Andika P

04 Maret 2022 15:41

Iklan

Andika P

04 Maret 2022 15:41

Pertanyaan

Perbaikilah kalimat berikut sehingga menjadi kalimat efektif! a.Agar supaya cepat sembuh,minumlah obat secara teratut b.Bunga desa itu sungguh sangat cantik c.kalau seandainya aku lulus ujian,aku akan lebih giat belajar d.Apa pun akan aku lakukan demi untuk meraih cita citaku

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

02

:

07

:

45

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

F. Siregar

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Medan

13 Maret 2022 10:42

Jawaban terverifikasi

Halo, Andika P. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru ๐Ÿ˜Š Kakak bantu jawab, ya. Perbaikan kalimat tersebut menjadi kalimat efektif, yaitu sebagai berikut. a. "Agar cepat sembuh, minumlah obat secara teratur." b. "Bunga desa itu sungguh cantik." c. "Kalau aku lulus ujian, aku akan lebih giat belajar." d. "Apa pun akan aku lakukan demi meraih cita citaku." Perhatikan penjelasan berikut, ya. Kalimat efektif adalah kalimat yang memiliki potensi untuk menyampaikan pesan, ide, gagasan, atau informasi secara utuh, jelas dan tepat sehingga pembaca dapat memahami maksud yang diungkapkan penulis. Salah satu syarat sebuah kalimat efektif adalah kehematan kata. Kehematan kata berkaitan dengan kalimat yang ringkas dan tidak bertele-tele. Beberapa hal yang mengakibatkan ketidakhematan kata, yaitu: 1. Penggunaan kata-kata yang bermakna sama di dalam sebuah kalimat (pleonasme). Contohnya, "sangat mudah sekali", "agak sedikit jauh", dan lainnya. 2. Penggunaan kata yang bermakna jamak yang berlebihan. Contohnya, "Para Bapak-bapak sekalian", "Semua para hadirin", dan lainnya. Berdasarkan penjelasan di atas, analisis perbaikan kalimat tersebut menjadi kalimat efektif, yaitu sebagai berikut. - Kata 'agar' dan 'supaya' dapat dihilangkan salah satunya karena bersinonim. "Agar supaya cepat sembuh, minumlah obat secara teratur" menjadi "Agar cepat sembuh, minumlah obat secara teratur." - Kata 'sungguh' dan 'sangat' dapat dihilangkan salah satunya karena bersinonim. "Bunga desa itu sungguh sangat cantik" menjadi "Bunga desa itu sungguh cantik." - Kata 'kalau' dan 'seandainya' dapat dihilangkan salah satunya karena bersinonim. "Kalau seandainya aku lulus ujian, aku akan lebih giat belajar" menjadi "Kalau aku lulus ujian, aku akan lebih giat belajar." - Kata 'demi' dan 'untuk' dapat dihilangkan salah satunya karena bersinonim. "Apa pun akan aku lakukan demi untuk meraih cita citaku" menjadi "Apa pun akan aku lakukan demi meraih cita citaku." Dengan demikian, perbaikan kalimat tersebut menjadi kalimat efektif, yaitu sebagai berikut. a. "Agar cepat sembuh, minumlah obat secara teratur." b. "Bunga desa itu sungguh cantik." c. "Kalau aku lulus ujian, aku akan lebih giat belajar." d. "Apa pun akan aku lakukan demi meraih cita citaku." Semoga membantu ๐Ÿ˜Š


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Sejak kecil kau telah akrab dengan lingkungan sekolah ini karena sering diajak ibumu kemari. Tak heran ketika sudah waktunya untuk masuk sekolah, kau begitu **supel** dan teman-temanmu pun sudah banyak. Mereka umumnya murid-murid yang pernah diajar ibumu waktu kelas satu. Sedangkan aku? Aku waktu itu baru saja pindah ke kota kecil ini. Makna kata bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. ramah C. santun B. sopan D. baik

45

5.0

Jawaban terverifikasi

Teks berikut untuk soai nomor 4. 1) Ilmuwan di berbagai belahan dunia berkejaran dengan waktu untuk menciptakan vaksin guna mengatasi virus Corona jenis baru. Vaksin perlu segera diciptakan karena kematian akibat virus Corona yang terus bertambah dan penyebaran virus yang kian meluas. 2) Pada Jum'at (7-2-2020), Komisi Kesehatan Nasional Cina mencatat jumlah kematian akibat virus Corona baru telah mencapai 636 kasus, sedangkan jumlah warga yang terinfeksi menjadi 31.161 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Hubei, Cina, tempat vi kesehatan du niairus pertama muncul. Selain di Cina, virus itu kini telah menyebar ke lebih dari 25 negara. 3) Para ilmuwan bekerja dalam kecepatan penuh untuk menemukan vaksin bagi virus Corona baru atau penyakit pernapasan akut 2019-nCOV. Sebagai pusat epidemic, ilmuwan Cina berupaya menemukan vaksin bagi virus itu. Perkembangan terbaru adalah mereka menciptakan peta genetik virus. 4) Ilmuwan dari Australia, Kanada, hingga Prancis ikut menciptakan berbagai jenis inokulasi bersama sejumlah perusahaan biotek dan vaksin. Beberapa waktu lalu, Kepala Laboratorium Identifikasi Virus dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan kekebalan, Melbourne, Julian Druce, menyatakan mereka mengembangkan virus Corona versi laboratorium dari tubuh pasien yang terinfeksi untuk uji coba. Tanggapan yang sesuai dengan berita tersebut adalah ... A. Pemerintah Australia telah tanggap menghadapi serangan virus Corona dengan menemukan vaksin virus tersebut. B. Para ilmuan perlu segera mempelajari virus corona yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dunia karena persebarannya sangat cepat. C. Masyarakat perlu mawas diri dan menjaga kesehatan dalam menghadapi serangan virus corona yang mulai menyebar di Indonesia, D. Virus corona menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia.

23

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan