Ayyaa A

08 Maret 2022 01:20

Iklan

Ayyaa A

08 Maret 2022 01:20

Pertanyaan

Pernyataan yang benar mengenai bilangan oksidasi adalah .... a. Atom O dalam senyawa selalu mempunyai bilangan oksidasi -2 b. Bilangan oksidasi atom O dalam molekul ozon adalah nol c. Bilangan oksidasi atom C dalam grafit adalah +4 d. Saat bersenyawa dengan natrium bilangan oksidasi atom H adalah +1 e. Bilangan oksidasi atom S dalam senyawa SF6 adalah +5

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

16

:

02

:

18

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

G. Suprobo

12 Maret 2022 05:07

Jawaban terverifikasi

Halo Halo , Kakak bantu jawab ya. Jawaban yang benar adalah B. Simak pembahasan berikut ya. Jumlah muatan positif dan negatif pada suatu atom bisa kita sebut dengan bilangan oksidasi (biloks). Terdapat 8 aturan yang harus kamu ketahui dalam menentukan bilangan oksidasi suatu atom, antara lain adalah sebagai berikut: 1. Bilangan oksidasi unsur bebas adalah 0 Unsur bebas adalah unsur yang tidak bergabung atau berikatan secara kimia dengan unsur lain. Unsur bebas terbagi menjadi dua, yaitu unsur bebas berbentuk atom, seperti C, Ca, Cu, Na, Fe, Al, Ne dan unsur bebas berbentuk molekul, seperti H2, O2, Cl2, P4, S8. Semua unsur-unsur tersebut akan memiliki bilangan oksidasi 0. 2. Bilangan oksidasi ion monoatom (1 atom) dan poliatom (lebih dari 1 atom) sesuai dengan jenis muatan ionnya. Contoh: bilangan oksidasi ion monoatom Na+, Mg2+, dan Al3+ berturut-turut adalah +1, +2, dan +3. 3. Bilangan oksidasi unsur pada golongan logam IA, IIA, dan IIIA sesuai dengan golongannya.Contoh: bilangan oksidasi Na dalam senyawa NaCl adalah +1. 4. Bilangan oksidasi unsur golongan transisi (golongan B) lebih dari satu. Contoh: bilangan oksidasi Cu = +1 dan +2. 5. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur yang membentuk ion = jumlah muatannya. Contoh: NH4+ = +1. 6. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur yang membentuk senyawa = 0. Contoh: H2O = 0. 7. Bilangan oksidasi hidrogen (H) bila berikatan dengan logam = -1. Bila H berikatan dengan non-logam = +1 Contoh: biloks H dalam AlH3 = -1. 8. Bilangan oksidasi oksigen (O) dalam senyawa peroksida = -1. Bilangan oksidasi O dalam senyawa non-peroksida = -2. Contoh: biloks O dalam BaO2 = -1. Berdasarkan uraian di atas, maka opsi: A. Atom O dalam senyawa selalu mempunyai bilangan oksidasi -2 (salah) B. Bilangan oksidasi atom O dalam molekul ozon adalah nol (benar) Ozon dengan rumus kimia O3 termasuk molekul bebas berbentuk molekul. Biloks molekul bebas adalah 0. C. Bilangan oksidasi atom C dalam grafit adalah +4 (salah) Grafit atau C adalah molekul bebas sehingga biloksnya adalah 0. D. Saat bersenyawa dengan natrium, bilangan oksidasi atom H adalah +1 (salah) Natrium termasuk logam sehingga jika atom H berikatan dengan atom Na maka biloks H adalah -1. E. Bilangan oksidasi atom S dalam senyawa SF6 adalah +5 (salah) Biloks S pada SF6 adalah +6. biloks S+6xbiloks F=0 biloks S+ 6(-1)=0 biloks S-6=0 biloks S=+6 Dengan demikian, pernyataan yang benar mengenai bilangan oksidasi adalah bilangan oksidasi atom O dalam molekul ozon adalah nol.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tulislah nama yang benar untuk senyawa di bawah ini menggunakan Sistem Yunani dan Bilangan Oksidasi! (j)PCI5

35

5.0

Jawaban terverifikasi