Celine K

22 Maret 2022 01:20

Iklan

Celine K

22 Maret 2022 01:20

Pertanyaan

Pada tanggal 13 Juli 1949, Pemerintah Darurat Republik Indonesia di Sumatra mengembalikan mandat kepada pemerintah pusat di Yogyakarta. Hal ini merupakan akibat dari..... a. Perundingan Renville b. Perjanjian Roem-Royen c. Perjanjian Inter-Indonesia d. Konferensi Meja Bundar e. Perjanjian Linggarjati

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

18

:

38

:

14

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Halimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Indraprasta PGRI

27 Oktober 2022 10:43

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah b.</p><p>&nbsp;</p><p>Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut.</p><p>&nbsp;</p><p>Pada tanggal 19 Desember 1948, Belanda melakukan Agresi Militer II dan serangan diarahkan ke kota Yogyakarta sebgai ibukota RI. Sebelum pasukan Belanda menduduki Gedung Agung, Presiden Sukarno dan wakilnya Moh. Hatta menggelar rapat dan memberikan mandat kepada Syafruddin Prawiranegara untuk membentuk pemerintahan sementara dan mereka membentuk PDRI, (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) atau Kabinet Darurat yang di pimpin oleh Syarifuddin Prawiranegara di Bukit Tinggi, Sumatera Barat.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Pada tanggal 13 Juli 1949, Pemerintah Darurat Republik Indonesia harus mengembalikan mandat kepada Presiden Soekarno di Yogyakarta yang merupakan ibu kota negara sebelumnya. Hal ini merupakan akibat dari adanya Perjanjian Roem-Royen antara Pemerintah Indonesia dengan Belanda. Perjanjian Roem Royen merupakan bagian dari berbagai usaha diplomatik dalam mengatasi konflik antara Indonesia dengan Belanda, salah satunya untuk kembali meredakan situasi di Indonesia yang memanas akibat Agresi Militer Belanda II 19-20 Desember 1948.</p><p>&nbsp;</p><p>Isi Perjanjian Roem Royen :</p><p>&nbsp;</p><p>1. Menyetujui kembalinya Pemerintah RI ke Yogyakarta.</p><p>2. Menjamin penghentian gerakan-gerakan militer dan membebaskan semua tahanan politik.</p><p>3. Tidak akan mendirikan atau mengakui Negara-negara yang ada di daerah yang dikuasai RI sebelum 19 Desember 1949, dan tidak akan meluaskan Negara atau daerah dengan merugikan Republik.</p><p>4. Menyetujui adanya RI sebagai bagian dari Negara Indonesia Serikat</p><p>5. Berusaha dengan sesungguh-sungguhnya supaya KMB segera diadakan sesudah Pemerintah Republik kembali ke</p><p>&nbsp;</p><p>Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah b. Perjanjian Roem-Royen</p><p>&nbsp;</p><p>Semoga membantu yaa ;)</p>

Jawaban yang benar adalah b.

 

Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut.

 

Pada tanggal 19 Desember 1948, Belanda melakukan Agresi Militer II dan serangan diarahkan ke kota Yogyakarta sebgai ibukota RI. Sebelum pasukan Belanda menduduki Gedung Agung, Presiden Sukarno dan wakilnya Moh. Hatta menggelar rapat dan memberikan mandat kepada Syafruddin Prawiranegara untuk membentuk pemerintahan sementara dan mereka membentuk PDRI, (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) atau Kabinet Darurat yang di pimpin oleh Syarifuddin Prawiranegara di Bukit Tinggi, Sumatera Barat. 

 

Pada tanggal 13 Juli 1949, Pemerintah Darurat Republik Indonesia harus mengembalikan mandat kepada Presiden Soekarno di Yogyakarta yang merupakan ibu kota negara sebelumnya. Hal ini merupakan akibat dari adanya Perjanjian Roem-Royen antara Pemerintah Indonesia dengan Belanda. Perjanjian Roem Royen merupakan bagian dari berbagai usaha diplomatik dalam mengatasi konflik antara Indonesia dengan Belanda, salah satunya untuk kembali meredakan situasi di Indonesia yang memanas akibat Agresi Militer Belanda II 19-20 Desember 1948.

 

Isi Perjanjian Roem Royen :

 

1. Menyetujui kembalinya Pemerintah RI ke Yogyakarta.

2. Menjamin penghentian gerakan-gerakan militer dan membebaskan semua tahanan politik.

3. Tidak akan mendirikan atau mengakui Negara-negara yang ada di daerah yang dikuasai RI sebelum 19 Desember 1949, dan tidak akan meluaskan Negara atau daerah dengan merugikan Republik.

4. Menyetujui adanya RI sebagai bagian dari Negara Indonesia Serikat

5. Berusaha dengan sesungguh-sungguhnya supaya KMB segera diadakan sesudah Pemerintah Republik kembali ke

 

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah b. Perjanjian Roem-Royen

 

Semoga membantu yaa ;)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi