Zhongli Z

14 Maret 2022 10:00

Iklan

Zhongli Z

14 Maret 2022 10:00

Pertanyaan

Mengapa semua reaksi penetralan atau reaksi penggaraman tidak selalu menghasilkan nilai pH = 7? Jelaskan

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

10

:

59

:

54

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

M. Andyk

15 Maret 2022 11:41

Jawaban terverifikasi

Hai Zhongli Z izin bantu jawab ya :) Jadi, jawaban dari pertanyaan kamu yaitu karena pada reaksi penetralan terdapat beberapa macam kombinasi penyusun dari larutan garam (terdiri dari susunan/asal/sisa dari sisa asam/basa kuat/lemah), konstanta asam/basa (Ka/Kb), konsentrasi. Pembahasan Reaksi penetralan merupakan reaksi yang terjadi antara asam dan basa. Reaksi asam-basa dalam medium air biasanya menghasilkan garam dan air, yang merupakan senyawa ionik yang terbentuk dari suatu kation selain H⁺ dan suatu anion selain OH⁻ atau O₂⁻. Jika ditinjau dari jenis kekuatan asam/basa, terdiri dari: 1. Asam kuat dan Basa kuat Asam kuat adalah senyawa yang terurai secara keseluruhan saat di larutkan di dalam air dan menghasilkan jumlah ion seluruhnya. Contoh Asam kuat: HCl, H₂SO₄, HNO₃, HClO₄. Basa kuat adalah senyawa yang terurai secara keseluruhan saat dilarutkan ke dalam air. Contoh Basa kuat: Semua golongan alkali & alkali tanah kecuali unsur radioaktif dan Be(OH)₂. Contoh: NaOH, Ba(OH)₂, Mg(OH)₂,Ca(OH)₂. 2. Asam lemah dan Basa lemah Asam lemah adalah senyawa yang sedikit terurai saat dilarutkan di dalam air. Contoh asam lemah: H₂S, CH₃COOH, H₂C₂O₄. pH merupakan nilai derajat keasaman yang dipengaruhi seberapa besarnya konsentrasi molar H⁺ ([H⁺]) dalam suatu larutan. Yang artinya nilai pH dipengaruhi oleh nilai konsentrasi molar H⁺ karena ditinjau dari formula pH didapat dari pH = – log [H⁺]. Selain itu, dari kombinasi asal/sisa dari larutan garam dapat diprediksikan terkait nilai pH nya. 1. Jika larutan bersifat netral, berarti [H⁺] = [OH⁻] atau pH = pOH = 7. 2. Jika larutan bersifat asam, berarti [H⁺] > [OH⁻] atau pH < 7. 3. Jika larutan bersifat basa, berarti [H⁺] < [OH⁻] atau pH > 7. Namun untuk kombinasi larutan garam yang berasal dari sisa asam lemah dan sisa basa lemah, maka kekuatan larutan garam tersebut dapat ditinjau dari nilai konstanta asam/basa (Ka / Kb). 1. Jika larutan bersifat asam, berarti Ka > Kb atau pH < 7. 2. Jika larutan bersifat basa, berarti Ka < Kb atau pH > 7. Dengan demikian, semua reaksi penetralan atau reaksi penggaraman tidak selalu menghasilkan nilai pH = 7 dikarenakan ada beberapa faktor diantaranya beberapa macam kombinasi penyusun dari larutan garam (terdiri dari susunan/asal/sisa dari sisa asam/basa kuat/lemah), konstanta asam/basa (Ka/Kb), konsentrasi molar H⁺.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tulislah nama yang benar untuk senyawa di bawah ini menggunakan Sistem Yunani dan Bilangan Oksidasi! (j)PCI5

28

5.0

Jawaban terverifikasi