Zaky P

26 November 2023 07:45

Iklan

Zaky P

26 November 2023 07:45

Pertanyaan

Pada masa Demokrasi Liberal, presiden tidak berperan sebagai kepala pemerintahan karena... A Presiden sudah menduduki jabatan sebagai panglima tertinggi B Sesuai dengan hasil kesepakatan KMB C Ketidakmampuan presiden memilih menteri D Indonesia menganut sistem kabinet parlementer E Indonesia menganut sistem presdiensial

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

10

:

06

:

39

Klaim

10

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Erwin A

Community

26 November 2023 10:30

Jawaban terverifikasi

<p>jawabannya D</p><p>Pada masa Demokrasi Liberal, presiden tidak berperan sebagai kepala pemerintahan karena Indonesia menganut sistem pemerintahan parlementer. Dalam sistem pemerintahan parlementer, kepala pemerintahan adalah perdana menteri, sedangkan presiden adalah kepala negara. Presiden memiliki tugas dan kewenangan yang terbatas, yaitu:</p><ul><li>Mewakili negara Indonesia di luar negeri</li><li>Memegang kekuasaan tertinggi atas Angkatan Bersenjata</li><li>Membentuk dan membubarkan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)</li><li>Menetapkan undang-undang bersama DPR</li><li>Memberi grasi, rehabilitasi, abolisi, dan amnesti</li><li>Melantik dan memberhentikan menteri-menteri</li></ul><p>Presiden tidak memiliki kewenangan untuk membentuk kabinet, mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri, dan mengendalikan jalannya pemerintahan. Kewenangan tersebut berada di tangan perdana menteri dan kabinetnya.</p><p>Pada masa Demokrasi Liberal, terdapat tujuh kabinet yang silih berganti memerintah. Kabinet-kabinet tersebut dibentuk oleh partai politik yang memenangkan pemilihan umum. Partai politik yang memenangkan pemilihan umum akan membentuk koalisi dengan partai politik lainnya untuk membentuk kabinet.</p><p>Ketidakstabilan politik yang sering terjadi pada masa Demokrasi Liberal disebabkan oleh banyaknya partai politik yang bersaing untuk mendapatkan suara rakyat. Akibatnya, sering terjadi konflik antarpartai yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan.</p><p>Ketidakstabilan politik juga menyebabkan kabinet-kabinet pada masa Demokrasi Liberal tidak dapat bertahan lama. Dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun, terdapat tujuh kabinet yang berganti-ganti.</p><p>Berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan presiden tidak berperan sebagai kepala pemerintahan pada masa Demokrasi Liberal:</p><ul><li>Sistem pemerintahan parlementer yang dianut oleh Indonesia pada masa tersebut</li><li>Banyaknya partai politik yang bersaing untuk mendapatkan suara rakyat</li><li>Ketidakstabilan politik yang sering terjadi pada masa tersebut</li></ul>

jawabannya D

Pada masa Demokrasi Liberal, presiden tidak berperan sebagai kepala pemerintahan karena Indonesia menganut sistem pemerintahan parlementer. Dalam sistem pemerintahan parlementer, kepala pemerintahan adalah perdana menteri, sedangkan presiden adalah kepala negara. Presiden memiliki tugas dan kewenangan yang terbatas, yaitu:

  • Mewakili negara Indonesia di luar negeri
  • Memegang kekuasaan tertinggi atas Angkatan Bersenjata
  • Membentuk dan membubarkan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
  • Menetapkan undang-undang bersama DPR
  • Memberi grasi, rehabilitasi, abolisi, dan amnesti
  • Melantik dan memberhentikan menteri-menteri

Presiden tidak memiliki kewenangan untuk membentuk kabinet, mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri, dan mengendalikan jalannya pemerintahan. Kewenangan tersebut berada di tangan perdana menteri dan kabinetnya.

Pada masa Demokrasi Liberal, terdapat tujuh kabinet yang silih berganti memerintah. Kabinet-kabinet tersebut dibentuk oleh partai politik yang memenangkan pemilihan umum. Partai politik yang memenangkan pemilihan umum akan membentuk koalisi dengan partai politik lainnya untuk membentuk kabinet.

Ketidakstabilan politik yang sering terjadi pada masa Demokrasi Liberal disebabkan oleh banyaknya partai politik yang bersaing untuk mendapatkan suara rakyat. Akibatnya, sering terjadi konflik antarpartai yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan.

Ketidakstabilan politik juga menyebabkan kabinet-kabinet pada masa Demokrasi Liberal tidak dapat bertahan lama. Dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun, terdapat tujuh kabinet yang berganti-ganti.

Berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan presiden tidak berperan sebagai kepala pemerintahan pada masa Demokrasi Liberal:

  • Sistem pemerintahan parlementer yang dianut oleh Indonesia pada masa tersebut
  • Banyaknya partai politik yang bersaing untuk mendapatkan suara rakyat
  • Ketidakstabilan politik yang sering terjadi pada masa tersebut

Iklan

Muhammad F

26 November 2023 16:12

Jawaban terverifikasi

D. Indonesia menganut sistem kabinet parlementer Presiden tidak berperan sebagai kepala pemerintahan: Dalam sistem kabinet parlementer, kepala pemerintahan adalah perdana menteri, bukan presiden. Presiden tetap sebagai kepala negara, tetapi peran utamanya adalah seremonial dan tidak aktif dalam pengambilan keputusan sehari-hari pemerintahan. Menteri dipilih dari parlemen: Anggota kabinet atau menteri berasal dari parlemen, dan mereka bertanggung jawab kepada parlemen. Mereka dipilih dari partai atau koalisi mayoritas di parlemen. Presiden sebagai simbol kepala negara: Presiden berperan sebagai simbol kesatuan dan keutuhan negara, sementara perdana menteri memimpin eksekutif.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

40

5.0

Jawaban terverifikasi