Apriyani N

04 Mei 2024 09:36

Iklan

Apriyani N

04 Mei 2024 09:36

Pertanyaan

Pada 25°C, dua reaksi berikut mempunyai harga K. A = 2BC ⇌ AC2 + 28; K = 0,5 B + AC2 ⇌ BC + AC; K = 4,0 Berdasarkan reaksi tersebut, tetapan kesetimbangan untuk reaksi A+ AC2 ⇌ 2AC adalah . ... A. 4,5 D. 8,5 B. 5,0 E. 16,5 c. 8,0

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

05

:

59

:

09

Klaim

0

0


Empty Comment

Belum ada jawaban 🤔

Ayo, jadi yang pertama menjawab pertanyaan ini!

Mau jawaban yang cepat dan pasti benar?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Temukan jawabannya dari Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

25 Analisis perilaku konsumen menggunakan pendekatan ordinal ditunjukkan oleh pernyataan a.Rasya memilih membeli sepeda motor matik daripada sepeda motor transmisi. b. Sita membeli sebuah tas dengan harga Rp500.000,00 c.Pak Hasan membeli dua ekor kambing untuk dipiara di rumahnya. d. Rara menghasilkan tiga lukisan setiap hari untuk dipajang di pameran. e Pak Arfa membeli dua sepeda gunung untuknya dan anaknya. 26. Dalam kegiatan ekonomi, pemerintah berperan sebagai konsumen juga sebagai produsen. Peran pemerintah sebagai konsumen tampak pada kegiatan... a. menetapkan besar dana daerah dalam penyelenggaraan otonomi daerah b. membeli kendaraan untuk mobilitas saat kegiatan dinas c. mengadakan perjanjian ekonomi dengan negara lain d. mendirikan Badan Usaha Milik Negara untuk memenuhi kebutuhan vital masyarakat e. membangun jalan tol untuk mengatasi kemacetan jalan lintas daerah 27. Pada bursa kerja terjadi interaksi antara dua pelaku ekonomi, yaitu pencari kerja sebagai rumah tangga konsumen dan penyedia lapangan kerja sebagai rumah tangga produsen Penjelasan yang tepat berdasarkan pernyataan tersebut adalah a rumah tangga konsumen menerima balas jasa atas pemakaian barang atau jasa b. rumah tangga produsen menerima balas jasa atas pemakaian faktor produksi c.rumah tangga produsen menyediakan faktor produksi e.rumah tangga konsumen mencari faktor produksi e.rumah tangga produsen mencari faktor produksi 28. Pak Aris menyewa bangunan milik Pak Zaki untuk perluasan usaha warung makan. Pak Zaki menggunakan uang hasil sewa untuk membuka usaha baru, yaitu usaha cuci motor dan mobil. Kegiatan rumah tangga produsen ditunjukkan oleh pernyataan. a. Pak Zaki menerima pendapatan dari usaha cuci sepeda motor dan mobil. b. Pak Zaki menyediakan bangunan untuk disewakan. C. Pak Zaki menyewa bangunan milik Pak Aris. d. Pak Aris membuka usaha cuci sepeda motor dan mobil. e. Pak Aris menerima pendapatan dari usaha warung makan.

2

5.0

Jawaban terverifikasi

Diketahui beberapa reaksi kesetimbangan sebagai berikut: 1) 2H2(g)+O2(g) → 2H2O(g) 2) N2O4(g)→2NO2 (g) 3) 2NO(g)→N2(g) +O2(g) 4) 2HI(g)→ H2(g)+I2(g) 5) N2(g) + 3H2(g) →2NH3(g) Reaksi kesetimbangan yang mempunyai harga tetapan kesetimbangan Kc = Kp adalah . . . . A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 3 D. 3 dan 4 E. 4 dan 5

15

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Sebuah penelitian baru menemukan bahwa minuman manis meningkatkan risiko kematian dini akibat rangkaian penyakit seperti serangan jantung dan beberapa tipe kanker. Penelitian yang diterbitkan oleh T.H. Chan School of Public Health Universitas Harvard bulan lalu, yang menganalisis data dari 37 ribu laki-laki dan 80 ribu perempuan selama 30 tahun, menemukan bahwa makin banyak minuman bergula yang dikonsumsi seseorang, makin besar pula risiko kematian dini bagi orang tersebut. "Dibandingkan dengan orang yang minum kurang dari satu minuman manis per bulan, meminum minuman manis satu sampai empat porsi sebulan meningkatkan risiko sebanyak satu persen. Minum dua hingga enam per minggu, risiko meningkat enam persen. Satu sampai dua minuman manis per hari, risikonya 14%. Sedangkan untuk minum dua atau lebih, risikonya 21%," kata Vasanti Malik, ilmuwan dari Harvard's Department of Nutrition dan penulis utama pada penelitian tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa secara khusus minuman manis punya hubungan kuat dengan risiko kematian dini akibat penyakit kardiovaskuler, dan "hubungan ringan dengan beberapa tipe kanker. Para peneliti di Harvard ini menyoroti bahwa minuman ringan diet lebih kecil risikonya, tetapi jumlah konsumsi minuman jenis ini sedikit sekali di pasar minuman ringan di dunia, Konsumsi per kapita global minuman ringan diet adalah 3,1 liter per tahun. Sebagaimana diperlihatkan tabel, rata-rata konsumsi minuman ringan di China adalah lebih dari satu liter per hari. Klasifikasi minuman ringan cukup luas dan mencakup, misalnya, air dalam kemasan. Namun angka dari perusahaan analis data, Global Data, memperlihatkan konsumsi air kemasan di China pada tahun 2017 hanya 30,8 liter per tahun, sedangkan minuman ringan 410 liter per tahun. (Sumber: diadaptasi dari https://bbc.com/ Minuman manis tingkatkan risiko kematian dini, menurut penelitian Harvard, (2019)) Berdasarkan paragraf 2, berapa persen peningkatan risiko kematian dini bagi seseorang yang meminum minuman manis lima porsi dalam seminggu? (A) 1% (B) 6% (C) 14% (D) 21% (E) 28%

5

0.0

Jawaban terverifikasi

Perhatikan teks di bawah ini untuk menjawab soal nomor 1 sampai nomor 4. Dunia sepakbola Indonesia bagai dihantam badai yang tak berkesudahan. Setelah melanggar regulasi FIFA (Federation lnternationale de Football Association) karena pemerintah melakukan intervensi terhadap PSSI pada musim 2011 - 2012, kini hadir kembali isu pengaturan skor yang diduga melibatkan eksekutif PSSI dan perangkat pertandingan, termasuk wasit. Tingginya tingkat kasus bernada negatif yang melanda sepakbola negeri ini sejalan dengan minimnya prestasi Indonesia dalam kancah internasional, baik Timnas Indonesia maupun klub yang berlaga di AFC Cup ataupun AFC Champions Cup. Dilihat dari grafik timnas Indonesia di level dunia sejak 1993 (tahun dimulainya survei) hingga 2019, dunia persepakbolaan Indonesia menunjukkan tren negatif. Antusiasme yang ditunjukkan masyarakat pun turun melihat sepakbola Indonesia yang carut - marut dan nirgelar. Sikap skeptis kerap kali muncul saat membicarakan sepakbola Indonesia. Publik terkesan lebih menyukai pembicaraan mengenai liga - liga Eropa seperti EPL (English Premier League), La Liga, Bundesliga, dan Ligue 1. Saat diskusi diarahkan ke liga Indonesia antusiasme diskusi meredup, persis yang terjadi di ltalia pada tahun 2006. Dahulu, ltalia mempunyai liga dengan nilai komersial tertinggi di dunia. Diisi dengan pemain - pemain top dunia seperti Ronalda Nazario (lnternazionale), Paulo Maldini (AC Milan), dan David Trezeguet (Juventus), publik seakan terpukau dengan kualitas permainan tim - tim Serie A (liga kasta tertinggi ltalia). Namun, sejak skandal pengaturan skor (Calciopoli) terkuak di Serie A, kepercayaan publik meredup. Secara cepat, tingkat komersialisasi Serie A disalip oleh liga lnggris yang melakukan "ekspansi" bisnis besar- besaran, La Liga yang menghadirkan dua pemain terbaik dunia dengan bumbu rivalitas diatasnya, dan Bundesliga yang kerap memberikan kejutan di tiap laga kontinental, baik Europe League maupun Champions League. Gejolak perpolitikan sepakbola yang sulit ditarik akar masalahnya menjadi sebab musabab kacaunya dunia sepakbola di Indonesia terjadi. Jika mengamati isu belakangan, salah satu acara talkshow Mata Najwa mengangkat tema "Revolusi PSSI". Alasan dibalik timbulnya gerakan revolusi ini tak lain adalah PSSI yang kini memegang hak dan kewajiban sebagai regulator sepakbola Indonesia, dianggap tidak mampu memajukan prestasi liga dan Timnas Indonesia. Publik semakin gerah ketika mengetahui bahwa terdapat conflict of interest dari para executive coordinator atau exco yang menguasai aset tim di Liga 1 Indonesia. Dikarenakan governing body PSSI yang tidak dapat diintervensi oleh pemerintah, penyelesaian konflik kerap lebih suiit. Lalu bagaimanakah strategi memajukan persepakbolaan Indonesia dengan cara yang sustainable seperti liga - liga Eropa ? mari kita ulas dalam pendekatan ekonomi dan manajemen. Untuk mengembangkan sepakbola dalam segi ekonomi, kita tidak dapat secara langsung menerapkan teori ekonomi klasik untuk mengatasi masalah - masalah yang ada, seperti supply- demand pemain sepakbola, market value suatu klub dan ticketing suatu pertandingan sepakbola. Perlu dilakukan pendekatan yang berbeda, dikarenakan ekonomi sepakbola memiliki struktur yang asimetris, inelastis, dan terkadang irasional (Terekli, 2018). Dalam ekonomi sepakbola, klub, pemain, dan fans hanyalah sebagian dari "orchestra untuk menghasilkan musik berkualitas'~ Di sisi lain, pendapatan dari varia bel yang ada, seperti tiket dan penjualan merchandise, sponsor, pembayaran live broadcast, dan pasar taruhan menunjukkan bahwa sepakbola adalah pekerjaan yang profesional. Performa pemain dan klub di lapangan perlu dicatat sebagai hal terpenting yang berkorelasi dengan kesuksesan ekonomis. Transparansi finansial juga perlu dikedepankan untuk menghasilkan good governance policy. Transparansi finansial berupa data finansial suatu klub dan statistik finansial liga di Indonesia belum diterapkan karena masyarakat atau pihak- pihak terkait tidak dapat diakses secara publik. Setelah menganalisis elemen - elemen yang penting dalam pengembangan ekonomi sepakbola, tahap - tahap yang mantap atau distinguished juga perlu diterapkan. Hal ini dikarenakan kemajuan yang berkelanjutan tidak dapat hadir dalam semalam. Mengutip perkataan Prof.Dr.Simon Chadwick dalam tulisan Amal Ganesha (2014), fase perkembangan industri olahraga dimulai dari amatir, profesional, lalu komersialisasi. Di Indonesia, pengembangan pemain muda yang sudah cukup baik (dilihat dari prestasi Timnas Indonesia U-16 hingga U - 23) tidak dijembatani secara serius oleh klub - klub di Indonesia, sehingga saat fase profesional di klub, pemain muda Indonesia sulit berkembang dan kalah bersaing dengan pemain impor dari Brazil, Spanyol, Jepang, dan lainnya. Selain elemen pertama yaitu pemain, ada juga elemen kedua yang penting, yaitu infrastruktur. lnfrastruktur, seperti kualitas lapangan dan fasilitas pendukung ruang ganti dan bangku tim cadangan dan jajaran pelatih berpengaruh pula dalam menunjang kualitas permainan. Riset membuktikan (De Bosscher et all 2009). bahwa semua good performers dalam dunia olahraga memiliki standar infrastruktur olahraga yang sangat baik. Di Negara berkembang beriklim tropis seperti Brazil, lapangan sepakbola dibuat rata dan memiliki kualitas rumput yang baik. Ketiga, klub perlu melakukan langkah independensi dengan perlahan lepas dari bantuan finansial pemerintah daerah. Di Belanda, lnggris, Spanyol, Jerman, dan ltalia, klub - klub sudah lepas dari bantuan pemerintah daerah. Shifting dari public sector football club menjadi private sector football club memberikan pintu bagi klub untuk mandiri, seperti meraih sponsor dengan memperlihatkan kualitas permainan sehingga mampu bersaing di Liga. Terakhir dan paling utama adalah menciptakan engagement ke para supporter. Di Indonesia, supporter tidaklah menjadi suatu masalah karena Indonesia menempati peringkat kedua dunia dalam persentase penggemar sepakbola terbesar di dunia dengan 77 persen. Indonesia hanya kalah dari Nigeria yang mencapai 83 persen. Dengan estimasi penduduk berjumlah 264 juta pada 2017, pangsa pasar penggemar sepakbola Indonesia adalah yang terbesar di dunia. Pegiat sepakbola dan pemerintah perlu meningkatkan kembali animo masyarakat Indonesia terhadap sepakbola Indonesia dengan menyuguhkan sepakbola indah yang mampu bersaing di ranah internasional. Demikian, realistis atau utopis, kini tergantung kepada governing body PSSI yang memiliki kuasa dalam regulasi sepakbola Indonesia. Publik memiliki andil yang besar dalam menekan PSSI untuk merevolusi dirinya sendiri, karena alasan lex specialis. Namun, jika s-udah tidak ada cara lain, lex sportive semestinya patut dilaksanakan demi menciptakan governing body yang mengerti akan pentingnya komersialisasi sepakbola Indonesia yang berdampak pada hajat orang banyak ini. 4. Pernyataan yang TIDAK MENDUKUNG berdasar- kan paragraf 4 adalah .... A. Dalam ekonomi sepakbola, klub, pemain, dan fans hanyalah sebagian dari "orchestra untuk menghasilkan musik berkualitas" B. Transparansi finansial perlu dikedepankan untuk menghasilkan good governance policy C. Pendapatan dari tiket dan penjualan merchandise, sponsor, pembayaran jive broadcast, dan pasar taruhan menunjukkan bahwa sepakbola adalah pekerja an yang profesional D. Performa pemain dan klub di lapangan perlu dicatat sebagai hal terpenting yang berkorelasi dengan kesuksesan ekonomis E. Transparansi finansial berupa data finansial suatu klub dan statistik finansial liga di Indonesia sudah diterapkan karena masyarakat atau pihak - pihak terkait dapat diakses secara publik

2

5.0

Jawaban terverifikasi