Paul P

12 September 2022 09:14

Iklan

Paul P

12 September 2022 09:14

Pertanyaan

Persahabatan Elang dan Kura-Kura Pengarang: Anonim Zaman dahulu kala, hiduplah seekor kura-kura dan seekor burung elang. Sang Kura-Kura dan Sang Elang jarang bertemu karena Kura-Kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak, sedangkan Elang lebih banyak terbang. Namun, hal ini tidak menghalangi Elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, Kura-Kura. Keluarga Kura-Kura sangat ramah dan selalu menyambut kedatangan Elang dengan gembira. Mereka juga selalu memberi Elang makanan dengan sangat royalnya sehingga Elang selalu berkalikali datang karena makanan gratis dari keluarga Kura-Kura tersebut. Setiap kali sehabis makan dari keluarga Kura-Kura, Elang selalu menertawakan Kura-Kura, "Hahaha, betapa bodohnya Si Kura-Kura. Aku dapat merasakan kenikmatan dari makanan yang selalu dia berikan, namun tidak mungkin dia dapat merasakan nikmatnya makananku karena sarangku yang terletak jauh di atas gunung." Karena begitu seringnya Elang menertawakan dan dengan egoisnya menghabiskan makanan Kura-Kura, seluruh hutan mulai menggunjingkan sikap Elang tersebut. Para penghuni hutan merasa tidak suka dengan sikap Elang yang seenaknya kepada Kura-Kura yang baik hati. Suatu hari, Sang Kodok memanggil Kura-Kura yang sedang berjalan dekat sungai, "Hai, temanku Sang Kura-Kura, berilah aku semangkuk kacang polong. Maka aku akan memberikan kata-kata bijak untukmu!" seru Kodok. Setelah menghabiskan semangkuk kacang polong dari Kura-Kura, Kodok berkata lagi, "Hai, Kura-Kura. Sahabatmu, Elang, telah menyalahgunakan persahabatan dan kebaikan hatimu. Setiap kali sehabis bertamu di sarangmu, selalu saja dia mengejekmu dengan berkata, 'Hahaha, betapa bodohnya Si Kura-Kura. Aku dapat merasakan kenikmatan dari makanan yang selalu dia berikan. Namun, tidak mungkin dia dapat merasakan nikmatnya makananku karena sarangku yang terletak jauh di atas gunung." Kodok kemudian berkata lagi, "Suatu hari nanti, Elang akan datang kembali. Ia akan meminta sekeranjang makanan darimu. Ia juga berjanji akan memberikan makanan kepadamu dan anak-anakmu." Benarlah yang dikatakan oleh Kodok. Elang datang dengan membawa keranjang dan seperti biasanya Elang menikmati makanan dari Kura-Kura. Elang berkata, "Hai, temanku, Kura-Kura. Izinkan aku mengisi keranjangku dengan makanan darimu. Nanti, akan kukirimkan kepada anak istriku. Sebagai gantinya istriku akan memberimu makanan buatannya." Setelah itu, Elang terbang dan kembali menertawakan Kura-Kura. Segeralah Kura-Kura masuk ke keranjang yang diberikan Elang. Keranjang tersebut kemudian ditutupi dengan sayuran dan buah-buahan oleh istri Kura-Kura sehingga Kura-Kura tidak terlihat. Ketika Elang kembali, istri KuraKura mengatakan bahwa suaminya baru saja pergi dan menitipkan untuk Elang keranjang berisi makanan. Elang segera bergegas terbang dengan membawa keranjang tersebut. Kembali Elang menertawakan kebodohan Kura-Kura. Namun, kali ini Kura-Kura mendengar sendiri perkataan Elang. Sampailah mereka di sarang Elang. Elang segera memakan isi keranjang sampai habis. Betapa terkejutnya ia melihat Kura-Kura keluar dari keranjang tersebut. "Hai, temanku, Elang. Engkau sudah sering mengunjungi sarangku, namun belum pernah sekali pun aku mengunjungi sarangmu. Kelihatannya aku akan sangat bahagia kalau dapat menikmati makananmu seperti engkau menikmati makananku." Betapa marahnya Elang karena merasa tersindir. Dengan marah, ia mematuki Kura-Kura. Namun, berkat cangkang Kura-Kura yang keras, Kura-Kura tidak terluka sedikit pun. Dengan sedihnya, Kura-Kura berkata, "Aku telah melihat persahabatan macam apa yang engkau tawarkan kepadaku, Elang. Betapa kecewanya aku. Baiklah, antarkan aku kembali ke sarangku dan persahabatan kita akan berakhir." Elang pun berkata, "Baiklah, kalau itu maumu. Aku akan membawamu pulang."Namun, timbul pikiran jahat pada diri Elang. Elang berencana untuk menjatuhkan Kura-Kura dan meninggalkannya. Kura-Kura memegangi kaki Elang yang terbang tinggi dengan sangat erat. "Lepaskan kakiku!" seru Elang marah. Dengan sabar Kura-Kura menjawab, "Aku akan melepaskan kakimu apabila engkau sudah sampai mengantarku pulang ke sarangku." Dengan kesal Elang pun terbang tinggi. la menukik dan menggoyang-goyangkan kakinya dengan harapan Kura-Kura akan jatuh. Namun, Kura-Kura tetap tidak jatuh. Akhirnya, dia menurunkan Kura-Kura di sarangnya dan segera terbang tinggi dengan perasaan malu. Ketika Elang terbang, Kura-Kura berseru, "Hai, Elang, sahabatku. Dalam persahabatan, kita harus berbagi satu dengan lainnya. Aku menghargaimu dan kau pun semestinya bisa menghargaiku. Namun, engkau menjadikan persahabatan kita hanya permainan, menertawakan keramahan keluargaku, dan ketulusan hatiku. Maka sebaiknya engkau tidak usah lagi datang kepadaku." Sumber: http://www.rumahdongeng.com (dengan penyesuaian) 4. Siapakah yang memiliki watak tidak jujur, licik, dan kikir?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

20

:

54

:

28

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Vania

10 Oktober 2022 14:58

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban:</p><p>Elang</p><p>&nbsp;</p><p>Penjelasan:</p><p>Perwatakan tokoh menjadi salah satu unsur intrinsik cerita yang penting. Karena perwatakan ini akan membangun isi cerita. Perwatakan tokoh sendiri berarti adalah sifat, sikap, atau tingkah laku dari tokoh dalam cerita.</p><p>&nbsp;</p><p>Dari cerita diatas, yang memiliki watak tidak jujur, licik, dan kikir adalah elang. Karena Elang memanfaatkan persahabatannya dengan Kura - Kura hanya untuk mendapatkan makanan.</p><p>&nbsp;</p><p>Sehingga jawaban yang tepat adalah Elang</p>

Jawaban:

Elang

 

Penjelasan:

Perwatakan tokoh menjadi salah satu unsur intrinsik cerita yang penting. Karena perwatakan ini akan membangun isi cerita. Perwatakan tokoh sendiri berarti adalah sifat, sikap, atau tingkah laku dari tokoh dalam cerita.

 

Dari cerita diatas, yang memiliki watak tidak jujur, licik, dan kikir adalah elang. Karena Elang memanfaatkan persahabatannya dengan Kura - Kura hanya untuk mendapatkan makanan.

 

Sehingga jawaban yang tepat adalah Elang


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Sejak kecil kau telah akrab dengan lingkungan sekolah ini karena sering diajak ibumu kemari. Tak heran ketika sudah waktunya untuk masuk sekolah, kau begitu **supel** dan teman-temanmu pun sudah banyak. Mereka umumnya murid-murid yang pernah diajar ibumu waktu kelas satu. Sedangkan aku? Aku waktu itu baru saja pindah ke kota kecil ini. Makna kata bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. ramah C. santun B. sopan D. baik

48

5.0

Jawaban terverifikasi

Teks berikut untuk soai nomor 4. 1) Ilmuwan di berbagai belahan dunia berkejaran dengan waktu untuk menciptakan vaksin guna mengatasi virus Corona jenis baru. Vaksin perlu segera diciptakan karena kematian akibat virus Corona yang terus bertambah dan penyebaran virus yang kian meluas. 2) Pada Jum'at (7-2-2020), Komisi Kesehatan Nasional Cina mencatat jumlah kematian akibat virus Corona baru telah mencapai 636 kasus, sedangkan jumlah warga yang terinfeksi menjadi 31.161 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Hubei, Cina, tempat vi kesehatan du niairus pertama muncul. Selain di Cina, virus itu kini telah menyebar ke lebih dari 25 negara. 3) Para ilmuwan bekerja dalam kecepatan penuh untuk menemukan vaksin bagi virus Corona baru atau penyakit pernapasan akut 2019-nCOV. Sebagai pusat epidemic, ilmuwan Cina berupaya menemukan vaksin bagi virus itu. Perkembangan terbaru adalah mereka menciptakan peta genetik virus. 4) Ilmuwan dari Australia, Kanada, hingga Prancis ikut menciptakan berbagai jenis inokulasi bersama sejumlah perusahaan biotek dan vaksin. Beberapa waktu lalu, Kepala Laboratorium Identifikasi Virus dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan kekebalan, Melbourne, Julian Druce, menyatakan mereka mengembangkan virus Corona versi laboratorium dari tubuh pasien yang terinfeksi untuk uji coba. Tanggapan yang sesuai dengan berita tersebut adalah ... A. Pemerintah Australia telah tanggap menghadapi serangan virus Corona dengan menemukan vaksin virus tersebut. B. Para ilmuan perlu segera mempelajari virus corona yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dunia karena persebarannya sangat cepat. C. Masyarakat perlu mawas diri dan menjaga kesehatan dalam menghadapi serangan virus corona yang mulai menyebar di Indonesia, D. Virus corona menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia.

26

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan