Joice J
21 Februari 2023 12:48
Iklan
Joice J
21 Februari 2023 12:48
Pertanyaan
Orientasi
dahulu Pada zaman ada Storang anak perempuan bernama Erling Dia Cerdos, berbakat dan cantik sayangnya, dia Sangat egois dan mudoh marah, tidak ada Sering dia menyakitkan morah marah Pada yang may menjadi temannya... dan mengumbar kata kata yang orongorong disekitarnya
komplikasi Orang tua anak itu sangat cemas dengan temperamen anaknya, mereka berpikir apa Yang harus lakutan. Suotu memanggil mereka. hari ayahnya mendapat ide dia anaknya dan memberi dan sekantong Paku Pepada anaknya Song ayah berkata" Setiap kamu tua depan marah, ambil rumah kita dan tancapkan ke "Sekelas mungkin радан
Pagar kayu itu ternyata sangat keras. Palu yang digunakan Cukup berat karena Erina begitu beringas, Pada hari pertama Saja dia sudah menancapkan
37 Paku.
Evaluasi:
Hari demi hari, minggu demi minggu, jumlah paku Yang ditancapkan Semakin lama Semakin berkurang. Setelah beberapa waktu anat itu mulai paham bahwa
menahan
amarah ke itu lebih mudah dari pada mena cap kan роки
Suatu han anak itu tidak lagi memerlukan patu Paku. Dia telah belajar menahan dan amarah dengan baik lalu dia datang the ayahnya dan bercerit a tentang keberhasilannya. Setiap Sout, jika mampu. Sehar Cobul Resolusi: menahan amarah. "Sekarang menahan amarah datam paku yang sudah tertancap dipagar"
Sekian. waktu berlolu Akhirnya Song anak bangga Setelah Semua Saat рани da datang tercabut hilang semuanya. ke orang tuanya dan menceritakan, Semuanya Diang tuanya merasa bangga pada. Erina korena bisa menahan amarahnyn Setelah itu, Erina menawarkan untuk merapikan dan merawat Pagar. Cari koda/pesan moral cerita tersebut
1
1
Iklan
Nanda R

Community
14 Februari 2024 05:57
Koda atau pesan moral dari cerita tersebut adalah bahwa kesabaran dan kemauan untuk mengendalikan amarah bisa membawa perubahan positif. Melalui analogi penggunaan paku untuk menancapkan pagar, cerita ini mengajarkan bahwa awalnya mungkin sulit dan memerlukan usaha, tetapi seiring waktu, kemampuan untuk menahan amarah bisa berkembang. Ketika seseorang mampu mengatasi sifat egois dan mudah marah, mereka dapat meraih keberhasilan dan membuat orang-orang di sekitarnya bangga.
Pesan moral lainnya yang dapat diambil dari cerita ini adalah bahwa setiap tantangan dapat diatasi dengan tekad dan usaha yang gigih. Orang tua yang mencari solusi untuk temperamen anak mereka menunjukkan bahwa dengan kreativitas dan kebijakan yang bijak, masalah sulit pun dapat diatasi.
· 0.0 (0)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!