Clianta A

03 September 2021 03:09

Iklan

Clianta A

03 September 2021 03:09

Pertanyaan

pada pelaksanaan demokrasi pasca kemerdekaan (1945-1950) - pelaksanaan demokrasi - kabinet yang memimpin (khusus masa demokrasi liberal) - bentuk negara - bentuk pemerintahan - sistem pemerintahan - lembaga negara - peristiwa yang terjadi tiap periode

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

19

:

59

:

43

Klaim

28

3

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Shoimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

03 September 2021 16:02

Jawaban terverifikasi

Halo Clianta Indonesia adalah negara demokrasi yang dapat dibuktikan dari sudut pandang normatif dan empirik. 1. Pada masa pemerintahan revolusi kemerdekaan (1945-1949) ini, pelaksanaan demokrasi baru terbatas pada berfungsinya pers yang mendukung revolusi kemerdekaan. Sedangkan elemen-elemen demokrasi yang lain belum sepenuhnya terwujud. Karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan. 2. Demokrasi Liberal berlangsung di Indonesia dari tahun 1949 sampai 1959 dipimpin oleh Presiden Soekarno. Pada masa 9 tahun tersebut, Indonesia telah berganti kabinet sebanyak 7 kali, yaitu: Kabinet Natsir, Kabinet Sukiman, Kabinet Wilopo, Kabinet Ali Sastromijoyo I, Kabinet Burhanudin Harahap, Kabinet Ali Sastromijoyo II, dan Kabinet Djuanda. Pada masa demokrasi liberal terjadi peristiwa yang penting, yaitu pemilu 1955. Sewaktu Demokrasi Liberal berlangsung, muncul sistem multipartai yang didasari maklumat pemerintah pada 3 November 1945. Berlakunya sistem multipartai ini mendorong kemunculan banyak partai-partai politik Indonesia, hingga lebih dari 28 partai. Sayangnya, partai-partai pada masa demokrasi liberal lebih cenderung untuk mementingkan kepentingan partainya dari pada kepentingan bangsa. Ini menyebabkan seringnya kabinet berganti karena masing-masing saling berebut kepentingan. 3. Periode ini bentuk negara dibagi menjadi dua masa, yaitu pertama, antara 18 Agustus 1945 – 27 Desember 1949 bentuk negaranya Republik. Kedua antara 27 Desember 1949 – 15 Agustus 1950 bentuk negaranya adalah negara federasi, yaitu bagian dari Republik Indonesia Serikat. 4. Sistem pemerintahan juga dibagi menjadi dua, pertama 18 Agustus 1945 – 27 Desember 1949 sistem pemerintahannya adalah presidensial. Kedua, antara 27 Desember 1949 – 15 Agustus 1950 sistem pemerintahannya mulai terpengaruhi sistem parlementer, dan menjadikan Indonesia lebih liberal saat itu. 5. Lembaga negara yang ada pada tahun 1945 sampai 1950 adalah lembaga kepresidenan, MPR, DPR, DPA, KNIP, Senat RIS. 6. Peristiwa yang terjadi antara tahun 1945-1950 adalah pemindahan Ibukota ke Yogyakarta, adanya Agresi Militer I dan II, adanya pemberontakan PKI Madiun 1948, Perjanjian Linggarjati, Perjanjian Renville, Perjanjian Roem Royen, Perjanjian KMB, penyerahan kedaulatan oleh Belanda. Dengan demikian, kondisi Indonesia antara tahun 1945 sampai 1950 masih belum stabil, karena merupakan awal kemerdekaan Indonesia, dimana status Indonesia baru berubah dari negara yang dijajah menjadi negara yang merdeka. Mapel: Sejarah Kelas: 11 SMA Topik: Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Semoga membantu ya.


Iklan

Adam J

10 Mei 2023 01:38

Bagaimana pelaksanaan demokrasi pada awal pemerintahan NKRI tahun 1945 sampai 1950


Jen R

05 September 2023 06:57

Lkontol

Angga S

27 November 2023 00:57

Pada UU RI No. 39 Tahun 1999 berbunyi bahwa Kewajiban dasar manusia adalah seperangkat kewajiban yang apabila tidak dilaksanakan tidak memungkinkan terlaksananya dan tegaknya hak asasi manusia. Pengertian tentang kewajiban dasar manusia tercantum dalam pasal dan ayat …


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi