Belle C

23 Agustus 2024 04:40

Iklan

Belle C

23 Agustus 2024 04:40

Pertanyaan

mengapa jerawat sering muncul pada anak laki-laki atau perempuan dalam masa pubertas?

mengapa jerawat sering muncul pada anak laki-laki atau perempuan dalam masa pubertas?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

06

:

43

:

06

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Clarisaa C

23 Agustus 2024 08:58

Jawaban terverifikasi

<p>karena pada saat masa pubertas terjadi perubahan produksi hormon,sehingga menyebabkan timbulnya jerawat di muka</p>

karena pada saat masa pubertas terjadi perubahan produksi hormon,sehingga menyebabkan timbulnya jerawat di muka


Iklan

Shelma A

23 Agustus 2024 10:11

Jawaban terverifikasi

<p>Jerawat pada anak laki-laki dan perempuan selama masa pubertas sering disebabkan oleh perubahan hormon:&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><ul><li>Hormon androgen: Hormon androgen, yang biasanya aktif pada remaja dan orang dewasa, mengalami peningkatan selama masa pubertas. Ini menyebabkan kelenjar minyak di kulit membesar dan memproduksi lebih banyak sebum, atau minyak. Sebum ini dapat memicu jerawat jika diproduksi berlebihan.&nbsp;</li><li>Hormon testosteron: Produksi hormon testosteron juga dapat menjadi penyebab jerawat.&nbsp;</li></ul><p>Penyebab lain jerawat pada masa pubertas termasuk:&nbsp;</p><ul><li>Sumbatan pada folikel rambut, yang dapat terjadi akibat campuran sel kulit mati dan sebum&nbsp;</li><li>Infeksi bakteri, seperti bakteri Propionibacterium acnes, yang dapat berkembang dan menyumbat folikel rambut&nbsp;</li><li>Penggunaan kosmetik yang menyumbat pori-pori, seperti produk dengan konsistensi minyak berlebih&nbsp;</li><li>Mengenakan pakaian yang menggesek atau mengiritasi kulit</li><li>Tingkat kelembaban udara yang tinggi&nbsp;</li><li>Berkeringat&nbsp;</li><li>Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti kortikosteroid dan obat kejang&nbsp;</li></ul>

Jerawat pada anak laki-laki dan perempuan selama masa pubertas sering disebabkan oleh perubahan hormon: 

 

  • Hormon androgen: Hormon androgen, yang biasanya aktif pada remaja dan orang dewasa, mengalami peningkatan selama masa pubertas. Ini menyebabkan kelenjar minyak di kulit membesar dan memproduksi lebih banyak sebum, atau minyak. Sebum ini dapat memicu jerawat jika diproduksi berlebihan. 
  • Hormon testosteron: Produksi hormon testosteron juga dapat menjadi penyebab jerawat. 

Penyebab lain jerawat pada masa pubertas termasuk: 

  • Sumbatan pada folikel rambut, yang dapat terjadi akibat campuran sel kulit mati dan sebum 
  • Infeksi bakteri, seperti bakteri Propionibacterium acnes, yang dapat berkembang dan menyumbat folikel rambut 
  • Penggunaan kosmetik yang menyumbat pori-pori, seperti produk dengan konsistensi minyak berlebih 
  • Mengenakan pakaian yang menggesek atau mengiritasi kulit
  • Tingkat kelembaban udara yang tinggi 
  • Berkeringat 
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti kortikosteroid dan obat kejang 

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Mengapa wilayah yang dekat dengan garis khatulistiwa hanya mengalami 2 musim sedangkan wilayah yang dekat dengan Kutub bumi mengalami 4 musim ?

1

5.0

Jawaban terverifikasi

[1] Gaya hidup sedentari alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. [2] Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan,atau hobi main gim tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari. [3] Jika Anda termasuk salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. [4] Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat berbahaya karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2. [5] Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. [6] Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda dalam menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuh Anda? [7] Selain itu, tilik juga berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini? [8] Seiring dengan pengembangan teknologi yang makin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. [9] Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau. [10] Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? [11] Minimnya aktifitas fisik karena gaya hidup ini membuatmu berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes. [12] Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga termasuk 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. [13] Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. [14] Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan. Bentuk bahasa yang sejenis dengan mager pada kalimat 1 adalah.... a. magang b. oncom c. rudal d. pugar

5

5.0

Jawaban terverifikasi