Rahmat S
12 Mei 2022 07:13
Iklan
Rahmat S
12 Mei 2022 07:13
Pertanyaan
2
1
Iklan
S. SALSABILLA
Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia
12 Desember 2022 14:21
Jawaban yang tepat adalah, melanjutkan gerakan perlawanan Koreri dan strategi perang gerilya.
Untuk lebih jelas, yuk simak pembahasan berikut.
Untuk melakukan perlawanan terhadap praktik pendudukan Jepang, rakyat Biak melanjutkan gerakan perlawanan Koreri yang sebelumnya sudah pernah ada untuk melawan kolonialisme Belanda. Sejarah mencatat bahwa memasuki tahun 1943, gerakan Koreri di Biak menjelma menjadi gerakan perlawanan bersenjata, salah satunya adalah perlawanan bersenjata yang dipimpin oleh L. Rumkorem. Meskipun pada faktanya rakyat Biak memiliki persenjataan yang kalah modern dibandingkan persenjataan milik tentara Jepang, namun rakyat Biak dengan semangat pantang menyerah berani melakukan perlawanan terhadap pendudukan Jepang. Melalui komando L. Rumkorem, rakyat Biak memberikan perlawanan sengit di berbagai tempat dengan menggunakan strategi perang gerilya. Perang gerilya sendiri adalah perang yang dilakukan secara sembunyi sembunyi, penuh kecepatan, sabotase dan biasanya dalam group yang kecil tapi sangat fokus dan efektif. Hasilnya, Jepang menjadi kewalahan dalam menghadapi perlawanan rakyat Biak. Perang gerilya benar-benar menjadi ciri khas perlawanan rakyat Indonesia dalam menghadapi penjajah. Hal ini dapat dimaklumi karena terbatasnya persenjataan yang dimiliki para pejuang tersebut.
Dengan demikian, perlawanan rakyat Biak terhadap penjajah adalah dengan melanjutkan gerakan perlawanan Koreri dan strategi perang gerilya.
· 0.0 (0)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!