Andrian F

01 Juli 2023 03:14

Iklan

Andrian F

01 Juli 2023 03:14

Pertanyaan

Pada tanggal 17 Agustus 1963 muncul Manifestasi Kebudayaan (Manikebu) sebagai reaksi atas dominasi Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra) SEBAB Lekra telah menekan kebebasan berekspresi para seniman dengan menempatkan seni untuk tujuan politik terutama kepentingan golongan kiri.

Pada tanggal 17 Agustus 1963 muncul Manifestasi Kebudayaan (Manikebu) sebagai reaksi atas dominasi Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra)

SEBAB

Lekra telah menekan kebebasan berekspresi para seniman dengan menempatkan seni untuk tujuan politik terutama kepentingan golongan kiri.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

11

:

56

:

11

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

R N

02 Juli 2023 13:13

Jawaban terverifikasi

<p>benar, lekra telah menekan kebebasan berekspresi para seniman dengan menempatkan seni dengan tujuan politik terutama kepentingan golongan kiri</p>

benar, lekra telah menekan kebebasan berekspresi para seniman dengan menempatkan seni dengan tujuan politik terutama kepentingan golongan kiri


Iklan

Nanda R

Community

17 Februari 2024 13:55

Jawaban terverifikasi

<p><br>Manifestasi Kebudayaan (Manikebu) pada tahun 1963 muncul sebagai reaksi terhadap dominasi Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra), dan salah satu sebab utama munculnya Manikebu adalah penekanan yang dilakukan oleh Lekra terhadap kebebasan berekspresi para seniman. Beberapa faktor yang menyebabkan Manikebu muncul sebagai reaksi terhadap Lekra adalah:</p><p><strong>Dominasi Ideologi Politik:</strong></p><ul><li>Lekra dianggap memiliki pengaruh yang kuat dari ideologi politik kiri, terutama terkait dengan pandangan PKI. Para seniman yang merasa terkekang oleh pandangan ideologis ini, yang menempatkan seni sebagai alat untuk mencapai tujuan politik tertentu, merasa perlu untuk memberikan alternatif.</li></ul><p><strong>Penekanan Terhadap Kebebasan Seni:</strong></p><ul><li>Lekra dianggap telah membatasi kebebasan seniman dalam berekspresi. Penekanan ini terlihat dalam pengawasan ketat terhadap karya seni yang dianggap tidak sejalan dengan ideologi politik kiri. Manikebu muncul sebagai upaya untuk mengembalikan kebebasan seniman dan menghindari kendali ideologis yang terlalu ketat.</li></ul><p><strong>Tujuan Politik Golongan Kiri:</strong></p><ul><li>Lekra dianggap menggunakan seni untuk mencapai tujuan politik golongan kiri, khususnya PKI. Para seniman yang tidak sejalan dengan ideologi ini merasa terbatasi dalam mengekspresikan kreativitas mereka tanpa harus mempertimbangkan orientasi politik tertentu.</li></ul><p><strong>Reaksi Terhadap Pembatasan Ekspresi Seni:</strong></p><ul><li>Seniman di bawah naungan Lekra diharapkan untuk menciptakan karya yang mendukung agenda politik tertentu. Manikebu muncul sebagai reaksi terhadap pembatasan ini, dengan seniman yang ingin merayakan kebebasan ekspresi dan menyuarakan ide-ide mereka tanpa terikat oleh agenda politik tertentu.</li></ul><p><strong>Kepentingan Alternatif dalam Dunia Seni:</strong></p><ul><li>Manikebu mencerminkan upaya para seniman untuk menciptakan ruang alternatif dalam dunia seni yang tidak terlalu terikat oleh ideologi politik. Munculnya Manikebu diharapkan dapat memberikan kebebasan lebih kepada seniman untuk mengekspresikan diri tanpa adanya tekanan politik.</li></ul>


Manifestasi Kebudayaan (Manikebu) pada tahun 1963 muncul sebagai reaksi terhadap dominasi Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra), dan salah satu sebab utama munculnya Manikebu adalah penekanan yang dilakukan oleh Lekra terhadap kebebasan berekspresi para seniman. Beberapa faktor yang menyebabkan Manikebu muncul sebagai reaksi terhadap Lekra adalah:

Dominasi Ideologi Politik:

  • Lekra dianggap memiliki pengaruh yang kuat dari ideologi politik kiri, terutama terkait dengan pandangan PKI. Para seniman yang merasa terkekang oleh pandangan ideologis ini, yang menempatkan seni sebagai alat untuk mencapai tujuan politik tertentu, merasa perlu untuk memberikan alternatif.

Penekanan Terhadap Kebebasan Seni:

  • Lekra dianggap telah membatasi kebebasan seniman dalam berekspresi. Penekanan ini terlihat dalam pengawasan ketat terhadap karya seni yang dianggap tidak sejalan dengan ideologi politik kiri. Manikebu muncul sebagai upaya untuk mengembalikan kebebasan seniman dan menghindari kendali ideologis yang terlalu ketat.

Tujuan Politik Golongan Kiri:

  • Lekra dianggap menggunakan seni untuk mencapai tujuan politik golongan kiri, khususnya PKI. Para seniman yang tidak sejalan dengan ideologi ini merasa terbatasi dalam mengekspresikan kreativitas mereka tanpa harus mempertimbangkan orientasi politik tertentu.

Reaksi Terhadap Pembatasan Ekspresi Seni:

  • Seniman di bawah naungan Lekra diharapkan untuk menciptakan karya yang mendukung agenda politik tertentu. Manikebu muncul sebagai reaksi terhadap pembatasan ini, dengan seniman yang ingin merayakan kebebasan ekspresi dan menyuarakan ide-ide mereka tanpa terikat oleh agenda politik tertentu.

Kepentingan Alternatif dalam Dunia Seni:

  • Manikebu mencerminkan upaya para seniman untuk menciptakan ruang alternatif dalam dunia seni yang tidak terlalu terikat oleh ideologi politik. Munculnya Manikebu diharapkan dapat memberikan kebebasan lebih kepada seniman untuk mengekspresikan diri tanpa adanya tekanan politik.

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

59

5.0

Jawaban terverifikasi