Anthony B

05 Oktober 2022 15:14

Iklan

Anthony B

05 Oktober 2022 15:14

Pertanyaan

Pangeran Biawak Dahulu, di pedalaman Kalimantan ada sebuah kerajaan. Rakyat kerajaan itu hidup dengan kemakmuran yang melimpah, tentram, dan damai karena kerajaan itu diperintah oleh seorang raja yang adil dan bijaksana. Raja mempunyai 7 orang putri, semuanya belum bersuami. Pada suatu ketika Raja mengadakan sayembara. Barang siapa dapat membangun istana megah di seberang sungai maka merekalah yang akan beroleh kesempatan menjadi menantunya. Pengumuman pun disebar ke pelosok negeri. Hasilnya luar biasa. Ada enam orang pemuda yang menyanggupi permintaan raja. Keenam pemuda itu bekerja keras siang dan malam, hasilnya luar biasa. Dalam tempo yang tidak terlalu lama berdirilah sebuah istana yang megah di seberang sungai, lengkap dengan isinya dan tanah lapang yang mengelilinginya. Karena istana tersebut letaknya berada di seberang sungai. Raja mengadakan sayembara kembali untuk dibuatkan jembatan agar orang yang hendak ke sana tidak usah naik perahu cukup berjalan kaki saja. Namun sungguh aneh hingga berhari-hari bahkan berminggu-minggu tidak ada seorang puri yang menyanggupi sayembara itu. Tiba-tiba entah dari mana datangnya, ada seorang nenek tua dan seekor biawak hadir di ruang persidangan. "Hamba meminang putri Paduka untuk anak hamba." "Apa?" teriak sang Raja kaget. "Benar Paduka, biar pun kami berasal dari keluarga miskin kami sanggup mengikuti sayembara itu!" kata perempuan tua itu dengan mantap. "Oh, ya tidak masalah," kata Raja. "sayembara ini terbuka untuk siapa saja. Kaya miskin, tampan je lek tidak masalah, kami tidak memandang rupa." "Benarkah Paduka tidak mamandang rupa?" "Benar ucapanku adalah jaminan. Pantang bagi raja menjilat ludah sendiri," sang raja menegaskan. "Tetapi perlu kau ingat bila anakmu gagal maka akan diberi hukuman pancung!" "Nah, anakku. Kau sudah mendengar sendiri perkataan sang raja tadi." Tak disangka biawak yang diajak bicara adalah tidak lain anaknya sendiri. Semua orang yang berada di ruang persidangan menjadi kaget. Tidak disangka jika anak yang dimaksud perempuan tua itu adalah biawak itu. Mereka semua mengira bahwa anaknya berada di rumah. Sepeninggal nenek tua lalu raja memanggil tujuh orang putrinya untuk diajak bermusyawarah. Mereka ditanya satu-satu siapa yang mau dipinang oleh seeker biawak. Enam putri menolak mentah-mentah, tinggal satu orang putri yang belum menjawab yaitu si putri bungsu. Kini sang ibu permaisuri menegaskan untuk bertanya kembali. Si putri bungsu itu langsung menjawab "Ucapan raja pantang ditarik kembali. Demi kehoramatan ayahanda selaku raja negeri ini, saya sanggup menerima pinangan Biawak itu." Permaisuri langsung jatuh pingsan karena jawaban dari putri bungsu tersebut. Keenam putri yang lain malah terheran-heran. Keesokan harinya semua orang kaget ternyata biawak itu sudah menyelesaikan pekerjaannya bahkan dia mampu menyelesaikannya hanya dalam tempo kurang dari satu malam. Raja pun kemudian menepati janjinya untuk menyandingkan para pemenang sayembara dengan putri-putrinya. Keenam pasangan tersebut terlihat serasi kecuali hanya satu pasang saja yaitu putri bungsu yang cantik bersanding dengan seekor biawak. Pada saat malam hari, keenam pasangan tersebut terdengar sedang bercanda dan tertawa. Namun hanya kamar putri bungsu saja yang tidak terdengar canda ria seperti yang lain. Ketika malam semakin larut Putri bungsu semakin mengantuk, Biawak yang kini menjadi suaminya ditinggal begitu saja di sudut kamar. Ia segera tertidur pulas. Namun di tengah malam ketika ia terjaga, ia kaget bukan kepalang, di sampingnya telah berbaring seorang pemuda tampan. Ia memekik sekuat-kuatnya. Para pengawal istana segera memeriksa ke dalam kamar putri bungsu. Namun setelah di jumpai tidak ada satu pun yang dilihat kecuali seekor Biawak tersebut. Lalu semua pengawal pun pergi karena menganggap sudah aman. Namun Putri Bungsu masih terheran-heran. Ia yakin sedang tidak bermimpi. Tapi ke mana perginya pemuda tampan itu? Pada malam ketiga, putri tidur pada siang hari dengan pulas agar nanti malam ia bisa bangun dengan pura-pura tidur nyenyak. Ternyata benar, tidak lama kemudian, pemuda itu memang muncul lagi. Dengan mata beringas putri Bungsu berkata," hai lelaki asing! sungguh kau tak tahu malu. Walau suamiku seekor bi na tang, ia jauh lebih baik dibanding kau!" "Sabar, istriku. Sebenarnya aku adalah suamimu sendiri karena waktu itu ada beberapa hal akhirnya aku dikutuk oleh dewa sehingga menjadi seekor biawak." Putri bungsu menganguk-angguk mendengar penuturan lelaki itu. Di sana ia menemukan kulit biawak. Keajaiban itu membuat iri keenam saudaranya. Hampir bersamaan mereka menyuruh suaminya untuk pergi jauh. Mereka kemudian memelihara seekor biawak liar di dalam kamar. Mereka berharap mengalami kejadian serupa yang dialami adiknya. Namun, biawak liar itu hanya biawak biasa. Keesokan harinya mereka bersama-sama menemui adik mereka tercinta yaitu si Putri Bungsu. Mereka merangkul adiknya dengan penuh rasa haru. Mereka sadar bahwa adiknya itu bersuamikan Biawak bukan karena keinginan sendiri melainkan demi berbakti dan menjaga kehormatan ayahandanya. Niat tulus itu akhirnya membuahkan nasib yang baik dan membahagiakan Putri Bungsu. Sumber: www.balangankab.go.id Jelaskan watak tokoh yang terdapat pada teks fiksi tersebut. e. Putri Bungsu

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

08

:

01

:

17

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Y. Yeni

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Padang

10 Desember 2022 11:01

Jawaban terverifikasi

Jawaban : anak yang patuh, baik hati dan tidak memandang orang dari fisiknya Watak tokoh adalah bagaimana karakter seorang tokoh pada suatu cerita. Pada cerita pangeran biawak watak dari tokoh putri bungsu adalah patuh, baik hati dan tidak memandang orang dari fisiknya hal ini tampak pada cerpen dimana saat semua saudara putri bungsu menolak pangeran biawak, putri bungsu bersedia menjadi istri pangeran biawak demi menjaga kehormatan ayahnya. Selain itu putri bungsu tidak menghina ataupun menyakiti pangeran biawak setelah terpilih menjadi suaminya. Jadi, jawaban yang tepat adalah anak yang patuh, baik hati dan tidak memandang orang dari fisiknya


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Sejak kecil kau telah akrab dengan lingkungan sekolah ini karena sering diajak ibumu kemari. Tak heran ketika sudah waktunya untuk masuk sekolah, kau begitu **supel** dan teman-temanmu pun sudah banyak. Mereka umumnya murid-murid yang pernah diajar ibumu waktu kelas satu. Sedangkan aku? Aku waktu itu baru saja pindah ke kota kecil ini. Makna kata bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. ramah C. santun B. sopan D. baik

44

5.0

Jawaban terverifikasi

Teks berikut untuk soai nomor 4. 1) Ilmuwan di berbagai belahan dunia berkejaran dengan waktu untuk menciptakan vaksin guna mengatasi virus Corona jenis baru. Vaksin perlu segera diciptakan karena kematian akibat virus Corona yang terus bertambah dan penyebaran virus yang kian meluas. 2) Pada Jum'at (7-2-2020), Komisi Kesehatan Nasional Cina mencatat jumlah kematian akibat virus Corona baru telah mencapai 636 kasus, sedangkan jumlah warga yang terinfeksi menjadi 31.161 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Hubei, Cina, tempat vi kesehatan du niairus pertama muncul. Selain di Cina, virus itu kini telah menyebar ke lebih dari 25 negara. 3) Para ilmuwan bekerja dalam kecepatan penuh untuk menemukan vaksin bagi virus Corona baru atau penyakit pernapasan akut 2019-nCOV. Sebagai pusat epidemic, ilmuwan Cina berupaya menemukan vaksin bagi virus itu. Perkembangan terbaru adalah mereka menciptakan peta genetik virus. 4) Ilmuwan dari Australia, Kanada, hingga Prancis ikut menciptakan berbagai jenis inokulasi bersama sejumlah perusahaan biotek dan vaksin. Beberapa waktu lalu, Kepala Laboratorium Identifikasi Virus dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan kekebalan, Melbourne, Julian Druce, menyatakan mereka mengembangkan virus Corona versi laboratorium dari tubuh pasien yang terinfeksi untuk uji coba. Tanggapan yang sesuai dengan berita tersebut adalah ... A. Pemerintah Australia telah tanggap menghadapi serangan virus Corona dengan menemukan vaksin virus tersebut. B. Para ilmuan perlu segera mempelajari virus corona yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dunia karena persebarannya sangat cepat. C. Masyarakat perlu mawas diri dan menjaga kesehatan dalam menghadapi serangan virus corona yang mulai menyebar di Indonesia, D. Virus corona menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia.

14

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan