Agung S

25 Desember 2021 17:10

Iklan

Agung S

25 Desember 2021 17:10

Pertanyaan

Pemerintah kolonial belanda hanya memberikan model pendidikan untuk pribumi berupa sekolah...

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

07

:

42

:

07

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

D. Galuh

Mahasiswa/Alumni Universitas Lampung

13 Januari 2022 09:52

Jawaban terverifikasi

Hai Agung S, kakak bantu jawab ya. Pemerintah kolonial belanda hanya memberikan model pendidikan untuk pribumi berupa pertama, sekolah pendidikan dasar meliputi jenis sekolah dengan pengantar bahasa Belanda (HIS) dan sekolah rakyat menggunakan bahasa melayu (Volkschool). Kedua, Pendidikan lanjutan yang meliputi pendidikan umum (MULO dan AMS). Serta, yang ketiga ialah pendidikan tinggi. Untuk lebih jelasnya, pahamilah penjelasan berikut: Perkembangan pendidikan di Indonesia menjadi lebih progresif ketika memasuki tahun 1900, yakni pada era Ratu Juliana berkuasa di Kerajaan Belanda. Pemerintah Hindia Belanda menerapkan politik etis pada tahun 1899 dengan motto de Eereschuld (hutang kehormatan) kepada rakyat Hindia Belanda terutama pribumi. Secara umum, model pendidikan untuk pribumi sejak diterapkannya Politik Etis terdiri dari beberapa tingkatan sekolah yaitu sebagai berikut. 1. Pendidikan dasar Bagi pribumi, HIS (Hollandsch Inlandsche School) merupakan jalan utama untuk meningkatkan derajat sosial, karena sekolah ini pada awalnya diperuntukkan bagi orang-orang elite saja. Setelah adanya Politik Etis sekolah ini bisa dimasuki oleh anak-anak golongan biasa. HIS merupakan sekolah pendidikan dasar yang disediakan bagi pribumi. Sekolah ini memberikan tujuh tahun masa belajar bagi siswanya dan menggunakan bahasa pengantar, bahasa Belanda. Ada juga sekolah desa atau Volkschool (sekolah rakyat) yang masa belajarnya hanya tiga tahun. Di sekolah itu, siswa hanya diajari membaca, menulis, dan berhitung. 2. Pendidikan lanjutan Pendidikan lanjutan terbagi menjadi dua tahapan sekolah bagi pribumi diantaranya adalah MULO dan AMS. MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs) merupakan kelanjutan dari sekolah dasar yang berbahasa pengantar Bahasa Belanda, sehingga MULO dapat dimasukkan dalam jenjang pendidikan lanjutan. MULO dapat ditempuh melalui 3 tahun masa belajar. Adapun, AMS (Algemeene Middelbare School) didirikan sebagai sekolah lanjutan MULO dan sekaligus sebagai persiapan untuk memasuki perguruan tinggi dengan lama belajar 3 tahun yang sekarang ini setara dengan SMA. 3. Pendidikan tinggi Setelah lulus MULO dan AMS, pribumi dapat melanjutkan pendidikannya apabila ia berkenan. Terdapat beberapa sekolah tinggi di Indonesia yang akan menerima atau bisa pula melanjutkan pendidikan ke Universitas di negeri Belanda. Beberapa sekolah tinggi di Indonesia pada masa itu ialah STOVIA di Jakarta, Landbouw School di Bogor, dan Technik Hoge School di Bandung. Semoga membantu ya.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

29

5.0

Jawaban terverifikasi