Kayla A

08 September 2023 13:51

Iklan

Kayla A

08 September 2023 13:51

Pertanyaan

Mengapa pada percobaan ini, setelah suhu tetap, suhu akan turn lagi? Suhu sebelum direaksikan= 30 derajat C Setelah direaksikan dan setelah beberapa menit suhu tetap= 32 derajat C Suhu turun= 31 derajat C Praktikum menetukan perubahan entalpi rekasi NaOH dan HCL

Mengapa pada percobaan ini, setelah suhu tetap, suhu akan turn lagi?

Suhu sebelum direaksikan= 30 derajat C

Setelah direaksikan dan setelah beberapa menit suhu tetap= 32 derajat C

Suhu turun= 31 derajat C

 

Praktikum menetukan perubahan entalpi rekasi NaOH dan HCL

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

11

:

18

:

55

Klaim

4

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Sahel S

09 September 2023 12:28

Jawaban terverifikasi

<p>Suhu pada percobaan ini kembali turun setelah mencapai suhu tetap karena terjadi pertukaran panas antara reaksi kimia yang terjadi dan lingkungan sekitarnya. Ketika dua larutan yang berbeda direaksikan bersama-sama, reaksi kimia tersebut dapat melepaskan atau menyerap energi dalam bentuk panas.</p><p>Pada awal percobaan, suhu diketahui berada pada 30 derajat Celsius. Ketika larutan N<sub>a</sub>OH dan HCl dicampur, reaksi antara kedua zat tersebut menghasilkan pelepasan energi panas. Akibatnya, suhu naik menjadi 32 derajat Celsius setelah beberapa menit.</p><p>Namun, setelah mencapai suhu tetap sebesar 32 derajat Celsius, suhu mulai turun menjadi 31 derajat Celsius. Hal ini terjadi karena panas yang dihasilkan dalam reaksi tidak dapat terus dipertahankan di dalam sistem dan mulai menyerap energi dari lingkungan sekitarnya.</p><p>Dengan demikian, perubahan suhu tersebut mengindikasikan bahwa reaksi antara N<sub>a</sub>OH dan &nbsp;HCl &nbsp;bersifat eksotermik, yaitu reaksi yang melepaskan panas ke lingkungan sekitarnya. Untuk menentukan perubahan entalpi reaksi antara kedua zat tersebut, perubahan suhu dan informasi lainnya yang relevan dapat digunakan dalam perhitungan yang sesuai.</p>

Suhu pada percobaan ini kembali turun setelah mencapai suhu tetap karena terjadi pertukaran panas antara reaksi kimia yang terjadi dan lingkungan sekitarnya. Ketika dua larutan yang berbeda direaksikan bersama-sama, reaksi kimia tersebut dapat melepaskan atau menyerap energi dalam bentuk panas.

Pada awal percobaan, suhu diketahui berada pada 30 derajat Celsius. Ketika larutan NaOH dan HCl dicampur, reaksi antara kedua zat tersebut menghasilkan pelepasan energi panas. Akibatnya, suhu naik menjadi 32 derajat Celsius setelah beberapa menit.

Namun, setelah mencapai suhu tetap sebesar 32 derajat Celsius, suhu mulai turun menjadi 31 derajat Celsius. Hal ini terjadi karena panas yang dihasilkan dalam reaksi tidak dapat terus dipertahankan di dalam sistem dan mulai menyerap energi dari lingkungan sekitarnya.

Dengan demikian, perubahan suhu tersebut mengindikasikan bahwa reaksi antara NaOH dan  HCl  bersifat eksotermik, yaitu reaksi yang melepaskan panas ke lingkungan sekitarnya. Untuk menentukan perubahan entalpi reaksi antara kedua zat tersebut, perubahan suhu dan informasi lainnya yang relevan dapat digunakan dalam perhitungan yang sesuai.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tulislah nama yang benar untuk senyawa di bawah ini menggunakan Sistem Yunani dan Bilangan Oksidasi! (j)PCI5

7

5.0

Jawaban terverifikasi