Ahmad W

19 Februari 2022 18:19

Iklan

Ahmad W

19 Februari 2022 18:19

Pertanyaan

Menurut pendapat Anda, sudah tepatkah kebijakan Presiden B.J. Habibie dalam menghadapi masalah Timor Timur? Jelaskan alasan Anda!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

01

:

38

:

56

Klaim

10

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Halimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Indraprasta PGRI

02 Oktober 2022 09:22

Jawaban terverifikasi

<p>Hasil keputusan Referendum Timor Timur tersebut sangat menyakiti Indonesia, namun disisi lain Presiden mendapat tekanan dari berbagai pihak dan juga rakyat Timor Timur lebih menginginkan memerdekakan diri dari Indonesia. Sehingga dapat dikatakan, kebijakan tersebut sudah tepat.</p><p>&nbsp;</p><p>Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut.</p><p>&nbsp;</p><p>Pada masa pemerintahan B. J Habibie tahun 1999 terjadi peristiwa lepasnya Timor Timur dari wilayah negara kesatuan republik indonesia pada 30 Agustus 1999. Timor Timur atau yang sekarang kita kenal Timor Leste mengadakan jajak pendapat atau referendum. Referendum dilakukan untuk menentukan masa depan Timor Timur, yang mana akhir keputusannya adalah lepas sepenuhnya dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sayangnya, kebijakan tersebut sangat menyakiti perjuangan Indonesia di masa sebelumnya untuk merangkul Timor Timur setelah lepas sebagai jajahan Portugis. Rakyat dan pemerintah sudah berjuang dan banyak korban jiwa demi Timor Timur.</p><p>&nbsp;</p><p>Namun, keputusan Presiden Habiebie mengenai masalah tersebut saat itu tidak lain karena adanya tekanan yang sangat banyak dari berbagai pihak mengenai Timor Timur. Tekanan tersebut semakin besar ketika PBB mengusulkan jejak pendapat, yang akhirnya dikabulkan Presiden Habiebie. Selain itu ketika Presiden memberikan 2 pilihan dalam referendum, memang dari dalam masyarakat Timor Timur lebih memilih berpisah dari Indonesia dan merdeka dari pada mendapatkan otonomi khusus dari Indonesia. Sehingga dapat dikatakan, kebijakan tersebut sudah tepat.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, hasil keputusan Referendum Timor Timur tersebut sangat menyakiti Indonesia, namun disisi lain Presiden mendapat tekanan dari berbagai pihak dan juga rakyat Timor Timur lebih menginginkan memerdekakan diri dari Indonesia. Sehingga dapat dikatakan, kebijakan tersebut sudah tepat.</p><p>&nbsp;</p><p>Semoga membantu yaa ;)<br>&nbsp;</p>

Hasil keputusan Referendum Timor Timur tersebut sangat menyakiti Indonesia, namun disisi lain Presiden mendapat tekanan dari berbagai pihak dan juga rakyat Timor Timur lebih menginginkan memerdekakan diri dari Indonesia. Sehingga dapat dikatakan, kebijakan tersebut sudah tepat.

 

Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut.

 

Pada masa pemerintahan B. J Habibie tahun 1999 terjadi peristiwa lepasnya Timor Timur dari wilayah negara kesatuan republik indonesia pada 30 Agustus 1999. Timor Timur atau yang sekarang kita kenal Timor Leste mengadakan jajak pendapat atau referendum. Referendum dilakukan untuk menentukan masa depan Timor Timur, yang mana akhir keputusannya adalah lepas sepenuhnya dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sayangnya, kebijakan tersebut sangat menyakiti perjuangan Indonesia di masa sebelumnya untuk merangkul Timor Timur setelah lepas sebagai jajahan Portugis. Rakyat dan pemerintah sudah berjuang dan banyak korban jiwa demi Timor Timur.

 

Namun, keputusan Presiden Habiebie mengenai masalah tersebut saat itu tidak lain karena adanya tekanan yang sangat banyak dari berbagai pihak mengenai Timor Timur. Tekanan tersebut semakin besar ketika PBB mengusulkan jejak pendapat, yang akhirnya dikabulkan Presiden Habiebie. Selain itu ketika Presiden memberikan 2 pilihan dalam referendum, memang dari dalam masyarakat Timor Timur lebih memilih berpisah dari Indonesia dan merdeka dari pada mendapatkan otonomi khusus dari Indonesia. Sehingga dapat dikatakan, kebijakan tersebut sudah tepat.

 

Dengan demikian, hasil keputusan Referendum Timor Timur tersebut sangat menyakiti Indonesia, namun disisi lain Presiden mendapat tekanan dari berbagai pihak dan juga rakyat Timor Timur lebih menginginkan memerdekakan diri dari Indonesia. Sehingga dapat dikatakan, kebijakan tersebut sudah tepat.

 

Semoga membantu yaa ;)
 


Iklan

Marta V

06 Mei 2024 06:11

Menurut kalian sudah tepatkah kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

24

5.0

Jawaban terverifikasi