Paul P

08 September 2022 15:16

Iklan

Paul P

08 September 2022 15:16

Pertanyaan

Pemanasan Global Pemanasan global atau global warming adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi. Matahari memancarkan radiasinya ke bumi menembus lapisan atmosfer bumi. Radiasi tersebut akan dipantulkan kembali ke angkasa, namun sebagian gelombang tersebut diserap oleh gas rumah kaca yang berada di atmosfer. Sebagai akibatnya, gelombang tersebut terperangkap di dalam atmosfer bumi. Peristiwa ini terjadi berulang-ulang sehingga menyebabkan suhu rata-rata di permukaan bumi meningkat. Peristiwa inilah yang sering disebut dengan pemanasan global. Pemanasan global merupakan fenomena global yang disebabkan oleh aktivitas manusia di seluruh dunia, pertambahan populasi penduduk, serta pertumbuhan teknologi dan industri. Oleh karena itu, peristiwa ini berdampak global. Beberapa aktivitas manusia yang menyebabkan terjadinya pemanasan global, yaitu konsumsi bahan bakar fosil (baik untuk industri maupun untuk transportasi), emisi gas rumah kaca, pembakaran hutan, pembusukan sampah yang menghasilkan gas metana, pemakaian pupuk pada pertanian, dan kotoran ternak yang menghasilkan gas metana. Pemanasan global seharusnya dapat dihindari karena dampak pemanasan global sangat berbahaya bagi kelestarian dan kelangsungan kehidupan di bumi. Sebagai sebuah fenomena global, dampak pemanasan global dirasakan oleh seluruh umat manusia di dunia, termasuk Indonesia. Posisi Indonesia sebagai negara kepulauan menempatkan Indonesia dalam kondisi yang rentan terhadap terjadinya pemanasan global. Sebagai akibat terjadinya pemanasan global, Indonesia akan menghadapi beberapa peristiwa. Peristiwa pertama, yaitu kenaikan temperatur global yang menyebabkan mencairnya es di Kutub Utara dan Selatan. Hal ini mengakibatkan terjadinya pemuaian massa air laut dan kenaikan permukaan air laut. Kondisi ini akan menurunkan produksi tambak ikan dan udang, terjadinya pemutihan terumbu karang (coral bleaching), serta punahnya berbagai jenis ikan. Selain itu, naiknya permukaan air laut akan mengakibatkan pulau-pulau kecil dan daerah landai di Indonesia menjadi hilang. Ancaman lain yang dihadapi masyarakat adalah memburuknya kualitas air tanah karena masuk atau merembesnya air laut serta infrastruktur perkotaan yang mengalami kerusakan karena tergenang oleh air laut. Peristiwa kedua, yaitu pergeseran musim karena adanya perubahan pola curah hujan. Perubahan iklim mengakibatkan intensitas hujan yang tinggi pada periode yang singkat serta musim kemarau yang panjang. Di beberapa tempat terjadi peningkatan curah hujan sehingga meningkatkan peluang terjadinya banjir dan tanah longsor, sedangkan di tempat lain terjadi penurunan curah hujan yang berpotensi menimbulkan kekeringan. Sebagian besar daerah aliran sungai (DAS) akan terjadi perbedaan tingkat air pasang dan surut yang semakin tajam. Hal ini mengakibatkan peningkatan kekerapan terjadinya banjir atau kekeringan. Kondisi ini akan semakin parah apabila daya tampung badan sungai atau waduk tidak terpelihara akibat erosi. Kedua peristiwa yang dialami di Indonesia akibat pemanasan global akan berdampak pada beberapa sektor, yaitu kehutanan, perikanan, dan kesehatan. Dampak pada keempat sektor tersebut adalah sebagai berikut. 1. Kehutanan Dampak pada sekotor kehutanan adalah terjadinya pergantian beberapa spesies flora dan fauna. Kenaikan suhu akan menjadi faktor penyeleksi alam, yang mana spesies yang mampu beradaptasi akan bertahan, bahkan kemungkinan akan berkembang biak dengan pesat. Sementara itu, spesies yang tidak mampu beradaptasi akan mengalami kepunahan. Adanya kebakaran hutan yang terjadi merupakan akibat dari peningkatan suhu di sekitar hutan sehingga menyebabkan rumput-rumput dan ranting yang mengering mudah terbakar. Selain itu, kebakaran hutan menyebabkan punahnya berbagai keanekaragaman hayati. 2. Perikanan Peningkatan suhu air laut mengakibatkan terjadinya pemutihan terumbu karang yang dapat mematikan terumbu karang sebagai habitat berbagai jenis ikan. Suhu air laut yang meningkat juga memicu terjadinya migrasi ikan yang sensitif terhadap perubahan suhu secara besar-besaran menuju ke daerah yang lebih dingin. Peristiwa matinya terumbu karang dan migrasi ikan secara ekonomis merugikan nelayan karena menurunkan hasil tangkapan mereka. 3. Pertanian Pada umumnya, semua bentuk sistem pertanian sensitif terhadap perubahan iklim. Perubahan iklim berakibat pada pergeseran musim dan perubahan pola curah hujan. Hal tersebut berdampak pada pola pertanian, misalnya keterlambatan musim tanam atau panen, kegagalan penanaman, atau panen karena banjir, tanah longsor, dan kekeringan. Akibatnya, terjadi penurunan produksi pangan di Indonesia. Ringkasnya, perubahan iklim akan memengaruhi ketahanan pangan nasional. 4. Kesehatan Dampak pemanasan global pada sektor ini adalah meningkatnya frekuensi penyakit tropis, misalnya penyakit yang ditularkan oleh nyamuk (malaria dan demam berdarah), mewabahnya diare, penyakit kencing tikus atau leptospirosis, dan penyakit kulit. Kenaikan suhu udara akan menyebabkan masa inkubasi nyamuk semakin pendek sehingga nyamuk semakin cepat untuk berkembang biak. Bencana banjir yang melanda akan menyebabkan terkontaminasinya persediaan air bersih sehingga menimbulkan wabah penyakit diare dan leptospirosis pascabanjir. Sementara itu, kemarau panjang akan mengakibatkan krisis air bersih yang dapat menimbulkan penyakit diare dan kulit. Penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) juga menjadi ancaman seiring dengan terjadinya kebakaran hutan. Pemanasan global sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup di bumi pada umumnya dan bagi Indonesia pada khususnya. Pemanasan global menimbulkan dampak yang sangat merugikan bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu, mari kita selamatkan bumi kita dan Indonesia tercinta dari dampak pemanasan global dengan cara menghindari penyebab pemanasan global. Sudah saatnya kita bisa lebih ramah terhadap lingkungan dalam pembangunan dan pengembangan teknologi/ industri untuk kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi seiring dengan kelestarian bumi yang kita cintai ini. Kita sebaiknya dapat menghindari hal-hal yang akan menyebabkan terjadinya pemanasan global untuk bumi kita dan untuk generasi yang akan datang supaya menjadi lebih baik. Sumber: www.alpensteel.com 2. Apa yang dimaksud dengan pemanasan global (global warming)?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

10

:

23

:

29

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Sari

Mahasiswa/Alumni Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

29 Oktober 2022 22:43

Jawaban terverifikasi

Jawaban yang benar adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi. Berdasarkan pemaparan teks tentang "Pemanasan Global" di atas, dapat diketahui bahwa, pemanasan global adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi. Hal ini dapat dilihat pada kalimat pertama paragraf pertama yang berbunyi "Pemanasan global atau global warming adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi". Jadi, jawaban yang benar adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Sejak kecil kau telah akrab dengan lingkungan sekolah ini karena sering diajak ibumu kemari. Tak heran ketika sudah waktunya untuk masuk sekolah, kau begitu **supel** dan teman-temanmu pun sudah banyak. Mereka umumnya murid-murid yang pernah diajar ibumu waktu kelas satu. Sedangkan aku? Aku waktu itu baru saja pindah ke kota kecil ini. Makna kata bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. ramah C. santun B. sopan D. baik

38

5.0

Jawaban terverifikasi

Teks berikut untuk soai nomor 4. 1) Ilmuwan di berbagai belahan dunia berkejaran dengan waktu untuk menciptakan vaksin guna mengatasi virus Corona jenis baru. Vaksin perlu segera diciptakan karena kematian akibat virus Corona yang terus bertambah dan penyebaran virus yang kian meluas. 2) Pada Jum'at (7-2-2020), Komisi Kesehatan Nasional Cina mencatat jumlah kematian akibat virus Corona baru telah mencapai 636 kasus, sedangkan jumlah warga yang terinfeksi menjadi 31.161 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Hubei, Cina, tempat vi kesehatan du niairus pertama muncul. Selain di Cina, virus itu kini telah menyebar ke lebih dari 25 negara. 3) Para ilmuwan bekerja dalam kecepatan penuh untuk menemukan vaksin bagi virus Corona baru atau penyakit pernapasan akut 2019-nCOV. Sebagai pusat epidemic, ilmuwan Cina berupaya menemukan vaksin bagi virus itu. Perkembangan terbaru adalah mereka menciptakan peta genetik virus. 4) Ilmuwan dari Australia, Kanada, hingga Prancis ikut menciptakan berbagai jenis inokulasi bersama sejumlah perusahaan biotek dan vaksin. Beberapa waktu lalu, Kepala Laboratorium Identifikasi Virus dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan kekebalan, Melbourne, Julian Druce, menyatakan mereka mengembangkan virus Corona versi laboratorium dari tubuh pasien yang terinfeksi untuk uji coba. Tanggapan yang sesuai dengan berita tersebut adalah ... A. Pemerintah Australia telah tanggap menghadapi serangan virus Corona dengan menemukan vaksin virus tersebut. B. Para ilmuan perlu segera mempelajari virus corona yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dunia karena persebarannya sangat cepat. C. Masyarakat perlu mawas diri dan menjaga kesehatan dalam menghadapi serangan virus corona yang mulai menyebar di Indonesia, D. Virus corona menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia.

12

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan