Alya T

30 Agustus 2023 19:33

Iklan

Alya T

30 Agustus 2023 19:33

Pertanyaan

pada fotosintesis terjadi peristiwa eksitasi elektron, peristiwa ini mengakibatkan kurangnya jumlah elektron. dari manakah dan melalui proses Apakah elektron tersebut cukup kan kembali? (Tolong penjelasannya🙏)

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

07

:

13

:

46

Klaim

4

3

Jawaban terverifikasi

Iklan

S. Agita

31 Agustus 2023 02:45

Jawaban terverifikasi

Jawaban yang benar akan dijelaskan pada pembahasan berikut ini. Pembahasan: Elektron yang terlibat dalam fotosintesis pada tahap eksitasi akan kembali ke sistem melalui proses yang disebut rantai transport elektron. Rantai transport elektron terjadi dalam membran tilakoid kloroplas, di mana molekul-molekul seperti sitokrom dan protein transport lainnya membantu mengalirkan elektron melalui serangkaian reaksi kimia. Selama perjalanan mereka melalui rantai transport elektron, energi yang dilepaskan oleh elektron ini digunakan untuk menghasilkan ATP (adenosin trifosfat) dan molekul pembawa elektron seperti NADPH. Dengan bantuan energi yang dihasilkan selama rantai transport elektron ini, elektron-elektron akhirnya kembali ke molekul-molekul yang membutuhkan elektron di dalam fotosistem sehingga mengembalikan jumlah elektron yang kurang tersebut. Proses ini adalah bagian penting dari fotosintesis yang memungkinkan tumbuhan dan organisme fotosintetik lainnya untuk menghasilkan energi kimia yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup mereka.


Iklan

BimBim B

31 Agustus 2023 02:00

Jawaban terverifikasi

<p>Dalam fotosintesis, peristiwa eksitasi elektron terjadi saat klorofil dan pigmen-pigmen lain dalam kloroplas menyerap energi cahaya. Ketika energi cahaya diserap oleh molekul-molekul klorofil, elektron-elektron pada atom klorofil menjadi ter-eksitasi dari keadaan dasarnya yang lebih rendah.</p><p>&nbsp;</p><p>Eksitasi ini menghasilkan kurangnya elektron dalam tingkat energi rendah dari atom klorofil. Namun, proses selanjutnya dalam fotosintesis adalah reaksi terang (<i>light reaction</i>), yang melibatkan pemisahan air menjadi oksigen, proton (H<sup>+</sup>), dan elektron-elektron. Elektron-elektron ini kemudian digunakan dalam rantai transpor elektron untuk menghasilkan energi kimia (ATP dan NADPH) yang akan digunakan dalam reaksi gelap (<i>dark reaction</i>) atau siklus Calvin.</p><p>&nbsp;</p><p>Elektron-elektron yang hilang dari molekul-molekul klorofil saat terjadi eksitasi digantikan oleh elektron-elektron yang diambil dari reaksi terang, ketika air dipecah. Elektron-elektron ini mengalir melalui rantai transpor elektron, menghasilkan gradien elektrokimia yang akhirnya digunakan untuk mensintesis ATP dan NADPH. Jadi, elektron-elektron yang telah eksitasi dan terpisah selama reaksi terang akan cukupkan kembali melalui pemecahan air dan jalur reaksi selanjutnya dalam proses fotosintesis.</p>

Dalam fotosintesis, peristiwa eksitasi elektron terjadi saat klorofil dan pigmen-pigmen lain dalam kloroplas menyerap energi cahaya. Ketika energi cahaya diserap oleh molekul-molekul klorofil, elektron-elektron pada atom klorofil menjadi ter-eksitasi dari keadaan dasarnya yang lebih rendah.

 

Eksitasi ini menghasilkan kurangnya elektron dalam tingkat energi rendah dari atom klorofil. Namun, proses selanjutnya dalam fotosintesis adalah reaksi terang (light reaction), yang melibatkan pemisahan air menjadi oksigen, proton (H+), dan elektron-elektron. Elektron-elektron ini kemudian digunakan dalam rantai transpor elektron untuk menghasilkan energi kimia (ATP dan NADPH) yang akan digunakan dalam reaksi gelap (dark reaction) atau siklus Calvin.

 

Elektron-elektron yang hilang dari molekul-molekul klorofil saat terjadi eksitasi digantikan oleh elektron-elektron yang diambil dari reaksi terang, ketika air dipecah. Elektron-elektron ini mengalir melalui rantai transpor elektron, menghasilkan gradien elektrokimia yang akhirnya digunakan untuk mensintesis ATP dan NADPH. Jadi, elektron-elektron yang telah eksitasi dan terpisah selama reaksi terang akan cukupkan kembali melalui pemecahan air dan jalur reaksi selanjutnya dalam proses fotosintesis.


Ilhamhaqiqi I

04 September 2023 12:18

Jawaban terverifikasi

<p>Dalam fotosintesis, peristiwa eksitasi elektron terjadi di dalam kloroplas, lebih tepatnya dalam membran tilakoid. Selama tahap reaksi cahaya fotosintesis (light-dependent reactions), energi cahaya matahari diserap oleh pigmen fotosintesis seperti klorofil. Energi ini digunakan untuk merangsang elektron-elektron dalam molekul pigmen, sehingga elektron-elektron tersebut menjadi eksitasi (mengalami peningkatan energi).</p><p>Selama proses ini, elektron-elektron yang terangsang ini bergerak melalui serangkaian reaksi kimia di dalam membran tilakoid, membentuk aliran elektron yang dikenal sebagai rantai transport elektron (electron transport chain). Selama perjalanan mereka melalui rantai transport ini, energi dari elektron-elektron ini digunakan untuk menghasilkan adenosine triphosphate (ATP), yang merupakan sumber energi kimia bagi sel, dan juga menghasilkan molekul pembawa elektron seperti NADPH.</p><p>Setelah melewati rantai transport elektron, elektron-elektron ini akhirnya dikembalikan ke molekul awalnya melalui serangkaian reaksi yang melibatkan molekul air (H2O). Dalam proses ini, air terpecah menjadi oksigen (O2), elektron, dan proton (H+). Elektron dari pemecahan air ini digunakan untuk menggantikan elektron yang telah diambil oleh pigmen selama fotosintesis, sehingga jumlah elektron dalam sistem tetap terjaga.</p><p>Jadi, elektron yang eksitasi selama fotosintesis cukupkan kembali melalui pemecahan air dalam tahap reaksi cahaya fotosintesis, yang menghasilkan oksigen sebagai produk sampingan. Ini adalah contoh bagaimana fotosintesis mengambil energi cahaya matahari dan menggunakannya untuk menghasilkan energi kimia yang berguna dan mengembalikan elektron ke dalam sistem.</p>

Dalam fotosintesis, peristiwa eksitasi elektron terjadi di dalam kloroplas, lebih tepatnya dalam membran tilakoid. Selama tahap reaksi cahaya fotosintesis (light-dependent reactions), energi cahaya matahari diserap oleh pigmen fotosintesis seperti klorofil. Energi ini digunakan untuk merangsang elektron-elektron dalam molekul pigmen, sehingga elektron-elektron tersebut menjadi eksitasi (mengalami peningkatan energi).

Selama proses ini, elektron-elektron yang terangsang ini bergerak melalui serangkaian reaksi kimia di dalam membran tilakoid, membentuk aliran elektron yang dikenal sebagai rantai transport elektron (electron transport chain). Selama perjalanan mereka melalui rantai transport ini, energi dari elektron-elektron ini digunakan untuk menghasilkan adenosine triphosphate (ATP), yang merupakan sumber energi kimia bagi sel, dan juga menghasilkan molekul pembawa elektron seperti NADPH.

Setelah melewati rantai transport elektron, elektron-elektron ini akhirnya dikembalikan ke molekul awalnya melalui serangkaian reaksi yang melibatkan molekul air (H2O). Dalam proses ini, air terpecah menjadi oksigen (O2), elektron, dan proton (H+). Elektron dari pemecahan air ini digunakan untuk menggantikan elektron yang telah diambil oleh pigmen selama fotosintesis, sehingga jumlah elektron dalam sistem tetap terjaga.

Jadi, elektron yang eksitasi selama fotosintesis cukupkan kembali melalui pemecahan air dalam tahap reaksi cahaya fotosintesis, yang menghasilkan oksigen sebagai produk sampingan. Ini adalah contoh bagaimana fotosintesis mengambil energi cahaya matahari dan menggunakannya untuk menghasilkan energi kimia yang berguna dan mengembalikan elektron ke dalam sistem.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Ciri ciri vertebrata yang hanya dimiliki oleh Aves adalah

40

4.8

Jawaban terverifikasi