Celine K

29 Juni 2022 13:22

Iklan

Celine K

29 Juni 2022 13:22

Pertanyaan

pada tahun 1899 c. theodore van deventer memberikan kritik kepada pemerintah hindia belanda dengan menyebutkan bahwa kemakmuran negeri belanda diperoleh karena kerja dan jasa pribumi. oleh karena itu, pemerintah kemudian menerima usul tersebut dan menjalankan politik balas budi (trias van deventer). akan tetapi politik belanda tersebut masih bersifat kolonialistis-imperialistis. hal tersebut dapat dilihat dari tindakan…

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

00

:

56

:

02

Klaim

6

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Ramadhan

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

30 Juni 2022 10:20

Jawaban terverifikasi

Hai Celine, kakak bantu ya. Hal tersebut dapat dilihat beberapa tindakan Belanda yang diantaranya sebagai berikut: 1) Irigasi hanya untuk kepentingan perkebunan Belanda. 2) Emigrasi/transmigrasi hanya untuk mengirim orang-orang Jawa ke luar Jawa guna dijadikan buruh perkebunan dengan upah murah. 3) Pendidikan hanya sampai tingkat rendah, yang bertujuan memenuhi pegawai rendahan. Pendidikan tinggi hanya untuk orang Belanda dan sebagian anak pejabat. Untuk lebih jelasnya, pahami penjelasan berikut. Politik Etis merupakan suatu kebijakan yang ditujukan sebagai upaya balas budi Belanda terhadap eksploitasi yang telah mereka lakukan di tanah jajahan. Upaya balas budi ini dilakukan melalui perbaikan kesejahteraan penduduk di berbagai bidang kehidupan, seperti irigasi, emigrasi dan pendidikan. Kebijakan ini tentu memberikan dampak yang positif terhadap masyarakat tanah jajahan namun dalam pelaksanaannya, politik etis ini masih bersifat kolonialistis-imperialistis, seperti: 1) Irigasi hanya untuk kepentingan perkebunan Belanda. 2) Emigrasi/transmigrasi hanya untuk mengirim orang-orang Jawa ke luar Jawa guna dijadikan buruh perkebunan dengan upah murah. 3) Pendidikan hanya sampai tingkat rendah, yang bertujuan memenuhi pegawai rendahan. Pendidikan tinggi hanya untuk orang Belanda dan sebagian anak pejabat. Dengan demikian, pelaksanaan politik etis masih bersifat kolonialistis-imperialistis dilihat dari beberapa tindakan Belanda seperti irigasi hanya untuk kepentingan perkebunan Belanda, lalu emigrasi/transmigrasi hanya untuk mengirim orang-orang Jawa sebagai buruh perkebunan dengan upah murah serta pendidikan bagi pribumi yang hanya sampai tingkat rendah dengan tujuan untuk memenuhi pegawai rendahan. Semoga membantu.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

30

5.0

Jawaban terverifikasi