Lalana L
17 Januari 2023 09:10
Iklan
Lalana L
17 Januari 2023 09:10
Pertanyaan
5
1
Iklan
M. Ardiani
Mahasiswa/Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
25 Januari 2023 09:18
Kenapa kaum konservatif ingin tetap melanjutkan sistem tanam paksa karena bagi Belanda sistem ini bisa menguntungkan bagi kas keuangan Belanda.
Simak penjelasan berikut.
Culturestelsel adalah sistem tanam paksa yang dicetuskan oleh tokoh dari kaum konservatif yaitu Johaness Van Den Bosch dengan tujuan untuk mengisi uang kas Belanda yang kosong akibat Perang Jawa dan bangkrutnya VOC. Sistem ini memiliki kebijakan yakni penduduk pribumi diwajibkan menanam tanaman ekspor atau yang laku dipasaran seperti kopi, tebu, teh, tebu, dll. Selain itu, sistem tanam paksa juga memiliki beberapa aturan yang harus dilaksanakan penduduk pribumi, diantaranya sebagai berikut.
1. Penduduk menyediakan sebagian tanahnya untuk penanaman tanaman perdagangan yang dapat dijual di pasaran Eropa.
2. Tanah yang disediakan untuk penanaman perdagangan tidak boleh melebihi seperlima dari tanah pertanian yang dimiliki penduduk desa.
3. Pekerjaan yang diperlukan untuk menanam tanaman perdagangan tidak boleh melebihi pekerjaan yang dibutuhkan untuk menanam padi.
4. Bagi tanah yang ditanami tanaman perdagangan dibebaskan dari pajak tanah.
5. Apabila nilai hasil tanaman perdagangan melebihi pajak tanah yang harus dibayar, maka selisih positifnya harus diberikan kepada rakyat.
6. Kegagalan panen menjadi tanggung jawab pemerintah
7. Penduduk desa mengerjakan tanah mereka dengan pengawasan kepala-kepala yang telah ditugaskan.
Namun kenyataannya, aturan ini terjadi banyak penyimpangan misalnya tanah yang seharusnya seperlima yang dipakai malah melebihi ketentuan, gagal panen menjadi tanggung jawab petani, dll. Akibatnya, terjadi banyak kelaparan, kemiskinan hinga kematian yang diakibatkan oleh sistem tanam paksa ini. Hal ini memunculkan protes dari kam liberal atau humanis seperti Baron Van Hoevell, Fransen Van Putten dan Eduard Douwess Dekker yang menuliskan kekejaman tanam paksa lewat bukunya “Max Havelaar”. Mereka melihat bahwa penerapan tanam paksa menyengsarakan rakyat Hindia Belanda dan harus dihentingkan. Sedangkan, kaum konservatf tetap bersikukuh ingin mempertahankan sistem tersebut karena sangat menguntungkan bagi Belanda. Bisa dilihat bahwa kas keuangan Belanda bisa surplus akibat diterapkannya sistem tanam paksa.
Dengan demikian, kenapa kaum konservatif ingin tetap melanjutkan sistem tanam paksa karena bagi Belanda sistem ini bisa menguntungkan bagi kas keuangan Belanda.
Semoga membantu, ya.
· 0.0 (0)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!