Rini P

03 Januari 2022 14:25

Iklan

Rini P

03 Januari 2022 14:25

Pertanyaan

Perhatikan cerita pendek beberapa paragraf berikut! Pagi itu mentari menyapaku berbisik di selah jendela kamarku. Aku membuka mata perlahan dengan gestur malas-malasan. Rasanya malas sekali mau beranjak meninggalkan singgasana kamarku ini. Tapi jam dinding ikut campur pula. Ia menggertakku, "lihat aku dasar pemalas! ish, amit-amit nih jam," gerutuku. Gaya bahasa: 3. Rasanya malas sekali mau beranjak meninggalkan singgasana kamarku ini. Kalimat tersebut merupakan majas....

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

09

:

46

:

09

Klaim

5

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Adawiyah

Mahasiswa/Alumni Universitas Jember

04 Januari 2022 02:43

Jawaban terverifikasi

Halo, Rini P, terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab ya. Jawaban dari soal di atas adalah “Hiperbola”. Untuk memahami alasan jawaban tersebut, silakan cermati pembahasan berikut. Majas merupakan ungkapan penyampaian pesan yang menggunakan kata-kata kiasan. Adapun macam-macam majas sebagai berikut: 1) Majas personifikasi, yaitu majas yang menciptakan perumpamaan benda mati dengan sifat menyerupai manusia. Misalnya: “Angin, sampaikanlah salamku padanya,”. 2) Majas Alegori, yaitu majas yang menggunakan sesuatu untuk mewakili suatu hal yang lain (simbolik) secara keseluruhan dalam suatu teks. Misalnya: “Hidup itu seperti roda berputar, kadang di atas, kadang pula di bawah”. 3) Majas Metafora, yaitu majas yang memakai analogi atau perumpamaan terhadap dua hal yang berbeda. Misalnya: “Anak itu dikenal sebagai kutu buku di kelasnya”. 4) Majas Metonimia, yaitu majas yang menyatakan suatu hal dengan dengan memakai kata lain yang punya keterkaitan (misalnya sebuah merek dagang). Misalnya: “Jamaah haji Indonesia pergi ke Makkah menggunakan Garuda”. 5) Majas Litotes, yaitu majas yang menggunakan ungkapan penurunan kualitas untuk merendahkan diri. Misalnya: “Silakan masuk ke gubukku yang kumuh”. 6) Majas Hiperbola, yaitu majas yang menggunakan ungkapan berlebihan dan tidak masuk akal. Misalnya: “Dentuman itu menggelegar membelah angkasa”. 7) Majas Pars Pro Toto, yaitu majas yang menggunakan sebagian objek untuk menunjukkan keseluruhan objek. Misalnya: “Dari tadi pagi, ia tak menampakkan batang hidungnya”. 8) Majas Totem Pro Parte, yaitu majas yang mengungkapkan keseluruhan objek padahal hanya sebagian objek saja. Misalnya: “Indonesia mengalahkan Malaysia dalam pertandingan sepakbola tadi malam”. 9) Majas Eufimisme, yaitu majas yang menggunakan ungkapan lebih halus terhadap ungkapan yang dirasa kasar atau merugikan. Misalnya: “Saat ini sedang dibahas penyesuaian tarif tol”. 10) Majas Ironi, yaitu majas sindiran yang menyembunyikan fakta dan mengatakan hal yang sebaliknya. Misalnya: “Suaranya sangat merdu sekali seperti kaset kusut”. 11) Majas Sarkasme, yaitu majas yang menggunakan sindiran yang kasar. Misalnya: “Putih benar wajah kamu, sampai bisa aku sendoki bedaknya”. Berdasarkan pemaparan di atas, kalimat tersebut merupakan majas “Hiperbola” karena dalam kalimat tersebut terdapat kata ‘singgasana’ yang bermakna kursi kerajaan untuk tempat duduk raja, sehingga kalimat tersebut terkesan dilebih-lebihkan. Dengan demikian, kalimat tersebut merupakan majas “Hiperbola”. Semoga membantu.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Sejak kecil kau telah akrab dengan lingkungan sekolah ini karena sering diajak ibumu kemari. Tak heran ketika sudah waktunya untuk masuk sekolah, kau begitu **supel** dan teman-temanmu pun sudah banyak. Mereka umumnya murid-murid yang pernah diajar ibumu waktu kelas satu. Sedangkan aku? Aku waktu itu baru saja pindah ke kota kecil ini. Makna kata bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. ramah C. santun B. sopan D. baik

50

5.0

Jawaban terverifikasi

Teks berikut untuk soai nomor 4. 1) Ilmuwan di berbagai belahan dunia berkejaran dengan waktu untuk menciptakan vaksin guna mengatasi virus Corona jenis baru. Vaksin perlu segera diciptakan karena kematian akibat virus Corona yang terus bertambah dan penyebaran virus yang kian meluas. 2) Pada Jum'at (7-2-2020), Komisi Kesehatan Nasional Cina mencatat jumlah kematian akibat virus Corona baru telah mencapai 636 kasus, sedangkan jumlah warga yang terinfeksi menjadi 31.161 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Hubei, Cina, tempat vi kesehatan du niairus pertama muncul. Selain di Cina, virus itu kini telah menyebar ke lebih dari 25 negara. 3) Para ilmuwan bekerja dalam kecepatan penuh untuk menemukan vaksin bagi virus Corona baru atau penyakit pernapasan akut 2019-nCOV. Sebagai pusat epidemic, ilmuwan Cina berupaya menemukan vaksin bagi virus itu. Perkembangan terbaru adalah mereka menciptakan peta genetik virus. 4) Ilmuwan dari Australia, Kanada, hingga Prancis ikut menciptakan berbagai jenis inokulasi bersama sejumlah perusahaan biotek dan vaksin. Beberapa waktu lalu, Kepala Laboratorium Identifikasi Virus dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan kekebalan, Melbourne, Julian Druce, menyatakan mereka mengembangkan virus Corona versi laboratorium dari tubuh pasien yang terinfeksi untuk uji coba. Tanggapan yang sesuai dengan berita tersebut adalah ... A. Pemerintah Australia telah tanggap menghadapi serangan virus Corona dengan menemukan vaksin virus tersebut. B. Para ilmuan perlu segera mempelajari virus corona yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dunia karena persebarannya sangat cepat. C. Masyarakat perlu mawas diri dan menjaga kesehatan dalam menghadapi serangan virus corona yang mulai menyebar di Indonesia, D. Virus corona menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia.

30

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan