Clarissa A
25 September 2023 07:18
Iklan
Clarissa A
25 September 2023 07:18
Pertanyaan
Mohon dibantu.. π

1
1
Iklan
Meikarlina S

Community
25 September 2023 11:40
Untuk menyelesaikan masalah ini, kita perlu memahami reaksi pembentukan Besi (III) Oksida (Fe2O3) dari Besi (Fe) dan Oksigen (O2). Reaksi kimianya adalah:
4Fe + 3O2 -> 2Fe2O3
Dalam reaksi ini, 4 mol Besi bereaksi dengan 3 mol Oksigen untuk membentuk 2 mol Besi (III) Oksida.
Massa molar Besi (Fe) = 56 g/mol
Massa molar Oksigen (O2) = 32 g/mol
Massa molar Besi (III) Oksida (Fe2O3) = 160 g/mol
a) 28 gram Besi direaksikan dengan 12 gram Oksigen
Besi: 28 g / 56 g/mol = 0.5 mol
Oksigen: 12 g / 32 g/mol = 0.375 mol
Dalam reaksi, 4 mol Besi bereaksi dengan 3 mol Oksigen. Oleh karena itu, Besi adalah reaktan pembatas. Jadi, jumlah mol Fe2O3 yang terbentuk adalah (0.5 mol Fe * 2 mol Fe2O3) / 4 mol Fe = 0.25 mol.
Massa Fe2O3 = 0.25 mol * 160 g/mol = 40 g.
b) 32 gram Besi direaksikan dengan 12 gram Oksigen
Besi: 32 g / 56 g/mol = 0.57 mol
Oksigen: 12 g / 32 g/mol = 0.375 mol
Lagi-lagi, Besi adalah reaktan pembatas. Jadi, jumlah mol Fe2O3 yang terbentuk adalah (0.57 mol Fe * 2 mol Fe2O3) / 4 mol Fe = 0.285 mol.
Massa Fe2O3 = 0.285 mol * 160 g/mol = 45.6 g.
c) 42 gram Besi direaksikan dengan 24 gram Oksigen
Besi: 42 g / 56 g/mol = 0.75 mol
Oksigen: 24 g / 32 g/mol = 0.75 mol
Dalam hal ini, Besi dan Oksigen bereaksi sempurna dan tidak ada reaktan yang berlebih. Jadi, jumlah mol Fe2O3 yang terbentuk adalah (0.75 mol Fe * 2 mol Fe2O3) / 4 mol Fe = 0.375 mol.
Massa Fe2O3 = 0.375 mol * 160 g/mol = 60 g.
Β· 5.0 (1)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!