Rahmat S

07 Juli 2022 06:39

Iklan

Rahmat S

07 Juli 2022 06:39

Pertanyaan

Penderitaan rakyat di bidang ekonomi pada jaman jepang adalah hasil pertanian yang sangat menurun. hal itu disebabkan ....

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

23

:

16

:

56

Klaim

5

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Halimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Indraprasta PGRI

07 Juli 2022 12:11

Jawaban terverifikasi

Para petani banyak yang dijadikan romusha. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut. Pada bulan Oktober 1943, Jepang memerintahkan penghimpunan serdadu-serdadu ekonomi (romusha), terutama para petani yang diambil dari desa-desa di Jawa untuk menjadi 'budak yang membantu menyiapkan semua keperluan perang. Romusha atau sebutan untuk para pekerja dimasa Jepang biasnya diambil dari rakyat desa karena tidak akan bersikap kritis dan melawan karena mereka akan dipekerjakan secara sukarela (kasarnya sebagai budak), selain itu romusha diambil dari rakyat yang tidak bersekolah. Mereka akan dipekerjakan kasar dalam pembangunan insfrastruktur seperti jalan raya, jembatan, lapangan udara dll atau di perkebunan Jepang, dimana semuanya untuk kepentingan Jepang. Dampak tersebut adalah para petani tidak memiliki waktu untuk mengolah lahan mereka untuk memenuhi kebutuhan pangan (makanan), akhirnya hasil pertanian pada itu sangat menurun. Dengan demikian, penderitaan rakyat di bidang ekonomi pada jaman Jepang adalah hasil pertanian yang sangat menurun, hal itu disebabkan karena para petani banyak yang dijadikan romusha. Semoga membantu yaa :))


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

30

5.0

Jawaban terverifikasi