Windya P

16 April 2024 02:36

Iklan

Windya P

16 April 2024 02:36

Pertanyaan

Menurut catatan Tome Pires dalam Suma Oriental (1512-1515) kerajaan-kerajaan yang ada di Sumatra ada yang sedang mengalami pertumbuhan, ada yang sedang mengalami perkembangan, dan ada juga yang sedang mengalami keruntuhan. Bagaimana perkembangan kerajaan-kerajaan tersebut?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

08

:

09

:

54

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Aulia L

21 April 2024 05:56

Jawaban terverifikasi

<p>Kerajaan kerajaaan bercorak islam berkembang &nbsp;di sumatra, jawa dan beberapa wilayah nusantara seperti samudra pasai dan demak. Sedangkan kerajaan hindu di sumatra dan jawa mengalami keruntuhan seperti majapahit. Kerajaan kerajaan tersebut runtuh akibat sistem pemerintahan yang buruk dan perang saudara. Belum lagi ajaran islam yang mengajarkan persamaan derajat dan cara masuknya mudah seperti mengucapkan syahadat. Sehingga masyarakat nusantara banyak meninggalkan sistem kerajaan hindu dan memilih sistem kesultanan</p>

Kerajaan kerajaaan bercorak islam berkembang  di sumatra, jawa dan beberapa wilayah nusantara seperti samudra pasai dan demak. Sedangkan kerajaan hindu di sumatra dan jawa mengalami keruntuhan seperti majapahit. Kerajaan kerajaan tersebut runtuh akibat sistem pemerintahan yang buruk dan perang saudara. Belum lagi ajaran islam yang mengajarkan persamaan derajat dan cara masuknya mudah seperti mengucapkan syahadat. Sehingga masyarakat nusantara banyak meninggalkan sistem kerajaan hindu dan memilih sistem kesultanan


Iklan

Salsabila M

Community

26 April 2024 23:38

Jawaban terverifikasi

<p>Catatan Tome Pires dalam "Suma Oriental" menyebutkan bahwa pada awal abad ke-16, kerajaan-kerajaan di Sumatra mengalami berbagai perkembangan yang berbeda-beda. Berikut adalah perkembangan yang mungkin terjadi pada beberapa kerajaan di Sumatra:</p><p><strong>Pertumbuhan</strong>: Beberapa kerajaan mungkin sedang mengalami pertumbuhan ekonomi, politik, dan sosial yang pesat. Hal ini bisa disebabkan oleh peningkatan perdagangan, ekspansi wilayah, atau stabilitas politik di dalam kerajaan tersebut. Misalnya, kerajaan yang memiliki akses ke jalur perdagangan maritim utama atau yang berhasil menaklukkan wilayah-wilayah baru mungkin mengalami pertumbuhan yang signifikan.</p><p><strong>Perkembangan</strong>: Kerajaan-kerajaan lain mungkin sedang mengalami perkembangan dalam berbagai bidang, seperti seni, budaya, dan infrastruktur. Hal ini bisa mencakup pembangunan bangunan-bangunan istana, kuil, atau masjid yang megah, pengembangan sistem irigasi, atau peningkatan dalam bidang seni dan kesusastraan.</p><p><strong>Keruntuhan</strong>: Beberapa kerajaan mungkin sedang mengalami keruntuhan atau penurunan kekuatan dan pengaruh. Hal ini bisa disebabkan oleh perang, pemberontakan internal, atau penurunan dalam perdagangan dan ekonomi. Keruntuhan juga bisa terjadi akibat dari serangan dari kerajaan lain atau invasi dari bangsa-bangsa asing.</p><p><br>&nbsp;</p>

Catatan Tome Pires dalam "Suma Oriental" menyebutkan bahwa pada awal abad ke-16, kerajaan-kerajaan di Sumatra mengalami berbagai perkembangan yang berbeda-beda. Berikut adalah perkembangan yang mungkin terjadi pada beberapa kerajaan di Sumatra:

Pertumbuhan: Beberapa kerajaan mungkin sedang mengalami pertumbuhan ekonomi, politik, dan sosial yang pesat. Hal ini bisa disebabkan oleh peningkatan perdagangan, ekspansi wilayah, atau stabilitas politik di dalam kerajaan tersebut. Misalnya, kerajaan yang memiliki akses ke jalur perdagangan maritim utama atau yang berhasil menaklukkan wilayah-wilayah baru mungkin mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Perkembangan: Kerajaan-kerajaan lain mungkin sedang mengalami perkembangan dalam berbagai bidang, seperti seni, budaya, dan infrastruktur. Hal ini bisa mencakup pembangunan bangunan-bangunan istana, kuil, atau masjid yang megah, pengembangan sistem irigasi, atau peningkatan dalam bidang seni dan kesusastraan.

Keruntuhan: Beberapa kerajaan mungkin sedang mengalami keruntuhan atau penurunan kekuatan dan pengaruh. Hal ini bisa disebabkan oleh perang, pemberontakan internal, atau penurunan dalam perdagangan dan ekonomi. Keruntuhan juga bisa terjadi akibat dari serangan dari kerajaan lain atau invasi dari bangsa-bangsa asing.


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Cermati teks berikut! Semangat gotong royong Saat ini masyarakat tengah menghadapi cuaca ekstrim akibat musim pancaroba. Musim pancaroba adalah perallihan dari musim panas ke musim hujan, seperti terjadinya hujan deras yang disertai dengan petir dan angin kencang. Kondisi tersebut terjadi di berbagai daerah di indonesia. Bahkan ada beberapa daerah yang dilanda angin puting beliung. Bersyukur kejadian tersebut tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa walaupun kerugian materi yang diderita cukup besar. Tindakan warga sekitar sangat cepat, mereka segera membantu warga yang terkena dampak bencana. Mereka juga secara swadaya menyediakan bahan-bahan bangunan dan tenaga untuk memperbaiki bangunan-bangunan yang rusak. Peran para pemuka agama juga cukup besar bagi warga yang terkena bencana, mereka memberikan bimbingan mental atau nasehat agar warga tetap tabah dan tidak patah semangat dalam menghadapi bencana tersebut. Mereka memotivasi warga agar dapat menghadapi bencana tersebut agar dapat bangkit dan segera melakukan tindakan- tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki keadaan ke kondisi semula atau bahkan menjadi lebih baik. Pihak pemerintah daerah juga melakukan berbagai upaya pertolongan, seperti pendirian posko pengungsian dan dapur umum serta penyediaan tenaga medis dan tenaga SAR untuk membantu warga yang terdampak. Pemerintah juga segera memperbaiki sarana dan prasarana umum yang rusak serta menyediakan bantuan untuk rekonstruksi rumah warga yang rusak. Berkat partisipasi dan tindakan cepat dari berbagai pihak tersebut, proses pemulihan lokasi bencana dapat berjalan dengan baik dan lancar. Wargapun dapat kembali beraktifitas seperti semula Berdasarkan teks semangat gotong royong, perhatikan paragraf pertama pada kalimat "Tindakan warga sekitar sangat cepat, mereka segera membantu warga yang terkena dampak bencana. Mereka juga secara swadaya menyediakan bahan-bahan bangunan dan tenaga untuk memperbaiki bangunan-bangunan yang rusak." Kalimat tersebut merupakan contoh dari tindakan sosial yaitu..... A. tindakan afektif B. tradisional C. berorientasi nilai D. rasional instrumental E. insidental

6

0.0

Jawaban terverifikasi

Eno Bastian: "Selamat slang, Pak." Wakil Perusahaan: "Selamat siang, Mas. Mari, silakan duduk." Eno Bastian: "Terima kasih, Pak." Wakil Perusahaan: "Sebenarnya, apa yang terjadi, Mas?" Eno Bastian: "Begini, Pak. Saya sebagai wakil dari teman-teman buruh PT Sagara Food ingin menyampaikan beberapa hal kepada Bapak." Wakil Perusahaan: "Silakan Anda sampaikan." Eno Bastian: "Terima kasih, Pak. Saya sebagai wakil dari teman-teman ingin menanyakan gaji kami sekarang, Pak." Wakil Perusahaan: "Maksud Anda?" Eno Bastian: "Menurut ketetapan gubernur, upah minimal Kabupaten Sukamaju sekarang mencapai Rp2.513.000,00, sedangkan gaji kami sekarang masih Rp2.250.000,00." Wakil Perusahaan: "Maaf, Mas. Biaya produksi awal tahun ini sedang melonjak. Harga kebutuhan pokok makin mahal. Karena itu, perusahaan belum bisa memenuhi permintaan buruh." Eno Bastian: "Akan tetapi, kebutuhan pokok buruh sekarang juga mengalami kenaikan, Pak. Kalau memang pihak perusahaan tidak bisa memenuhi permintaan kami, terpaksa kami akan melakukan mogok kerja." Wakil Perusahaan: "Tidak bisa begitu. Kita harus mencari jalan tengah dalam mengatasi masalah ini." Eno Bastian: "Kami mohon kebijaksanaan, Bapak." Wakil Perusahaan: "Begini saja. Nanti saya akan berbicara dengan direktur perusahaan. Saya akan menyampaikan permintaan tersebut. Akan tetapi, saya hanya mengusulkan kenaikan upah paling besar menjadi Rp2.350.000,00." Eno Bastian: "Tolonglah, Pak. Kalau bisa, naikkan lebih dari itu. Kami butuh upah standar untuk dapat hidup layak." Wakil Perusahaan: "Baiklah, akan saya usahakan. Sekarang Anda tenangkan teman-teman. Kembalilah bekerja seperti semula." Eno Bastian: "Baiklah, Pak. Terima kasih, Pak. Selamat siang." Wakil Perusahaan: "Selamat siang." Tentukan struktur dari teks negosiasi tersebut.

29

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan