Rahmat S

29 Maret 2022 11:00

Iklan

Rahmat S

29 Maret 2022 11:00

Pertanyaan

Pedanjian Renville telah menyebabkan jatuhnya Kabinet Amir Syarifuddin karena dua partai besar dalam Kabinet menarik diri, yaitu .... a. PNI dan PKI b. Masyumi dan PNI c. Partindo dan Parindra d. Murba dan PNI e. Masyumi dan PKI

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

11

:

11

:

26

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. Dewi

02 April 2022 16:01

Jawaban terverifikasi

Halo Rahmat S, kakak bantu jawab ya. Jawaban yang tepat adalah… b. Masyumi dan PNI. Untuk lebih jelasnya yuk pahami penjelasan berikut: Amir Syarifudin memimpin dua kabinet pada masa perjuangan kemerdekaan, yaitu Kabinet Amir Sjarifuddin I (3 Juli 1947 - 11 November 1947) dan Kabinet Amir Sjarifuddin II (11 November 1947 - 29 Januari 1948). Setelah pengunduran diri Kabinet Sjahrir III pada tanggal 27 Juni 1947, Presiden Sukarno mengadakan pertemuan dengan para pemimpin Partai Masyumi, Partai Nasional Indonesia (PNI), Partai Sosialis dan Partai Buruh untuk meminta mereka membentuk kabinet. Namun, para pemimpin partai tidak dapat menyetujui tuntutan Masyumi untuk jabatan menteri senior yang akan memungkinkannya untuk mendominasi kabinet. Akhirnya, pada 3 Juli, dicapai kesepakatan antara PNI, Partai Sosialis, Partai Buruh, dan partai Partai Persatuan Islam Indonesia (PSII), untuk mendukung Amir Sjarifuddin sebagai perdana menteri. Kabinet pertama ini kemudian di-resufle untuk mengakomodasi Partai Masyumi pada 11 November 1947, yang menghasilkan kabinet kedua. Perwakilan Masyumi salah satunya adalah Muhammad Roem (Menteri Dalam Negeri). Kabinet yang dipimpin Amir Syarifudin ini kemudian jatuh selepas penandatanganan perjanjian Renville, yang dianggap merugikan Indonesia. Perjanjian Renville adalah perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang ditandatangani di atas kapal perang Amerika Serikat, USS Renville. Perjanjian ini ditandatangani pada tanggal 17 Januari 1948 dan dibuat sebagai dampak Agresi Militer I Belanda. Perjanjian ini berisi batas antara wilayah Indonesia dengan Belanda yang disebut Garis Van Mook. Wilayah Indonesia didalam batas garis ini dikuasai Belanda dan pasukan Indonesia harus mengundurkan diri dari wilayah ini ke wilayah yang dikuasai para pejuang. Akibat perjanjian ini, Kabinet Amir Sjarifuddin II jatuh, saat partai Masyumi menarik dukungannya pada 16 Januari 1948 dan kemudian diikuti PNI , dan akirnya kabinet ini digantikan oleh Kabinet Hatta. Semoga membantu yaa..


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi