas ke Peluang Ekonomi:</strong></p><ul><li>Meskipun pertumbuhan ekonomi dapat menciptakan peluang ekonomi baru, tidak semua orang memiliki akses yang sama terhadap peluang tersebut. Faktor seperti pendidikan, keterampilan, dan akses modal dapat mempengaruhi kemampuan individu untuk mengambil keuntungan dari pertumbuhan ekonomi.</li></ul><p><strong>Ketidaksetaraan dalam Akses Pendidikan dan Kesehatan:</strong></p><ul><li>Jika akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan tidak merata, kelompok-kelompok yang kurang mendapat akses ini mungkin kesulitan memanfaatkan peluang yang muncul akibat pertumbuhan ekonomi.</li></ul><p><strong>Korupsi dan Tata Kelola yang Buruk:</strong></p><ul><li>Praktik korupsi dan tata kelola pemerintahan yang buruk dapat menyebabkan pemanfaatan sumber daya yang tidak efisien dan menghambat kebijakan yang mendukung pemerataan.</li></ul><p><strong>Ketidaksetaraan Gender:</strong></p><ul><li>Pertumbuhan ekonomi tidak selalu merata antara genders. Terdapat ketidaksetaraan dalam akses dan kesempatan antara pria dan wanita, yang dapat mempengaruhi pemerataan kesejahteraan.</li></ul><p><strong>Krisis Ekonomi:</strong></p><ul><li>Dalam situasi krisis ekonomi, dampaknya bisa lebih dirasakan oleh kelompok masyarakat tertentu, meningkatkan ketidaksetaraan kesejahteraan.</li></ul>

Pertumbuhan ekonomi yang tinggi belum tentu menjamin pemerataan kesejahteraan masyarakat. Beberapa alasan yang dapat menjelaskan mengapa pertumbuhan ekonomi tinggi belum selalu berdampak merata pada kesejahteraan adalah:

Ketidaksetaraan Distribusi Pendapatan:

  • Pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak selalu diikuti oleh peningkatan distribusi pendapatan yang merata di seluruh lapisan masyarakat. Kadang-kadang, keuntungan ekonomi lebih banyak dirasakan oleh kelompok tertentu, meningkatkan kesenjangan antara yang kaya dan yang miskin.

Struktur Ekonomi yang Tidak Merata:

  • Beberapa sektor ekonomi mungkin lebih mendapat manfaat dari pertumbuhan ekonomi dibandingkan dengan sektor lainnya. Hal ini dapat mengakibatkan ketidaksetaraan antarindustri dan antardaerah.

Akses Terbatas ke Peluang Ekonomi:

  • Meskipun pertumbuhan ekonomi dapat menciptakan peluang ekonomi baru, tidak semua orang memiliki akses yang sama terhadap peluang tersebut. Faktor seperti pendidikan, keterampilan, dan akses modal dapat mempengaruhi kemampuan individu untuk mengambil keuntungan dari pertumbuhan ekonomi.

Ketidaksetaraan dalam Akses Pendidikan dan Kesehatan:

  • Jika akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan tidak merata, kelompok-kelompok yang kurang mendapat akses ini mungkin kesulitan memanfaatkan peluang yang muncul akibat pertumbuhan ekonomi.

Korupsi dan Tata Kelola yang Buruk:

  • Praktik korupsi dan tata kelola pemerintahan yang buruk dapat menyebabkan pemanfaatan sumber daya yang tidak efisien dan menghambat kebijakan yang mendukung pemerataan.

Ketidaksetaraan Gender:

  • Pertumbuhan ekonomi tidak selalu merata antara genders. Terdapat ketidaksetaraan dalam akses dan kesempatan antara pria dan wanita, yang dapat mempengaruhi pemerataan kesejahteraan.

Krisis Ekonomi:

  • Dalam situasi krisis ekonomi, dampaknya bisa lebih dirasakan oleh kelompok masyarakat tertentu, meningkatkan ketidaksetaraan kesejahteraan.

Iklan

Kevin L

Gold

03 Maret 2024 01:03

Jawaban terverifikasi

【Jawaban】: Pertumbuhan ekonomi yang tinggi belum menjamin pemerataan kesejahteraan karena pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak selalu berarti bahwa semua orang mendapatkan manfaat yang sama. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dapat meningkatkan pendapatan negara secara keseluruhan, tetapi jika distribusi pendapatan tidak merata, maka hanya sebagian kecil masyarakat yang akan merasakan manfaatnya. 【Penjelasan】: Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dapat meningkatkan pendapatan negara secara keseluruhan. Namun, jika distribusi pendapatan tidak merata, maka hanya sebagian kecil masyarakat yang akan merasakan manfaatnya. Misalnya, jika hanya sekelompok kecil orang yang memiliki akses ke pendidikan berkualitas, pekerjaan yang baik, dan layanan kesehatan yang memadai, maka mereka akan mendapatkan manfaat dari pertumbuhan ekonomi tersebut. Sementara itu, masyarakat yang tidak memiliki akses ke sumber daya tersebut akan tetap miskin dan tidak merasakan manfaat dari pertumbuhan ekonomi tersebut. Oleh karena itu, meskipun pertumbuhan ekonomi yang tinggi dapat meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan, namun tidak selalu menjamin pemerataan kesejahteraan.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. penyebab perubahan sosial budaya yang berasal dari masyarakat yang berkaitan demografi 2. penyebab perubahan sosial budaya yang terkait dengan fenomena globalisasi 3. Tanda-tanda sikap mental masyarakat yang belum siap menerima kemajuan teknologi 4. Dampak modernisasi dalam kehidupan sosial masyarakat 5. Kegiatan manusia di bidang ekonomi yang menunjukkan perubahan ke arah modernisasi 6. Contoh pengaruh modernisasi di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan terhadap pola pikir masyarakat 7. Konsep mengenai proses modernisasi di masyarakat seringkali mengalami kesalahan pahaman, salah satunya kesalahan tersebut menganggap jika menjadi modern adalah mengikuti... 8. arti dari globalisasi 9. Bentuk kearifan lokal di wilayah Madura yang berperan dalam pengelolaan SDA dan dukungan dalam bentuk kebudayaan 10. Syarat menjaga tradisi kearifan lokal di Nusantara 11. Ciri uang kartal, giral 12. Syarat melakukan kegiatan barter 13. Arti dari durability yang merupakan syarat sebuah benda bisa dikatakan sebagai uang 14. maksud token money dalam nilai intrinsik 15. maksud dengan satuan hitung dalam fungsi uang 16. fungsi uang 17. peranan dan maksud didirikan lembaga keuangan non-Bank / bukan bank 18. maksud dengan kegiatan menghimpun dana yang dilakukan perbankan 19. tugas Bank Indonesia 20. tugas Bank Umum 21. kegiatan lembaga keuangan non-Bank 22. kelembagaan keuangan non-bank yang memiliki kegiatan yang dilakukan dengan operasi simpan pinjam 23. Lembaga keuangan non bank yang memiliki fungsi sebagai penggerak investasi dengan memperhatikan dan memasukan surat berharga 24. Nama lembaga keuangan non bank yang bertugas mengatasi para rensumen 25. Ciri" dari masyarakat ekonomi abad ke 21

32

5.0

Jawaban terverifikasi