Agung S

17 Desember 2021 15:03

Iklan

Agung S

17 Desember 2021 15:03

Pertanyaan

Pada saat melaksanakan sistem tanam paksa, pemerintah colonial Belanda memberikan cultuurprocenten (persenan) kepada penguasa pribumi. Tindakan pemerintahan colonial Belanda tersebut mengakibatkan…. *

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

21

:

21

:

14

Klaim

5

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

K. Adriana

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

28 Desember 2021 16:18

Jawaban terverifikasi

Halo, Agung S. Kakak bantu jawab, ya. Cultuur procenten yang dilakukan oleh pemerintahan kolonial Belanda bagi penguasa pribumi mengakibatkan terjadinya eksploitasi sumber daya manusia yang merugikan rakyat. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan di bawah ini. Pada tahun 1830, Belanda menerapkan sistem tanam paksa atau cultuurstelsel. Sistem ini dicetuskan oleh Van Den Bosch. Dalam sistem tanam paksa, para petani pribumi dipaksa untuk menanami lahannya dengan tanaman-tanaman yang telah ditetapkan oleh Belanda. Tanaman-tanaman tersebut dipilih karena merupakan tanaman ekspor, seperti teh, kopi, tebu, kina, dan lain-lain. Dalam praktiknya, sistem tanam paksa memiliki berbagai penyimpangan. Penyimpangan tersebut salah satunya disebabkan oleh sistem cultuur procenten atau persenan tanaman. Sistem cultuur procenten ialah pemberian hadiah kepada para kepala pelaksana tanam paksa di daerah yang berhasil menyerahkan kelebihan hasil panen. Untuk itu, banyak dari para kepala pelaksana tersebut, seperti para penguasa lokal atau kepala desa, yang melakukan berbagai penyimpangan. Penyimpangan tersebut adalah sebagai berikut. • Tanah yang harus ditanami dalam sistem tanam paksa melebihi dari ketentuan. • Para petani tetap harus membayar pajak pada tanah yang ditanami dengan tanaman wajib. • Bagi rakyat yang tidak memiliki lahan, maka harus bekerja di pabrik atau perkebunan milik pemerintah kolonial selama lebih dari 66 hari. • Kelebihan hasil tanam dari jumlah pajak tidak dikembalikan. • Pemerintah kolonial tidak menanggung segala kerugian akibat gagal panen, melainkan para petani itu sendiri. Akibat dari dilaksanakannya sistem cultuur procenten adalah terjadi eksploitasi sumber daya manusia, yaitu petani. Para petani harus menyerahkan hasil panen melebihi ketentuan dari sistem tanam paksa, sehingga para kepala pelaksana tanam paksa dapat memperoleh hadiah yang besar dari pemerintah kolonial. Semoga bermanfaat.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

40

5.0

Jawaban terverifikasi