Agung S

12 Mei 2022 15:33

Iklan

Agung S

12 Mei 2022 15:33

Pertanyaan

Pada masa pendudukan Jepang di Indonesia diterapkan bentuk kesatuan militer yang dikenal dengan istilah PETA atau Pembela Tanah Air. Para sukarelawan PETA dipaksa dilatih pertempuran dan pertahanan. Dampak dari adanya PETA terhadap kehidupan sosial masyarakat desa adalah...

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

07

:

01

:

12

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Jasmine

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

05 Desember 2022 17:48

Jawaban terverifikasi

<p>Dampak dari adanya PETA terhadap kehidupan sosial masyarakat desa ialah dapat mengamankan desa.</p><p>&nbsp;</p><p>Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasan berikut.</p><p>&nbsp;</p><p>PETA atau Pembela Tanah Air dibentuk pada tanggal 3 Oktober 1943. Pembentukan PETA dilatarbelakangi oleh Jepang yang tengah menghadapi Sekutu dalam Perang Asia Timur Raya. Pada awal pembentukannya, anggota PETA diisi oleh para pemuda dan pelajar Indonesia yang bergabung untuk menjadi tentara sukarelawan. Para sukarelawan PETA dipaksa dilatih untuk pertempuran dan pertahanan. Pemerintah Jepang mengatakan bahwa PETA merupakan salah satu usaha untuk melindungi rakyat Indonesia. Hal ini sejalan dengan dampak dari adanya PETA terhadap kehidupan sosial masyarakat desa, yaitu dapat mengamankan desa. Sepanjang berdirinya, PETA telah membentuk 66 batalion di Jawa, tiga batalion di Bali dan sekitar 20.000 personel di Sumatera untuk mengamankan daerah masing-masing.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, dampak dari adanya PETA terhadap kehidupan sosial masyarakat desa ialah dapat mengamankan desa.</p>

Dampak dari adanya PETA terhadap kehidupan sosial masyarakat desa ialah dapat mengamankan desa.

 

Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasan berikut.

 

PETA atau Pembela Tanah Air dibentuk pada tanggal 3 Oktober 1943. Pembentukan PETA dilatarbelakangi oleh Jepang yang tengah menghadapi Sekutu dalam Perang Asia Timur Raya. Pada awal pembentukannya, anggota PETA diisi oleh para pemuda dan pelajar Indonesia yang bergabung untuk menjadi tentara sukarelawan. Para sukarelawan PETA dipaksa dilatih untuk pertempuran dan pertahanan. Pemerintah Jepang mengatakan bahwa PETA merupakan salah satu usaha untuk melindungi rakyat Indonesia. Hal ini sejalan dengan dampak dari adanya PETA terhadap kehidupan sosial masyarakat desa, yaitu dapat mengamankan desa. Sepanjang berdirinya, PETA telah membentuk 66 batalion di Jawa, tiga batalion di Bali dan sekitar 20.000 personel di Sumatera untuk mengamankan daerah masing-masing.

 

Dengan demikian, dampak dari adanya PETA terhadap kehidupan sosial masyarakat desa ialah dapat mengamankan desa.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi