Fahmi N

07 Maret 2022 08:25

Iklan

Fahmi N

07 Maret 2022 08:25

Pertanyaan

Mengapa kedudukan DI/TII Jawa Tengah semakin kuat setelah dilaksanakannya operasi militer GBN?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

15

:

17

:

00

Klaim

6

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Shoimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

08 Maret 2022 15:40

Jawaban terverifikasi

Halo Fahmi, kaka bantu jawab ya. Karena bergabungnya sisa-sisa Batalyon 426, bergabungnya AUI, dan bergabungnya MMC dalam upaya pemberontakan. Yuk simak pembahasannya! Untuk menumpas gerakan DI/TII Jawa Tengah, TNI melakukan operasi militer yang diberi nama Operasi Gerakan Benteng Negara. Operasi tersebut dilaksanakan oleh pasukan Benteng Raiders di bawah pimpinan Letkol Sarbini, Letkol M. Bachrun, dan Letkol Ahmad Yani. Dengan adanya upaya penumpasan membuat kedudukan DI/TII Jawa Tengah ini terdesak. Namun pada tahun 1951 mendapat bantuan dari batalyon 426. Batalyon 426 di daerah Kudus dan Jawa Tengah melakukan pemberontakan dan menggabungkan diri ke DI/TII. Meski berhasil dihancurkan, sisa-sisa Batalyon 426 ini tetap memberikan kekuatan pada DI.TII. Selain itu yang membuat DI/TII Jawa Tengah semakin kuat, karena bergabungnya Angkatan Umat Islam (AUI). AUI lahir sebagai organisasi sosial kelaskaran dengan dasar utama Islam. Tokoh sentral AUI adalah Kiai Haji Mahfud Abdurrahman alias Kiai Somalangu dan lebih dikenal masyarakat sebagai “Rama Pusat”. Terbentuknya RIS sebagai hasil persetujuan KMB dijadikan alasan mutlak AUI menentang pemerintahan. AUI digolongkan sebagai bagian dari DI/TII karena dianggap gerakan ini sejalan dan senafas dengan gerakan DI/TII, serta sisa-sisa pasukan AUI bergabung dengan DI/TII Jawa Tengah setelah Kiai Mahfud tewas. Selain bergabungnya sisa-sisa kekuatan AUI, sisa-sisa kekuatan dari Merapi Merbabu Complex (MMC) yang bergabung dengan DI/TII Jawa Tengah juga semakin memperkuat kedudukan Amir Fatah. MMC merupakan sebutan atau julukan bagi gerombolan atau kelompok orang yang berada di sekitar lereng Gunung Merapi dan Merbabu yang aktif setelah Pengakuan Kedaulatan Republik Indonesia (Pasca Perang Kemerdekaan) pada akhir 1948 hingga sebelum Peristiwa G30S/PKI. Dengan demikian, yang membuat DI/TII Jawa Tengah semakin kuat, adalah bergabungnya sisa-sisa Batalyon 426, bergabungnya AUI, dan bergabungnya MMC dalam upaya pemberontakan. Semoga membantu ya :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

30

5.0

Jawaban terverifikasi