Moza A

07 Maret 2024 17:04

Iklan

Iklan

Moza A

07 Maret 2024 17:04

Pertanyaan

Munculnya berbagai jenis virus baru, baik yang menyerang manusia maupun makhluk hidup lain akhir-akhir ini sangat mengkhawatirkan. Bidang Biologi yang sesuai untuk mencegah dan menangani permasalahan tersebut adalah ... A. Botani B. Virologi C. Parasitologi D. Bakteriologi E. Bioteknologi


3

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

07 Maret 2024 21:30

Jawaban terverifikasi

jawabannya adalah B. Virologi adalah cabang ilmu biologi yang khusus mempelajari virus, termasuk identifikasi, struktur, siklus replikasi, dan peranannya dalam menyebabkan penyakit. Untuk mencegah dan menangani berbagai jenis virus baru yang muncul, penelitian dalam bidang Virologi sangat relevan. Ini mencakup pengembangan vaksin, pemahaman tentang mekanisme penyebaran virus, dan strategi pencegahan atau pengobatan penyakit virus.


Iklan

Iklan

Salsabila M

Community

09 Maret 2024 05:51

Jawaban terverifikasi

Pilihan yang paling sesuai untuk mencegah dan menangani munculnya berbagai jenis virus baru adalah B. Virologi. Berikut adalah penjelasan singkat: B. Virologi: Virologi adalah cabang ilmu biologi yang khusus mempelajari virus, termasuk struktur, siklus hidup, evolusi, dan interaksi virus dengan sel inang. Penanganan Virus Baru: Dalam konteks munculnya virus baru yang dapat menyerang manusia dan makhluk hidup lain, ilmu virologi menjadi sangat penting. Virologi membantu dalam pemahaman terhadap sifat dan karakteristik virus, termasuk cara penularannya dan strategi pencegahan atau pengobatannya. Penelitian Vaksin: Virologi juga terlibat dalam pengembangan vaksin untuk melawan virus. Pemahaman mendalam tentang struktur virus dan cara mereka berinteraksi dengan sel inang memungkinkan pengembangan strategi vaksin yang efektif. Dengan penekanan pada studi tentang virus, Virologi memiliki peran yang krusial dalam upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan berbagai jenis virus baru yang muncul.


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Berikut ini yang termasuk permasalahan biologi pada tingkat molekul yaitu . . . A. Menanggulangi penipisan lapisan ozon sehingga makhluk hidup dapat terlindung dari radiasi UV B. Memanfaatkan nanopartikel sebagai agen terapi suatu penyakit C. Menanggulangi penipisan lapisan ozon D. Memanfaatkan bioteknoloi sehingga dapat berguna bagi manusia E. Memanfaatkan obat farmasi sebagai agen terapi penyembuhan penyakit tifus

1

0.0

Jawaban terverifikasi

Bacalah teks editorial berikut! Sesuai prediksi, kasus positif Covid-19 terus merambat naik sejak bulan Juni 2022. Hal ini diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Juli 2022. Bagaimana cara mengantisipasi kondisi ini? Pada 30 Juni 2022, kasus positif Covid-19 tercatat sebanyak 2.248. Padahal, satu bulan sebelumnya hanya ada 218 kasus. Ya, memang benar jika dibandingkan dengan puncak penularan pada 16 Februari 2022 sebanyak 64.718, kasus kali ini masih sangat jauh angkanya. Namun, tetap saja, fenomena ini perlu diwaspadai dan dimitigasi supaya tidak ada penyesalan nantinya. Setelah lebih dari dua tahun terjadinya pandemi, kini datang lagi varian Delta yang lebih ganas pada awal tahun 2021. Seiring berjalannya waktu, kasus mulai menurun seiring meluasnya cakupan imunisasi. Setelah itu, datang varian baru, Omicron. Bersyukur, meski lebih mudah menular, namun Omicron tidak seganas Delta. Ternyata, Omicron datang bersama kawan-kawannya. Muncul turunan varian Omicron dari BA.2, BA.4, hingga BA.5. Meski tingkat keganasan virus ini semakin rendah, namun berbagai cara tetap perlu diupayakan supaya penularan dapat segera dikendalikan. Tentu saja, upaya ini tidaklah mudah, mengingat berbagai pelonggaran sudah dilakukan. Dari diadakannya tes antigen atau PCR bagi setiap penumpang kereta api dan pesawat yang sudah melakukan vaksinasi, lengkap denganbooster-nya, hingga diperbolehkannya membuka masker di tempat terbuka. Di satu sisi, upaya pemerintah untuk membangkitkan kembali aktivitas masyarakat dapat dipahami agar ekonomi segera pulih, terlebih target imunisasi saat ini sudah melampaui target. Terhitung hingga 2 Juli 2022, vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 96,78 persen, dosis kedua 81,20 persen, dan dosis ketiga 24,45 persen. Artinya, kekebalan komunitas sudah tercapai. Namun, di sisi lain kita tetap perlu melindungi mereka yang rentan, misalnya karena sudah berusia lanjut, anak-anak, atau yang belum mendapatkan vaksinasi karena berbagai alasan. Sedikit kita menilik Singapura. Mereka sudah menambah tempat tidur bagi pasien rawat inap di rumah sakit dan panti jompo. Posko berbasis komunitas juga sudah mulai dibuka untuk mengobati pasien bergejala ringan. Tidak hanya itu, posko tersebut juga digunakan untuk memantau pasien isolasi mandiri di wilayahnya masing-masing. Indonesia juga bisa melakukan hal yang sama. Perlu disiagakan kembali Wisma Atlet, rumah sakit, puskesmas, dan posko mandiri untuk tanggap darurat di seluruh Indonesia. Vaksinasi juga perlu untuk terus ditingkatkan cakupannya, dan kembali melakukantracinguntuk memutus rantai penularan. Lebih dari itu, masyarakat tetap perlu untuk menerapkan protokol kesehatan dan kembali memakai masker di mana pun mereka berada. Cara seperti ini sudah terbukti tidak hanya efektif mencegah Covid-19, melainkan juga penyakit menular lainnya. Ya, kita memang tidak sebebas dulu saat sebelum ada Covid-19. Analisis kalimat fakta dan opininya!

1

5.0

Jawaban terverifikasi