Nabila A

28 Mei 2022 02:15

Iklan

Nabila A

28 Mei 2022 02:15

Pertanyaan

pemberontakan di/tii merupakan pemberontakan yang menyebar diberbagai daerah di indonesia. berikut ini perbedaan antara sebab khusus pemberontakan di/tii jawa barat dan di/tii sulawesi selatan adalah…

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

17

:

52

:

03

Klaim

6

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Halimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Indraprasta PGRI

28 Mei 2022 15:51

Jawaban terverifikasi

Sebab khusus DI/TII Jawa Barat adalah karena Kartosuwiryo yaitu pemimpin pemberontakan kecewa akan hasil perjanian Renville dan ingin menguasai Jawa Barat untuk mendirikan NII. Sedangkan sebab khusus DI/TII Sulawesi Selatan disebabkan oleh Presiden menolak permintaan Letnan Kolonel Kahar Muzakkar agar KGGS tidak dibubarkan tetapi masuk dalam kesatuan APRIS. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut. Pemberontakan DI/TII terjadi di beberapa wilayah Indonesia, pertama di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan hingga Aceh. 1. DI/TII Jawa Barat Pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) dipimpin oleh Kartosuwiryo pada tanggal 7 Agustus 1949 di Jawa Barat. Pemberontakan ini terjadi karena Kartosuwiryo kecewa akan hasil perjanian Renvile. Akibat perjanjian Renvile, pemerintah menerapkan kebijakan RERA, sehingga Indonesia harus menarik pasukannya dari daerah kantong gerilya yang berada di dalam garis demarkasi van Mook (batas wilayah Indonesia yang diduduki Belanda ) karena Jawa Barat bukan wilayah Indonesia lagi. Karena para tokoh DI/TII tidak dapat jabatan yang layak setelah RERA, dari situ Kartosuwiryo ingin menguasai seluruh Jawa Barat dan enggan mengakui Republik Indonesia. Lalu ia mendirikan Negara Islam Indonesia/NII untuk mengganti Pancasila sebagai dasar negara dengan syari'at Islam. Kebijakan Kartosuwiryo dengan mendirikan NII (disintegrasi) dalam Negara Republik Indonesia telah mengkhianati cita-cita proklamasi kemerdekaan dan pancasila, dimana cita-cita tersebut adalah Indonesia perlu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan agar tidak mudah dipecah belah dan dikuasai lagi bangsa penjajah. 2. DI/TII Sulawesi Selatan Pemberontakan DI/TII terjadi pula di Sulawesi Selatan di bawah pimpinan Letnan Kolonel Kahar Muzakkar. Pada tahap awal, pemberontakan ini lebih disebabkan akibat ketidakpuasan para bekas pejuang gerilya kemerdekaan terhadap kebijakan pemerintah dalam membentuk Tentara Republik dan demobilisasi yang dilakukan di Sulawesi Selatan. Saat itu Letnan Kolonel Kahar Muzakkar mengirim surat pada Presiden Soekarno agar Komando Gerilyawan Sulawesi Selatan (KGSS) tidak dibubarkan tetapi dimasukan dalam Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS) dengan nama Brigade Hassanudin. Akan tetapi Presiden menolak permintaan tersebut karena mengutamakan pasukan KNIL dan TNI terlebih dahulu dalam APRIS. Letnan Kolonel Kahar Muzakkar beserta kelompoknya kecewa dan melakukan pemberontakan. Beberapa tahun kemudian pemberontakan malah beralih dengan bergabungnya mereka ke dalam DI/TII Kartosuwiryo di Jawa Barat. Dengan demikian, sebab khusus DI/TII Jawa Barat adalah karena Kartosuwiryo yaitu pemimpin pemberontakan kecewa akan hasil perjanian Renville dan ingin menguasai Jawa Barat untuk mendirikan NII. Sedangkan sebab khusus DI/TII Sulawesi Selatan disebabkan oleh Presiden menolak permintaan Letnan Kolonel Kahar Muzakkar agar KGGS tidak dibubarkan tetapi masuk dalam kesatuan APRIS. Semoga membantu yaa :))


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

46

5.0

Jawaban terverifikasi