Ruslan R

19 Februari 2022 18:23

Iklan

Ruslan R

19 Februari 2022 18:23

Pertanyaan

Pada masa Demokrasi Terpimpin, Indonesia pernah ke luar dari keanggotaan PBB sebagai bentuk protes terhadap masuknya Malaysia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan. Pemerintah Indonesia bahkan menyerukan Dwi kora sebagai bentuk konfrontasi terhadap Malaysia. Sikap pemerintah Indonesia tersebut membuat Indonesia terkucil dalam pergaulan internasional. Sikap Indonesia tersebut kemudian mengundang banyak pro dan kontra. Sebagian kalangan menganggap perlu untuk bersikap tegas agar Indonesia menjadi negara yang disegani dan ditakuti oleh negara-negara lain, sedangkan kalangan lainnya berpendapat bahwa sikap Indonesia tersebut merugikan bangsa Indonesia sendiri. Berikanlah pendapat Anda mengenai permasalahan tersebut!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

00

:

38

:

58

Klaim

7

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nur S

04 Maret 2022 03:26

Jawaban terverifikasi

Halo Ruslan, kaka bantu jawab ya. Sebelum Indonesia memutuskan untuk keluar dari PBB, akan lebih baik jika Sukarno memikirkan kembali keputusannya, karena beberapa lembaga di bawah PBB, seperti UNESCO, FAO dan UNICEF telah banyak membantu Indonesia ketika Indonesia baru saja merdeka. Selain itu, dengan keluarnya Indonesia dari PBB juga berdampak pada beberapa bidang kehidupan Indonesia, salah satunya adalah ekonomi. Karena keluar dari PBB, kondisi ekonomi Indonesia mengalami kemerosotan, dan puncaknya pada tahun 1966. Yuk simak pembahasannya! Alasan Indonesia untuk keluar dari keanggotaan PBB berkaitan dengan adanya konfrontasi dengan Malaysia. Pada tahun 1964 muncul gagasan untuk mengangkat Malaysia menjadi anggota tidak tetap PBB, hal itu mendapatkan reaksi dari Presiden Soekarno melalui pidatonya yang menyatakan bahwa apabila Malaysia diangkat sebagai anggota dewan Keamanan tidak tetap PBB, maka Indonesia akan keluar dari keanggotaan PBB. Setelah adanya pidato tersebut pada tanggal 7 Januari 1965 PBB mengangkat Malaysia menjadi anggota dewan Keamanan tidak tetap PBB. Hal ini direspon oleh Presiden Soekarno dengan menyatakan Indonesia keluar dari keanggotaan PBB yang disampaikan melalui surat resmi oleh Menlu Subarjo pada 20 Januari 1965 kepada Sekjen PBB, U Thant. Alasan Presiden Soekarno dalam menolak Malaysia masuk menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB adalah karena adanya ketidaksukaan Presiden Soekarno terhadap keinginan Tengku Abdul Rahman dari persekutuan Tanah Melayu dan Lee Kuan Yu dari Republik Singapura untuk menyatukan kedua negara tersebut menjadi Federasi Malaysia. Gagasan tersebut dianggap Soekarno sebagai salah satu bentuk dari usaha Inggris untuk mengamankan kekuasaannya di wilayah Asia Tenggara. Dengan demikian Presiden Soekarno menganggap bahwa Malaysia secara tidak langsung berpihak kepada Inggris. Seharusnya sebelum memutuskan keluar dari PBB, Presiden Sukarno memikirkan kembali keputusannya, mengenai dampak apa yang akan dirasakan Indonesia jika keputusan tersebut dilaksanakan. Selain memikirkan dampak, juga perlu diingat beberapa lembaga di bawah PBB, seperti UNESCO, FAO dan UNICEF telah banyak membantu Indonesia ketika Indonesia baru saja merdeka. Karena pengambilan keputusan yang tergesa-gesa tersebut, kondisi ekonomi Indonesia mengalami kemerosotan, dan puncaknya pada tahun 1966. Dengan demikian, sebelum Indonesia memutuskan untuk keluar dari PBB, akan lebih baik jika Sukarno memikirkan kembali keputusannya, karena beberapa lembaga di bawah PBB, seperti UNESCO, FAO dan UNICEF telah banyak membantu Indonesia ketika Indonesia baru saja merdeka. Selain itu, dengan keluarnya Indonesia dari PBB juga berdampak pada beberapa bidang kehidupan Indonesia, salah satunya adalah ekonomi. Karena keluar dari PBB, kondisi ekonomi Indonesia mengalami kemerosotan, dan puncaknya pada tahun 1966. Semoga membantu ya :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

40

5.0

Jawaban terverifikasi