Rahmat S

04 April 2022 23:57

Iklan

Rahmat S

04 April 2022 23:57

Pertanyaan

Perang Padri dapat dikelompokkan kedalam dua periode. Jelaskan kedua periode tersebut!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

07

:

06

:

50

Klaim

4

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. Rafika

05 April 2022 02:48

Jawaban terverifikasi

Halo Rahmat, kakak bantu jawab ya. Perang Padri yang berlangsung pada 1821-1837 berlangsung dalam tiga tahap. Tahap pertama (1821-1825) kaum Padri menyerang pos-pos dan pencegatan terhadap patroli-patroli Belanda. Tahap kedua (1825-1830) upaya damai dilakukan oleh Belanda. Tahap ketiga (1830-1838) Belanda melakukan serangan besar-besaran terhadap kaum Padri. Untuk lebih detailnya, yuk simak penjelasan berikut. Perang Padri merupakan perlawanan kaum Padri terhadap dominasi pemerintahan Hindia Belanda di Sumatera Barat. Perang ini bermula adanya pertentangan antara kaum Padri dengan kaum Adat dalam masalah praktik keagamaan. Pertentangan itu dimanfaatkan sebagai pintu masuk bagi Belanda untuk campur tangan dalam urusan Minangkabau. Perang ini berlangsung dalam tiga tahap, yaitu: 1. Tahap pertama (1821-1825) kaum Padri menyerang pos-pos dan pencegatan terhadap patroli-patroli Belanda. Bulan September 1821 pos-pos Simawang menjadi sasaran serbuan kaum Padri. Begitu pula dengan pos-pos lain seperti Soli Air, dan Sipinang. Kemudian Tuanku Pasaman menggerakkan sekitar 20.000 sampai 25.000 pasukan untuk mengadakan serangan di sekitar hutan di sebelah timur gunung. Pada periode ini, serangan kaum Padri meluas di berbagai wilayah Minangkabau. Belanda merasa kewalahan dalam melawan kaum Padri, sehingga mengambil strategi damai. Oleh karena itu, pada tanggal 26 Januari 1824 tercapailah perundingan damai antara Belanda dengan kaum Padri di wilayah Alahan Panjang. Perundingan ini dikenal dengan Perjanjian Masang. Tuanku Imam Bonjol tidak keberatan dengan adanya perjanjian damai tersebut. Akan tetapi, Belanda justru memanfaatkan perdamaian tersebut untuk menduduki daerah-daerah lain. Tuanku Imam Bonjol menggelorakan kembali semangat untuk melawan Belanda. Dengan demikian, perlawanan kaum Padri masih terus berlangsung di berbagai tempat. 2. Tahap kedua (1825-1830) upaya damai dilakukan oleh Belanda. Bagi Belanda tahun itu digunakan untuk sedikit mengendorkan ofensifnya dalam Perang Padri. Upaya damai diusahakan sekuat tenaga. Oleh karena itu, Kolonel De Stuers yang merupakan penguasa sipil dan militer di Sumatera Barat berusaha mengadakan kontak dengan tokoh-tokoh kaum Padri untuk menghentikan perang dan sebaliknya perlu mengadakan perjanjian damai. Kaum Padri tidak begitu menghiraukan ajakan damai dari Belanda, karena Belanda sudah biasa bersikap licik. Belanda kemudian minta bantuan kepada seorang saudagar keturunan Arab yang bernama Sulaiman Aljufri untuk mendekati dan membujuk para pemuka kaum Padri agar dapat diajak berdamai. Sulaiman Aljufri menemui Tuanku Imam Bonjol agar bersedia berdamai dengan Belanda. Tuanku Imam Bonjol menolak. Kemudian menemui Tuanku Lintau ternyata merespon ajakan damai itu. Hal ini juga didukung Tuanku Nan Renceh. Itulah sebabnya pada tanggal 15 November 1825 ditandatangani Perjanjian Padang. 3. Tahap ketiga (1830-1838) Belanda melakukan serangan besar-besaran terhadap kaum Padri. Hal ini dikarenakan Belanda telah berhasil menangani Perang Diponegoro di Jawa. Seiring dengan datangnya bantuan pasukan dari Jawa pada tahun 1832 maka Belanda semakin ofensif terhadap kekuatan kaum Padri di berbagai daerah. Pasukan yang datang dari Jawa itu antara lain pasukan legium Sentot Ali Basah Prawirodirjo dengan 300 prajurit bersenjata. Pada 1833 kekuatan Belanda sudah begitu besar. Dengan kekuatan yang berlipat ganda Belanda melakukan penyerangan terhadap pos-pos pertahanan kaum Padri. Di Banuhampu, Kamang, Guguk Sigandang, Tanjung Alam, Sungai Puar, Candung dan beberapa nagari di Agam. Semoga membantu ya...


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi