Watana A

31 Januari 2023 13:35

Iklan

Watana A

31 Januari 2023 13:35

Pertanyaan

Penerapan listrik statis dalam kehidupan sehari hari juga terdapat pada hewan penghasil listrik, identifikasi hewan apa saja yang menghasilkan listrik sebagai imfuls rangsang dalam tubuhnya.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

18

:

41

:

38

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Maiza

Mahasiswa/Alumni Institut Teknologi Bandung

28 Februari 2023 10:14

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah belut listrik, platifus, dan lebah madu timur.</p><p>&nbsp;</p><p>1. Belut Listrik<br>&nbsp;Belut listrik bisa menghasilkan listrik. Bentuk dari belut listrik ini tidak mirip dengan belut biasanya melainkan lebih mirip dengan ikan.</p><p>Ciri yang paling menarik dari belut listrik adalah tiga pasang organ perut yang menghasilkan listrik. Ini dikenal sebagai organ utama, organ Sach, dan organ Hunter.</p><p>Listrik yang dihasilkan oleh belut ini digunakan untuk menyetrum mangsanya.</p><p>&nbsp;</p><p>2. Lele Listrik<br>Lele listrik merupakan lele dari berasal dari keluarga Malapteruridae, yang memiliki dua genus dan 19 spesies. Banyak spesies dari keluarga ini bisa menghasilkan listrik hingga 350 volt, sesuai dengan namanya.</p><p>Keberadaan dari hewan penghasil listrik ini bisa ditemukan di sepanjang sungai Nil. Mereka memakan ikan lain, telur ikan, detritus, dan invertebrata dengan kebiasaan makan yang bervariasi menurut spesies.</p><p>Pada zaman Mesir Kuno, sengatan listrik yang menghasilkan ikan lele listrik digunakan untuk mengobati nyeri radang sendi. Untuk tujuan ini, hanya ikan berukuran kecil yang digunakan karena yang lebih besar menghasilkan kejutan yang menyakitkan.</p><p>&nbsp;</p><p>2. Platipus</p><p>Platipus memanfaatkan listrik untuk keperluan berburu dan penentu arah.</p><p>Saat menyelam dan mencari mangsa, platipus akan menutup mata, hidung, dan telinganya. Sebagai gantinya, platipus akan menggunakan moncongnya sebagai reseptor untuk memudahkannya berburu mangsa.</p><p>Reseptor ini sangat sensitif karena akan mendeteksi medan listrik yang berukuran sangat kecil. Itulah sebabnya, platipus dapat mendeteksi makanannya di lumpur yang tidak dapat dideteksi oleh indra lainnya.</p><p>&nbsp;</p><p>3. Lebah madu timur<br>Lebah madu timur atau Apis cerana merupakan salah satu spesies hewan yang dapat menghasilkan listrik dari sinar Matahari. Lebah jenis ini memiliki bagian tubuh yang dapat menangkap tenaga surya, yang dinamakan 'sel surya'.</p><p>Cahaya Matahari tersebut diubah menjadi energi listrik dalam bagian tubuhnya yang lain, yakni pigmen cokelat. Hal ini membuat lebah madu timur menjadi satu-satunya spesies yang dapat mengubah cahaya Matahari menjadi energi listrik secara alami. Energi listrik yang dihasilkan dari tubuh lebah tersebut dapat digunakan sebagai navigator atau petunjuk arah, terutama pada saat cuaca buruk.</p><p>&nbsp;</p><p>Jadi, hewan apa saja yang menghasilkan listrik sebagai imfuls rangsang dalam tubuhnya adalah belut listrik, platifus, dan lebah madu timur.</p>

Jawaban yang benar adalah belut listrik, platifus, dan lebah madu timur.

 

1. Belut Listrik
 Belut listrik bisa menghasilkan listrik. Bentuk dari belut listrik ini tidak mirip dengan belut biasanya melainkan lebih mirip dengan ikan.

Ciri yang paling menarik dari belut listrik adalah tiga pasang organ perut yang menghasilkan listrik. Ini dikenal sebagai organ utama, organ Sach, dan organ Hunter.

Listrik yang dihasilkan oleh belut ini digunakan untuk menyetrum mangsanya.

 

2. Lele Listrik
Lele listrik merupakan lele dari berasal dari keluarga Malapteruridae, yang memiliki dua genus dan 19 spesies. Banyak spesies dari keluarga ini bisa menghasilkan listrik hingga 350 volt, sesuai dengan namanya.

Keberadaan dari hewan penghasil listrik ini bisa ditemukan di sepanjang sungai Nil. Mereka memakan ikan lain, telur ikan, detritus, dan invertebrata dengan kebiasaan makan yang bervariasi menurut spesies.

Pada zaman Mesir Kuno, sengatan listrik yang menghasilkan ikan lele listrik digunakan untuk mengobati nyeri radang sendi. Untuk tujuan ini, hanya ikan berukuran kecil yang digunakan karena yang lebih besar menghasilkan kejutan yang menyakitkan.

 

2. Platipus

Platipus memanfaatkan listrik untuk keperluan berburu dan penentu arah.

Saat menyelam dan mencari mangsa, platipus akan menutup mata, hidung, dan telinganya. Sebagai gantinya, platipus akan menggunakan moncongnya sebagai reseptor untuk memudahkannya berburu mangsa.

Reseptor ini sangat sensitif karena akan mendeteksi medan listrik yang berukuran sangat kecil. Itulah sebabnya, platipus dapat mendeteksi makanannya di lumpur yang tidak dapat dideteksi oleh indra lainnya.

 

3. Lebah madu timur
Lebah madu timur atau Apis cerana merupakan salah satu spesies hewan yang dapat menghasilkan listrik dari sinar Matahari. Lebah jenis ini memiliki bagian tubuh yang dapat menangkap tenaga surya, yang dinamakan 'sel surya'.

Cahaya Matahari tersebut diubah menjadi energi listrik dalam bagian tubuhnya yang lain, yakni pigmen cokelat. Hal ini membuat lebah madu timur menjadi satu-satunya spesies yang dapat mengubah cahaya Matahari menjadi energi listrik secara alami. Energi listrik yang dihasilkan dari tubuh lebah tersebut dapat digunakan sebagai navigator atau petunjuk arah, terutama pada saat cuaca buruk.

 

Jadi, hewan apa saja yang menghasilkan listrik sebagai imfuls rangsang dalam tubuhnya adalah belut listrik, platifus, dan lebah madu timur.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Berapa kalor yang dilepaskan 40 g besi jika suhunya turun dari 90°C menjadi 60°C? (kalor jenis besi 450 J/kg °C)

11

5.0

Jawaban terverifikasi